• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Market

Kobexindo Tawar Saham Perdana Rp. 380 – Rp.520

oleh Sandy Romualdus
24 Mei 2012 - 00:00
6
Dilihat
Kobexindo Tawar Saham Perdana Rp. 380 – Rp.520
0
Bagikan
6
Dilihat

Jakarta –  PT Kobexindo Tractor, salah satu distributor alat berat di Tanah Air, mengincar dana segar hingga Rp 500 miliar dari proses pelepasan perdana saham (Initial public offering/IPO). Adapun saham perdana yang mulai ditawarkan hari Kamis, 24 Mei – 7 Juni  2012 itu adalah sebesar 858 juta lembar saham, atau setara dengan 30 persen modal disetor setelah proses penawaran. Sementara harga yang ditawarkan kepada investor di kisaran Rp.380 – Rp.520 per lembar saham.

“Kita targetkan dana hasil IPO di kisaran Rp 400 miliar, up to Rp 500 miliar,” ujar Presiden Direktur Kobexindo Tractor, Humas Soputro dalam public expose Penawaran Umum Perdana Saham Kobexindo Tranctors di Jakarta, Kamis (24/5).

Dana hasil IPO tersebut direncanakan untuk pembiayaan belanja modal, capital expenditure (capex),  pembiayaan expansi cabang dan pelunasan utang. “Sebanyak 40% untuk modal kerja, 34% untuk pembangunan perluasan cabang dan depo serta infrastrukturnya, 21 % untuk pelunasan utang, dan 1% penyertaan modal di anak usaha kita, yakni PT Kobexindo Equipment,” ungkap Humas.

BERITA TERKAIT

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

Direktur Keuangan Kobexindo Trartor, Martio, menambahkan, perseroan berencana menambah lima cabang baru, dan memperluas tiga cabang yang ada saat ini sehingga distribusi alat berat Kobexindo menjadi lebih luas. “Kita coba perluas distribusi ke area tabang, seperti di Makasar, Palembang, dan Jawa Timur,” ungkap Martio.

Sementara terkait dengan kewajiban utang perseroan, Martio menyebutkan, saat ini Kobexindo mempunyai utang senilai 10,5  juta dollar AS, yang masing-masing sebesar 3,5 juta dollar AS di Bank Resona Perdana, dan DBS senilai 7 juta dollar AS.

Menurut Martio, utang perseroan tersebut bersifat refolfing, sehingga kapan saja bisa dilakukan pelunasan oleh perseoran. “Nah sejalan dengan perolehan dana IPO, kita rencanakan untuk melunasi total utang tersebut di semester dua nanti,” tukas Martio.

Lebih lanjut Humas mengungkapkan bahwa, dengan adanya penambahan capex, maka dia berharap tahun ini penjualan alat berat Kobexindo bisa melampaui target yang 2012 sebesar Rp 2 triliun. “Artinya setiap ada penambahan modal, diharapkan berdampak pada penjualan. Dari Rp 2 triliun, bisa saja naik ke Rp 3 triliun,” jelas Humas.

Dia mengungkapkan, penjualan alat berat perseroan memang meningkat secara signifikan. Di tahun 2011, perseroan berhasil menjualan 975 unit alat berat. Dan tahun ini, lanjut Humas, perseroan menargetkan dapat menjual sebanyak 1.300 unit alat berat.

 “Hingga Maret tahun ini, penjualan kita sudah meningkat 130% dari periode yang sama tahun lalu,” imbuh Martio menambahkan. Dari total penjualan tersebut, lanjut Martio, Kobexindo menyumbang 6% dari total pangsa pasar alat berat nasional, yang tahun ini penjualannya ditargetkan mencapai kisaran 21-27 unit.

Dia menjelaskan, pihaknya akan terus memperkuat pangsa pasar yang selama ini telah menjadi fokus perseroan. Antara lain distribusi ekslusif excavator merek Doosan dengan kapasitas 60 ton yang menguasai pasar hingga 30 persen. ‘Produk yang kita pasarkan selalu melihat posisi kompetitor di pasar, di sisi lain persoalan produktivitas dan spesifikasi juga diperhatikan,” katanya.

Johanes Soetikno, Managing Direktur PT Valbury Asia Securities, selaku salah satu penjamin emisi penawaran perdana saham Kobexindo Tractor, mengatakan, pangsa pasar 6% bukanlah angka yang kecil. Pasalnya, Kobexindo juga market leader (40%) untuk excavator merek Doosan dengan kapasitan 50 ton.

 “Ini diperkuat dengan kinerja Kobexindo yang memang tengah bertumbuh. Jika beberapa tahun lalu perseroan masuh fokus dengan inovasi, saat ini dan dalam tiga tahun kedepan kami perkirakan perusahaan ini akan mencatat pertumbuhan yang signifikan. Ini karena memang mereka terus fokus dan memperluas pangsa pasar yang selama ini sudah dipimpinnya,” tukas Johanes.

Dengan berbagai upaya investasi tersebut, Martio menambahkan, perseroan beraharap bias meraih peningkatan laba hingga akhir tahun ini menjadi Rp 155 miliar. Meningkat dari raihan laba 2011 yang  mencapai Rp 113,5 miliar.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Keppel Grup Bangun Rumah Warga Miskin

Selanjutnya

Trade Finance Customer Gathering CIMB Niaga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tertahan di Level ‘Gocap’, GOTO Kebut Restu Buyback Saham Rp3,5 Triliun

Tertahan di Level ‘Gocap’, GOTO Kebut Restu Buyback Saham Rp3,5 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Juni 2026 - 11:17

Stabilitas.id – Setelah pergerakan harga sahamnya tertidur pulas di level terendah Rp50 per lembar alias "gocap" selama lebih dari sebulan,...

Rupiah, Capital Outflow dan Trikotomi Friedmen*

Tiga Motor Penopang Beraksi, Rupiah Dibidik Menguat ke Rp17.500 per Dolar AS

oleh Stella Gracia
17 Juni 2026 - 17:13

Stabilitas.id – Langkah sinkronisasi kebijakan antara otoritas moneter dan fiskal sukses membangun benteng pertahanan yang solid bagi mata uang Garuda....

Ketika Sungai Mulai Mengering

Proyeksi Valas Q3/2026: Euro dan Poundsterling Bersiap Unjuk Gigi Lawan Dolar AS

oleh Stella Gracia
17 Juni 2026 - 17:13

Stabilitas.id – Pergerakan pasar valuta asing (valas) utama dunia diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS)....

Rombak Direksi, RUPST Bukit Asam (PTBA) Setujui Dividen Tunai Rp1,32 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Harga Emas Global US$4.325 & Antam Dibidik Tembus Rp3,1 Juta

oleh Stella Gracia
17 Juni 2026 - 17:13

Stabilitas.id – Pamor logam mulia sebagai instrumen lindung nilai (hedging) utama dunia kembali bersinar terang. Kendati tensi geopolitik Timur Tengah...

Perluas Akses Investasi Global, BRI Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

Perluas Akses Investasi Global, BRI Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

oleh Stella Gracia
15 Juni 2026 - 16:23

Stabilitas.id -  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat layanan wealth management dengan menghadirkan pilihan investasi global...

Bidik Kredit Konsumer, BRI (BBRI) Tebar Promo KPR Bunga Mulai 2,50% dan Tenor 20 Tahun

BRI Siapkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

oleh Stella Gracia
15 Juni 2026 - 07:41

Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) mengumumkan rencana pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

Resmi! Satgas PASTI Terbitkan SP 10, Tindak KOL Pempromosi Aset Digital Bodong

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
BII Luncurkan Diamanté Visa Infinite CARD

BII Rilis Program CR Melalui Micro Financing

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance