• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

by Sandy Romualdus
29 Mei 2026 - 08:00
22
VIEWS
Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi
0
SHARES
22
VIEWS

Stabilitas.id — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan disiplin tata kelola keuangan negara di tengah tren global yang mulai melonggarkan batas aman anggaran. Otoritas fiskal berkomitmen penuh untuk tetap mengawal target defisit anggaran secara pruden di bawah 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa kombinasi antara disiplin fiskal yang ketat dan pertumbuhan ekonomi yang kuat menjadi bukti nyata ketahanan (resilience) arsitektur APBN Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

  • Baca juga: ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

Dalam Seminar ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy yang diselenggarakan di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta, Suahasil menjelaskan mengenai kelenturan instrumen keuangan negara melalui penerapan adaptive budget policy (kebijakan anggaran yang adaptif). Sebagai bukti nyata, ia memaparkan keberhasilan pengelolaan fiskal pada APBN 2025.

BERITA TERKAIT

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

Kemenkeu dan BI Bersinergi: Sukuk SMF dan SMI Masuk Keranjang Repo Moneter

Efisiensi Birokrasi

Suahasil mengungkapkan, pada awal tahun anggaran 2025, Kementerian Keuangan langsung bergerak cepat menindaklanjuti arahan tegas Presiden Prabowo Subianto untuk mengikis inefisiensi dalam pengelolaan keuangan negara.

Kala itu, Kemenkeu sukses mengeksekusi penghematan belanja (spending review) berupa pemotongan anggaran hingga hampir 9% di seluruh lini birokrasi kementerian dan lembaga. Langkah penataan ulang ini berhasil menyelamatkan anggaran hingga hampir Rp170 triliun. Kendati dilakukan pemangkasan skala besar, pemerintah menjamin jalannya operasional pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Hebatnya, pengetatan ikat pinggang ini tidak membuat mesin pertumbuhan ekonomi domestik mogok. Arsitektur fiskal Kemenkeu terbukti tetap andal menopang perekonomian, di mana Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang kuat di level 5,11% pada sepanjang tahun 2025.

Defisit APBN 2027 

  • Baca juga: Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

Menatap prospek ke depan, Kemenkeu telah menyusun draf batas aman defisit anggaran jangka menengah:

  • Tahun Anggaran 2026: Defisit berjalan (current deficit) dikelola secara ketat di kisaran 2% dari PDB.

  • Rancangan APBN 2027: Defisit anggaran dirancang sangat pruden berada di rentang 1,8% hingga 2,4% dari PDB, sesuai dengan draf arahan Presiden Prabowo yang akan disampaikan kepada DPR RI.

“Anda bisa melihat banyak negara lain di luar sana, mereka tidak lagi mematuhi batas defisit fiskal di bawah 3%, namun mereka justru mendapatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah. Jadi kami sangat berharap kombinasi [disiplin fiskal dan pertumbuhan kuat] ini menunjukkan kekuatan arsitektur pertahanan ekonomi Indonesia,” tegas Suahasil, Jumat (29/5/2026).

Investasi Publik Dialihkan ke Danantara

Guna mengakselerasi target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan oleh pemerintah, Kemenkeu akan mengarahkan kapasitas fiskal secara agresif untuk mendukung sektor penaik produktivitas nasional, terutama pada percepatan proyek infrastruktur konektivitas dan penguatan kualitas SDM (pendidikan dan kesehatan).

Selain itu, Suahasil menegaskan adanya transformasi fundamental pada peran dan fungsi APBN ke depan. Arsitektur APBN akan difokuskan secara spesifik (refocussing) sebagai instrumen penyediaan layanan publik langsung serta penebalan jaring pengaman sosial (social safety net).

  • Baca juga: Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

Sementara itu, untuk aspek komersialisasi investasi publik strategis, pembiayaan ekosistem usaha, dan optimalisasi kekayaan negara yang dipisahkan tidak lagi membebani belanja APBN, melainkan akan dikelola secara terpusat melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. ***

Tags: #kemenkeu#Pertumbuhan Ekonomiapbn 2026APBN 2027BPI Danantaradefisit fiskaldisiplin fiskalKebijakan Anggaran Adaptifkementerian keuanganPenghematan AnggaranPrabowo SubiantoSuahasil Nazara
 
 
 
 
 
Previous Post

Belanja Akhir Pekan Lebih Hemat, BRI Hadirkan Promo Diskon Rp100 Ribu di Tokopedia!

Next Post

Kredit Tumbuh 18,5%, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp18,1 Triliun Per April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 12:21

Survei Konsumen BI September 2026 mencatat IKK tetap optimis di level 118,1 di tengah kenaikan rasio belanja konsumsi masyarakat menjadi...

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Perluas Pembiayaan Berkelanjutan, Bank Mandiri Terbitkan Obligasi Keberlanjutan Rp5 Triliun

Kredit Tumbuh 18,5%, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp18,1 Triliun Per April 2026

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance