JAKARTA, Stabilitas—Pada hari ini pemerintah resmi membuka masa penawaran Sukuk Ritel seri SR-011 kepada investor individu WNI. Masa penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel berbasis syariah ini akan berlangsung mulai tanggal 1 hingga 21 Maret 2019.
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan pemerintah menargetkan akan meraup dana hingga Rp10 Triliun. Sebelumnya
“Untuk pengumpulannya kami targetkan sampai Rp10 Triliun ya. Karena sukuk seri sebelumnya juga melebihi target yang kami tetapkan,”tuturnya di Jakarta, Jumat (1/3/2019).
Dirinya menjelaskan, alasan penerbitan dan penjualan SBN Ritel termasuk Sukuk Ritel antara lain adalah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SBSN ritel, terutama untuk generasi milenial. Selain mneyasar milenial, penerbitan sukuk ini juga merupakan upaya pemerintah untuk melakukan diversifikasi instrumen pembiayaan APBN
“Kita tawarkan dengan fitur yang aman. Dengan beli ini kita juga bisa ikut erpartisipasi membangun negeri,”imbuh Luky.
Luky menambahkan, SR-11 ini lebih mudah dijangkau dibandingkan dengan seri sebelumnya karena memiliki minimum pemesanan sebesar Rp1 juta dari sebelumnya yang sebesar Rp5 juta.Sementara itu, nilai maksimal pemesanan sukuk ritel sebelumnya sebesar Rp 5 miliar seangkan untuk seri ini dibatasi maksimal Rp 3 miliar.
Sementara itu,pembukaan masa penawaran seri SR-011 dilakukan mulai hari ini 1 Maret dan penutupan masa penawaran dilakukan pada 21 Maret mendatang, sedangkan penetapan hasil penjualan akan dilakukan pada 26 Maret dan setelmen pada 28 Maret.
“Tingkat imbalannya 8,05 persen per tahun. Tanggal pembayaran kuponnya setiap tanggal 10 setiap bulannya. Bisa juga diperdagangkan. Kalau investor lagi butuh dana ini bisa diperdagangkan di secondary market” tutur dia.
Untuk proses pemesanan, pembelian SR-011 dapat dilakukan melalui tahapan pembukaan rekening, penyediaan dana senilai pemesanan, pengisian formulir pemesanan dan penjatahan setelmen.
“Bagi masyarakat yang mau beli Sukuk seri ini bisa datangi 22 midis (mitra distribusi) yang sudah kami tunjuk,”pungkasnya.

















