• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Figur

Kedisiplinan yang Berbuah Manis

by Sandy Romualdus
19 November 2021 - 11:18
265
VIEWS
Kedisiplinan yang Berbuah Manis
0
SHARES
265
VIEWS

“Situasi apapun tetaplah bersyukur dan mengangkat spirit kita untuk berkarya, mengabdi dan melayani.”

HADIAH istimewa, kendati datang terlambat pasti akan sangat disyukuri. Bagaimana tidak, menunggu hampir 11 tahun dengan status ‘Bank Cukup Sehat’, PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT) akhirnya menyandang predikat sebagai Bank Sehat.

  • Baca juga: Tugas Berat di Pundak Benny

Terungkap dalam Prudential Meeting yang berlangsung virtual, Rabu 18 Agustus 2021, Otoritas Jasa Keuangan memaparkan penilaian Risk Based Rating Bank (RBBR) untuk semester pertama 2021, Bank NTT dinyatakan sebagai Bank Sehat. Hasil itulah kado terindah dalam HUT ke-59 Bank NTT yang jatuh pada 17 Juli 2021 lalu.

Harry Alexander Riwu Kaho, sang Direktur Utama Bank NTT tentu tak bisa menahan bahagia atas pencapaian ini. Berkat kerja keras, dedikasi dan semangat yang dilakukannya bersama seluruh insan Bank NTT, hanya dalam waktu kurang dari delapan bulan, sejak ditunjuk sebagai nahkoda baru, Bank NTT memperoleh predikat Bank Sehat.

BERITA TERKAIT

Tugas Berat di Pundak Benny

60 Tahun Bangun NTT, Momentum Bank NTT Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan

“Ladies Banker” di Ruang Kemudi Pelni

Bank NTT Dapat Tambahan Modal dari Pemkot Kupang dan Pemda Ngada

“Dalam waktu delapan bulan manajemen dan pemegang saham serta seluruh insan Bank NTT melakukan transformasi yang luar biasa membenahi berbagai aspek dalam bisnis bank, tata kelola yang baik, maka OJK menetapkan kita menjadi bank sehat. Tentu ini menjadi kekuatan yang luar biasa, selaras dengan komitmen kita kepada pak gubernur dan para pemegang saham. Bahwa dalam tahun 2022/2023, Bank NTT akan menjadi bank devisa. Dengan modal kekuatan tingkat kesehatan bank, memberikan kekuatan akselerasi demi ekspansi bisnis yang luas,” jelas Alex.

Untuk diketahui, selama kurang lebih 11 tahun kondisi tingkat kesehatan Bank NTT berdasarkan penilaian otoritas ada dalam kondisi komposit 3 (cukup sehat). Bank dituntut perlu memperbaiki berbagai hal baik di sisi profil risiko, GCG, rentabilitas dan permodalan. Tantangan untuk membawa Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT menjadi bank sehat merupakan motivasi bagi manajemen Bank NTT saat ini untuk berkomitmen menjadi bank yang sehat.

Komitmen manajemen itu diwujudkan melalui salah satu program strategis yang dilaksanakan sejak akhir tahun 2020 dimana Bank NTT bertekad bahwa di Semester I -2021 Bank NTT harus menjadi bank yang sehat. Tekad ini diwujudkan dalam sebuah langkah nyata untuk melakukan perubahan. Perubahan dimulai dari setiap individu-individu Bank NTT, budaya kerja di tiap unit kerja, diharapkan perubahan ini membawa perubahan besar bagi institusi Bank NTT.

Dengan predikat sebagai Bank Sehat, maka Bank NTT memasuki era baru. Sebagai Bank sehat, challenge untuk mempertahankan akan lebih sulit. Namun sebagai bank sehat terbuka peluang bagi Bank NTT untuk meningkatkan bisnis bank ke depan. Salah satu peluang tersebut adalah digitalisasi dan peningkatan peran Bank NTT dalam pembangunan ekonomi.

Nah, melihat wajah Bank NTT saat ini, ada hal menarik di balik kepemimpinan seorang Alex yang berhasil membawa  misi transformasi di tubuh Bank NTT. Transformasi digital itu dimulai ketika alumnus Pasca Sarjana  dari UKSW Salatiga itu dipercayakan sebagai Direktur Pemasaran dan Dana, merangkap Plt Direktur Umum sejak 25 Mei 2018 hingga 10 Juni 2019. “Pada 2018 saya menginisiasi trasformasi digital di Bank NTT,” urainya kepada Stabilitas.

  • Baca juga: 60 Tahun Bangun NTT, Momentum Bank NTT Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan

Proses transformasi ini dibilang sangat nekat mengingat kondisi likuiditas dan kesehatan bank yang belum stabil. Namun kedisiplinan dalam memimpin proses transformasi, membawa hasil yang fantastis.

Kerja keras tetap ditunjukkan Alex kendati posisinya digeser ke Direktur Pemasaran Kredit pada 6 Mei 2020, meski tetap dipercaya memegang jabatan Plt. Direktur Utama. Tugas ini diembannya hingga 21 Oktober 2020 ketika dirinya secara resmi sebagai Direktur Utama pada 22 Oktober 2020. Alex akan memangku jabatan ini hingga masa jabatannya berakhir pada 21 Oktober 2024.

Karier selama 26 tahun di Bank NTT hingga menduduki jabatan puncak memiliki banyak arti bagi sosok yang akrab dengan olahraga bela diri taekwondo ini. Kedisiplinan yang didapat dalam jenis olahraga itulah yang terus membayangi gaya leadership dari bankir kelahiran Kupang, 11 Januari 1970 ini.

Untuk itu Alex pun mengajak seluruh insan Bank NTT mengedepankan hal-hal yang sederhana, yakni ‘tau diri dan tau bersyukur’. ” Tahu diri maksudnya, ketika kita hadir di Bank NTT, itu banyak orang terlibat untuk kita ada di situ. Maka kita harus tingkatkan kompetensi, knowledge, jaga attitude supaya tidak mengecewakan orang yg menghadirkan kita. Lalu, jangan lupa bersyukur, karena hidup lahir, mati itu semua rencana Tuhan. Situasi apapun tetaplah bersyukur dan mengangkat spirit kita untuk berkarya, mengabdi dan melayani. Itu yang terus saya ajak ke teman-teman Bank NTT,  karena tagline kita kan Melayani Lebih Sungguh,” pungkas Alex.

Alex memulai karier di bank itu sejak Oktober 1994. Terhitung 1 Oktober 1994 hingga Juli 2001, Alex mendapatkan kepercayaan sebagai Sekretaris STK Kantor Pusat Bank NTT. “Saya gabung ke Bank NTT sejak 94, berkarier dari bawah. Mulai dari tukang tagih kredit,” ungkapnya.

Kemudian pada Juli 2001 – Juli 2002, Alex dipercaya sebagai Kepala Bagian Kredit Khusus Kantor Pusat Bank NTT. Lalu pada Juli 2002 hingga Juni 2006, menjadi Kepala Sub Divisi Kredit Khusus dan Administrasi Pelaporan Kantor Pusat.

Berkat kegigihannya dalam bekerja, Alex dipercaya memimpin kantor cabang menjadi Pemimpin Cabang Bank NTT Waingapu terhitung 1 Juni 2006 hingga 10 Februari 2008. Setelah itu menjadi Pemimpin Cabang/Manager Bisnis Cabang Waingapu 11 Februari 2008 hingga 14 Januari 2009.

Tahun 2009, tepatnya 15 Januari 2009, Alex mendapat kepercayan menjadi pejabat sementara (Pjs) Kepala Divisi Perencanaan & Corporate Secretary Kantor Pusat, lalu Kepala Divisi Perencanaan & Corporate Secretary Kantor Pusat terhitung 1 Agustus 2010 hingga 7 Maret 2011. Setahun kemudian, Alex dipercaya menjabat sebagai Kepala Divisi Treasury terhitung 8 Maret 2011 – 24 Mei 2018.

  • Baca juga: “Ladies Banker” di Ruang Kemudi Pelni

Perjalanan karir Alex terus menanjak ketika ia dipercaya menjadi Direktur Pemasaran Dana merangkap Plt Direktur Umum terhitung 25 Mei 2018 hingga 10 Juni 2019. Jabatan sebagai Direktur Pemasaran Dana dipegang Alex terhitung 11 Juni 2019 – 5 Mei 2020.

Pada 6 Mei 2020, Alex dipercaya menduduki jabatan Direktur Pemasaran Kredit dan Plt. Direktur Utama. Jabatan ini dipegang Alex hingga 21 Oktober 2020 seiring dengan pelantikan dirinya sebagai Direktur Utama pada 22 Oktober 202O.***

Tags: Direktur Utama Bank NTTFigurHarry Alexander Riwu Kaho
 
 
 
 
 
Previous Post

Tantangan Pembelajaran Era “New Normal”

Next Post

Mengelola Risiko Siber dalam Industri Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Tebal

Srikandi di Benteng Finansial: Saat Kepemimpinan Intuisi dan Presisi Menjaga Marwah Otoritas

by Sandy Romualdus
10 Agustus 2026 - 20:17

Rupiah melonjak ke level Rp17.753 per dolar AS usai Surpres Gubernur BI diserahkan. Simak analisis lengkap rekam jejak Destry Damayanti...

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

by Sandy Romualdus
3 Juni 2026 - 22:47

Stabilitas.id – Panggung Global Startup Awards (GSA) 2026 di Valletta, Malta, pada 7–8 Mei 2026 menjadi saksi runtuhnya dominasi barat...

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

by Stella Gracia
12 Mei 2026 - 14:14

Stabilitas.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi mengumumkan nakhoda baru untuk memimpin perusahaan pembiayaan ultra mikro tersebut. Kindaris ditunjuk...

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

by Stella Gracia
21 April 2026 - 18:54

Stabilitas.id – Industri semen yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki kini memiliki wajah baru dalam kepemimpinannya. Reni Wulandari, seorang...

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

by Stella Gracia
21 Maret 2026 - 16:49

Stabilitas.id – Dunia usaha Indonesia berduka. Michael Bambang Hartono, salah satu pilar utama di balik imperium bisnis Djarum Group dan...

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

by Sandy Romualdus
12 Maret 2026 - 00:05

Stabilitas.id - Sejarah sering kali ditulis melalui langkah-langkah sunyi yang konsisten sebelum akhirnya meledak dalam sebuah panggung besar. Di lantai...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Mengelola Risiko Siber dalam Industri Digital

Mengelola Risiko Siber dalam Industri Digital

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance