• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Likuiditas Makro: Uang Primer (M0) Adjusted Mei 2026 Tembus Rp2.214,6 Triliun

oleh Sandy Romualdus
9 Juni 2026 - 19:14
20
Dilihat
Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global
0
Bagikan
20
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas uang primer (monetary base/M0) adjusted atau yang disesuaikan pada akhir Mei 2026 tumbuh sebesar 14,2% secara tahunan (year-on-year/yoy). Dengan pertumbuhan tersebut, posisi uang primer nasional kini bertengger di level Rp2.214,6 triliun.

Laju pertumbuhan uang primer pada bulan lalu tersebut tercatat mengalami sedikit perlambatan dibandingkan dengan performa pada April 2026 yang mampu tumbuh di kisaran 14,3% yoy.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso memaparkan, ekspansi performa uang primer domestik ini secara dominan dipengaruhi oleh kenaikan dana giro bank umum yang ditempatkan di bank sentral, serta pertumbuhan peredaran uang kartal di tengah masyarakat.

BERITA TERKAIT

Likuiditas Masih Longgar, Bi Catat Uang Primer Bertahan di Atas Rp1.700 Triliun

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75% di Tengah Tekanan Global

BI Tahan BI-Rate di Level 4,75% pada Desember 2025

BI: Uang Beredar Naik 7,34%, Efek Pelonggaran Moneter dan Dorongan Fiskal Pemerintah

“Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 17,4% (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 15,8% (yoy),” jelas Ramdan dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (9/6/2026).

Penyesuaian Akurasi Likuiditas Moneter

Berdasarkan rincian data otoritas moneter, posisi akumulatif uang primer adjusted per Mei 2026 bertengger di angka Rp1.939,2 triliun, atau bergerak melandai tipis jika disandingkan dengan realisasi posisi April 2026 yang senilai Rp1.952,3 triliun. Di sisi lain, jika dikalkulasikan secara nominal (tanpa penyesuaian), total uang primer Indonesia tercatat berada di level Rp1.563,8 triliun pada Mei 2026.

Lebih detail, jumlah uang kartal yang diedarkan ke masyarakat per Mei 2026 menyentuh Rp1.143 triliun, menorehkan grafik peningkatan yang solid dibandingkan dengan periode Mei tahun sebelumnya. Adapun untuk instrumen giro bank umum yang mengendap di Bank Indonesia dilaporkan berada pada posisi Rp338,3 triliun.

Ramdan menerangkan, akselerasi pada pertumbuhan uang tunai ini sengaja dipacu guna memperhitungkan secara presisi dampak dari pemberian insentif likuiditas korporasi serta efektivitas instrumen pengendalian moneter yang disesuaikan. Formulasi ini ditempuh guna menyajikan indikasi dan gambaran yang jauh lebih akurat mengenai peta perkembangan likuiditas riil di dalam sistem perekonomian nasional.

Sebagai informasi, Bank Indonesia telah melakukan pembaruan metode dan penyesuaian kalkulasi perhitungan uang primer yang berlaku efektif sejak Januari 2025. Langkah kalibrasi statistik ini ditujukan untuk memberikan pemahaman makro yang lebih komprehensif terkait fluktuasi uang primer serta mengukur transmisi pengaruh dari kebijakan likuiditas yang dirilis oleh bank sentral. ***

Tags: Giro Bank Umum BIkebijakan moneter BIKomunikasi BI Ramdan Denny PrakosoLikuiditas Perekonomian NasionalMonetary Base M0 AdjustedUang Kartal BeredarUang Primer Bank Indonesia
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Jaga Rupiah, BI Rilis Insentif Swap Lindung Nilai 10% dan Obral Lelang Repo

Selanjutnya

Setara 5,6 Bulan Impor, Likuiditas Cadev Devisa Bank Indonesia Kokoh Di Atas Standar Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

oleh Stella Gracia
10 Juli 2026 - 19:20

Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2026 tetap optimis di level 117,8. Namun, alokasi tabungan rumah tangga...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

oleh Stella Gracia
10 Juli 2026 - 19:20

Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Juni 2026 tetap terjaga dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 221,6 didorong...

Lantik Tiga Dirjen Baru, Menkeu Purbaya Tekankan Penguatan Tata Kelola Fiskal

Bidik Investasi Rp 500 Triliun, Pemerintah Matangkan RUU Pusat Finansial Internasional

oleh Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 08:41

Pemerintah memproyeksikan pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) mampu menarik investasi asing jumbo sebesar Rp 300 triliun hingga Rp 500...

Ekonomi RI Kuartal I/2026 Melesat 5,61%, Konsumsi Pemerintah dan Investasi Jadi Motor

Imun Terhadap Gejolak, IMF Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,1% di 2027

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:21

Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5,0% untuk 2026 di tengah tren perlambatan ekonomi global....

Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik, Siapkan Bantalan Fiskal Rp420 Triliun

Aktivitas IPO Masih Bergairah, Menko Airlangga: Cermin Optimisme terhadap Ekonomi Nasional

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:20

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis aktivitas IPO di BEI terus berlanjut di tengah volatilitas pasar, ditopang pertumbuhan ekonomi RI yang...

Paradoks Ekonomi Indonesia: Fiskal Resilien di Tengah Badai Outflow Pasar Modal

Paradoks Ekonomi Indonesia: Fiskal Resilien di Tengah Badai Outflow Pasar Modal

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2026 - 18:27

Di tengah kokohnya pertumbuhan ekonomi 5,61% dan realisasi APBN semester I-2026 yang kuat, bursa saham Indonesia justru dihantam capital outflow...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BNI Tebar Promo di Puspa Nuswantara 2026, Dorong Transaksi Digital UMKM Batik

BNI Tegaskan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Industri Keuangan Digital Masa Depan

BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

Perluas Akses Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7,00%

BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Modal Asing Rp8,12 Triliun Kabur dari RI Pekan Lalu, Investor Ramai Jual SBN & SRBI

Setara 5,6 Bulan Impor, Likuiditas Cadev Devisa Bank Indonesia Kokoh Di Atas Standar Global

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance