• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Industri Asuransi Jiwa Catat Pendapatan Rp109 Triliun Semester I-2025, Klaim Kesehatan Melonjak

by Sandy Romualdus
22 Agustus 2025 - 21:09
26
VIEWS
Industri Asuransi Jiwa Catat Pendapatan Rp109 Triliun Semester I-2025, Klaim Kesehatan Melonjak
0
SHARES
26
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – Industri asuransi jiwa mencatat kinerja positif sepanjang paruh pertama 2025. Berdasarkan laporan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), total pendapatan 57 perusahaan asuransi jiwa tumbuh 3,6% menjadi Rp109,00 triliun pada Januari–Juni 2025, meskipun perekonomian nasional masih menghadapi tekanan daya beli dan dinamika global.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, mengatakan kinerja ini terutama ditopang oleh pertumbuhan premi lanjutan serta hasil investasi. Premi lanjutan tercatat naik 6,1% menjadi Rp39,66 triliun. Jumlah tertanggung juga tumbuh signifikan 8,8% menjadi 123,70 juta jiwa dibandingkan periode sama 2024.

  • Baca juga: Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif 'Future by Design' bagi Para CEO

“Peningkatan premi lanjutan dan jumlah tertanggung menegaskan kesadaran masyarakat bahwa asuransi jiwa merupakan pilar penting dalam strategi keuangan jangka panjang. Meskipun premi bisnis baru melambat, komitmen nasabah tetap kuat menjaga kesinambungan perlindungan,” kata Budi.

BERITA TERKAIT

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

Tak Cuma Jualan Polis, AAJI Gembleng Agen Asuransi Kuasai Manajemen Risiko Bareng LPPI

Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5%, Industri Asuransi Jiwa Bayar Manfaat Klaim Rp 75,57 Triliun di Semester I-2026

Menjinakkan Jemari di Layar Kaca: Saat Anak Muda Menata Aset Sebelum Kerja

Klaim Kesehatan Naik

Sepanjang Semester I-2025, industri menyalurkan pembayaran klaim sebesar Rp72,47 triliun kepada 5,01 juta penerima manfaat. Angka ini menurun 6,7% dibandingkan periode sama tahun lalu, terutama dipicu penurunan klaim Partial Withdrawal.

Di sisi lain, klaim kesehatan justru mengalami kenaikan 3,2% menjadi Rp12,20 triliun. Rinciannya, klaim kesehatan individu melonjak 25,5% menjadi Rp9,56 triliun, sementara klaim kesehatan kumpulan turun 37,2% menjadi Rp2,64 triliun.

Ketua Bidang Kanal Distribusi AAJI, Elin Waty, menilai tren peningkatan klaim kesehatan individu perlu menjadi perhatian khusus. “Reformasi di sektor kesehatan harus segera berjalan agar manfaat perlindungan tetap dapat diakses masyarakat dengan premi yang seimbang,” ujarnya.

Investasi dan Aset Menguat

Kinerja industri juga ditopang oleh hasil investasi yang positif. Hingga Juni 2025, industri membukukan hasil investasi Rp16,68 triliun, tumbuh 38,4% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

  • Baca juga: Tak Cuma Jualan Polis, AAJI Gembleng Agen Asuransi Kuasai Manajemen Risiko Bareng LPPI

Dari sisi aset, total aset industri asuransi jiwa tercatat Rp630,53 triliun atau naik 2,2% (yoy). Aset investasi menyumbang Rp551,31 triliun, tumbuh 2,3%.

AAJI melaporkan portofolio investasi ditempatkan di berbagai instrumen, dengan komposisi sebagai berikut:

  • Surat Berharga Negara (SBN): Rp223,03 triliun (40,5%), naik 14,6%
  • Saham: Rp121,50 triliun (22,0%), turun 13,6%
  • Reksadana: Rp68,14 triliun (12,4%), turun 6,8%
  • Sukuk Korporasi: Rp53,26 triliun (9,7%), naik 14,2%
  • Deposito: Rp33,71 triliun (6,1%), turun 6,8%

Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan SDM AAJI, Handojo Gunawan Kusuma, menyampaikan bahwa strategi diversifikasi menjadi kunci ketahanan industri di tengah ketidakpastian ekonomi. “Konsistensi penempatan dana di instrumen SBN adalah bentuk komitmen industri terhadap stabilitas dan pembangunan nasional, sekaligus menjaga kepentingan pemegang polis,” jelasnya.

Transformasi SDM dan Agen Asuransi

Selain kinerja keuangan, AAJI menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga pemasar asuransi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan Surat Tanda Terdaftar (STTD) bagi agen asuransi, berupa QR Code unik yang wajib dicantumkan pada tanda pengenal.

STTD ini memudahkan calon pemegang polis untuk memverifikasi legalitas agen asuransi melalui pemindaian QR Code. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan masyarakat terhadap industri.

Untuk mendukung implementasi STTD, AAJI meluncurkan Microsite Asuransi Jiwa, platform pembelajaran digital berkelanjutan bagi tenaga pemasar. Microsite ini berisi materi pelatihan terkait etika profesi, anti-fraud, perlindungan konsumen, hingga praktik penjualan yang sehat.

  • Baca juga: Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5%, Industri Asuransi Jiwa Bayar Manfaat Klaim Rp 75,57 Triliun di Semester I-2026

“Transformasi industri asuransi jiwa akan terus berlanjut. Implementasi STTD OJK dan Microsite Asuransi Jiwa menjadi tonggak penting untuk mencetak tenaga pemasar yang profesional, terpercaya, dan berintegritas,” ujar Budi.

Budi menegaskan momentum meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap asuransi jiwa menjadi landasan strategis bagi transformasi industri di masa depan. “Dengan tren surrender yang menurun, jumlah tertanggung yang bertambah, serta premi lanjutan yang menguat, industri berkomitmen memperluas perlindungan sekaligus menjaga stabilitas keuangan nasional,” tutupnya. ***

Tags: aajiaset asuransi jiwahasil investasi asuransiIndustri Asuransi JiwaInvestasi SBNjumlah tertanggung asuransiklaim asuransi jiwaklaim kesehatanlaporan kinerja asuransi jiwaMicrosite Asuransi Jiwapremi lanjutanSTTD agen asuransiSurat Tanda Terdaftar OJKtransformasi industri asuransi
 
 
 
 
 
Previous Post

PMO Pegadaian Raih Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Next Post

Momen Kemerdekaan, Bank DBS Indonesia Gelar DBS x Mahija Mobile School 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:50

IFG Life gandeng Bank Sulselbar perkuat bisnis bancassurance. Sinergi hadirkan proteksi asuransi jiwa terpadu bagi debitur di Sulsel dan Sulbar....

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

by Sandy Romualdus
6 Oktober 2026 - 23:47

Media Asuransi menggelar Top Digital Financial Award dan CFO Award 2026 bagi 82 perusahaan keuangan dan 31 direktur keuangan berprestasi....

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

by Stella Gracia
6 Oktober 2026 - 13:10

AAJI menyelenggarakan program eksekutif Future by Design bagi CEO asuransi jiwa guna mematangkan adopsi AI berprinsip human-in-the-loop. Stabilitas.id - Asosiasi Asuransi...

Sabet Empat Penghargaan hingga Juli 2026, BRI Life Perkuat Transformasi Digital dan GCG

Sabet Dua Penghargaan ICCA: BRI Life Pacu Inovasi Digital dan Layanan Nasabah

by Sandy Romualdus
30 September 2026 - 13:43

BRI Life meraih dua penghargaan Silver kategori Customer Experience dan Digital Innovation pada ajang The Best Contact Center Indonesia 2026....

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

by Stella Gracia
28 September 2026 - 12:14

Riset Sun Life Asia mengungkap 70 persen keluarga cemas aset tergerus akibat minimnya kesiapan ahli waris mengelola kekayaan lintas generasi....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Momen Kemerdekaan, Bank DBS Indonesia Gelar DBS x Mahija Mobile School 

Momen Kemerdekaan, Bank DBS Indonesia Gelar DBS x Mahija Mobile School 

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance