• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Tertahan di Level ‘Gocap’, GOTO Kebut Restu Buyback Saham Rp3,5 Triliun

by Stella Gracia
18 Juni 2026 - 11:17
226
VIEWS
Tertahan di Level ‘Gocap’, GOTO Kebut Restu Buyback Saham Rp3,5 Triliun
0
SHARES
226
VIEWS

Stabilitas.id – Setelah pergerakan harga sahamnya tertidur pulas di level terendah Rp50 per lembar alias “gocap” selama lebih dari sebulan, emiten teknologi raksasa PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) langsung menyiapkan jurus tangkisan. Perseroan resmi mengumumkan rencana aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp3,5 triliun.

Langkah taktis penyelematan nilai pasar ini akan diputuskan secara final dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (18/6/2026).

  • Baca juga: Batal Jadi Saham ESOP, GOTO Pangkas Modal Lewat Pembatalan 32,19 Miliar Saham Tresuri

Jika mendapatkan lampu hijau dari para pemegang saham, manajemen GOTO akan mengeksekusi buyback dalam lini masa maksimal 12 bulan, terhitung mulai 19 Juni 2026 hingga 18 Juni 2027.

BERITA TERKAIT

Batal Jadi Saham ESOP, GOTO Pangkas Modal Lewat Pembatalan 32,19 Miliar Saham Tresuri

Manajemen GOTO menegaskan, seluruh pendanaan aksi korporasi ini murni bersumber dari kantong kas internal perusahaan, termasuk alokasi penutupan biaya transaksi, komisi broker, dan biaya administrasi lainnya.

“Perseroan telah mempertimbangkan ketersediaan kas internal dan kewajiban keuangan lainnya. Perseroan memiliki kas yang memadai untuk melaksanakan pembelian kembali saham, walaupun masih mencatat rugi bersih pada Tahun Buku 2025,” tulis manajemen GOTO dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Rabu (17/6/2026).

Proyeksi Metrik Eksistensi Saham Pasca-Buyback

Secara teknis, volume saham yang akan diserap kembali oleh pasar dipatok tidak akan melewati ambang batas 10% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh, termasuk kalkulasi posisi saham tresuri (treasury stock) saat ini.

Parameter Aksi Korporasi Nilai Proyeksi Pasar GOTO
Alokasi Dana Maksimal Rp3,5 Triliun (All-in Kas Internal)
Asumsi Harga Pembelian Rp50 – Rp51,4 per Lembar Saham
Estimasi Volume Saham Seri A Diserap 68 Miliar hingga 70 Miliar Lembar
Posisi Saham Tresuri Awal (31 Mei 2026) 39,43 Miliar Lembar (3,31% dari Total)
Target Akhir Saham Tresuri 108 Miliar – 110 Miliar Lembar (9,1% – 9,2%)

Manajemen berargumen, eksekusi buyback ini krusial untuk memberikan fleksibilitas tinggi dalam tata kelola modal, mengoptimalkan struktur permodalan jangka panjang, serta merangsang harga saham di papan perdagangan agar bergerak mencerminkan nilai fundamental perusahaan yang sebenarnya.

Lini Masa Penting Agenda Buyback GOTO:

  • Baca juga: Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun
  • 18 Juni 2026: Pelaksanaan RUPSLB Pemintaan Restu Investor.

  • 22 Juni 2026: Publikasi Ringkasan Risalah RUPSLB via BEI & KSEI.

  • 17 Juli 2026: Penyerahan Dokumen Risalah Final RUPSLB kepada OJK.

Terdepak dari Indeks Global FTSE Russell dan Pembekuan MSCI

Rencana agresif buyback Rp3,5 triliun ini mencuat di tengah terpaan sentimen negatif bertubi-tubi dari lembaga pemeringkat internasional. Emiten hasil merger Gojek dan Tokopedia ini baru saja dilaporkan terdepak dari keanggotaan indeks global bergengsi, FTSE Russell, untuk kategori saham berkapitalisasi menengah (mid cap).

Selain GOTO, FTSE juga mendepak tiga emiten besar Indonesia lainnya, yakni PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL), PT BUMA Internasional Tbk. (DOID), dan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA) yang akan diefektifkan per 22 Juni 2026.

Alasan utama pendepakan massal ini dipicu oleh posisi pencatatan keempat emiten tersebut yang kini berada di Papan Pengembangan BEI. Berdasarkan regulasi internal FTSE, klaster papan tersebut dikategorikan sebagai segmen pasar yang tidak memenuhi kriteria kelayakan masuk ke dalam FTSE Global Equity Index Series (GEIS).

  • Baca juga: OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Sebelum dihantam sentimen FTSE, raksasa indeks global lainnya, Morgan Stanley Capital International (MSCI), telah lebih dulu mengambil langkah ekstrem dengan membekukan aktivitas penataan ulang (rebalancing) saham GOTO. MSCI menilai, pengendapan harga GOTO di level gocap memicu risiko replikasi indeks yang tinggi akibat anjloknya volume likuiditas perdagangan saham perseroan secara drastis. ***

Tags: Aksi Buyback Saham GOTOEmiten Papan Pengembangan BEIHarga Saham GOTO GocapIndeks Global FTSE RussellPembekuan Rebalancing MSCIRUPSLB GOTO Juni 2026Saham Tresuri GOTO
 
 
 
 
 
Previous Post

Bidik 75 Juta Rumah Tangga, CIMB Niaga Rilis 4 Jurus Solusi Finansial Keluarga

Next Post

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI (BBNI) Serap USD700 Juta dari Global Bond, Oversubscribe hingga 3,6 Kali

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 15:33

BNI melanjutkan aksi buyback saham dan mencermati peluang perpanjangan periode pelaksanaan, ditopang aset Rp1.434,1 triliun dan laba Rp14,33 triliun. Stabilitas.id...

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:22

OJK menegaskan sanksi denda Rp2,1 triliun pada kasus saham DSSA, BREN, dan CUAN bukan batas akhir, serta siap menjerat pidana...

Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

by Sandy Romualdus
22 Oktober 2026 - 18:58

Bank Mandiri membagikan dividen Rp50,63 triliun sepanjang 2026 dan merealisasikan buyback 91,75 juta saham seiring laba bersih yang melesat 22,3...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

PT SMT Didenda Rp1,5 Triliun di Kasus Saham DSSA, OJK Juga Sanksi AH Ltd dan TC Pte Ltd

by Sandy Romualdus
21 Oktober 2026 - 20:10

OJK bersama Bareskrim Polri menyerahkan surat sanksi denda Rp2,1 triliun kepada pelanggar kasus saham DSSA, BREN, dan CUAN serta menindak...

Respons Konsultasi MSCI, OJK Sudah Gelar 16 Dialog Investor dan Pacu Aturan Free Float 15 Persen

Respons Konsultasi MSCI, OJK Sudah Gelar 16 Dialog Investor dan Pacu Aturan Free Float 15 Persen

by Sandy Romualdus
21 Oktober 2026 - 20:06

OJK menggelar dialog bersama investor institusional global untuk menegaskan komitmen 8 aksi reformasi pasar modal dan penegakan sanksi denda Rp2,5...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Saham HSC Keluar dari IHSG, Analis: Investor Asing Butuh Bukti Penegakan Hukum Nyata

by Stella Gracia
21 Oktober 2026 - 14:16

Analis menilai langkah BEI mengeluarkan 80 saham HSC dari IHSG harus diiringi transparansi kepemilikan dan penegakan hukum guna menjaga kepercayaan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance