• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Teknologi

Kominfo Putus Akses Ribuan Unggahan Untuk Antisipasi Dampak Hoax

Pemutusan akses telah dilakukan terhadap 5.004 unggahan.

by Stella Gracia
22 November 2021 - 14:23
5
VIEWS
Kominfo Putus Akses Ribuan Unggahan Untuk Antisipasi Dampak Hoax
0
SHARES
5
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id — Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan pemutusan akses terhadap konten hoaks di dunia maya. Menurut Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi hal itu dilakukan untuk mengantisipasi dampai negatif persebaran konten hoaks.

Dedy Permadi menyontohkan informasi tidak benar atau hoaks mengenai Covid-19 yang beredar di Iran membawa dampak negatif. Hal tersebut, sama dengan yang dialami oleh Indonesia kala informasi tidak benar itu tersebar di berbagai kanal.

  • Baca juga: Sorot PP TUNAS di Forum 100 Negara: Akademisi UI Gaungkan Kedaulatan AI Berpusat pada Manusia

Diketahui, catatan Kantor Berita Aljazeera terkait Hoaks Covid-19. Pada April 2020, lebih dari 700 orang di Iran meninggal dunia dan sekitar 90 orang kehilangan kemampuan melihat akibat keracunan alkohol dikarenakan termakan berita bohong yang menyatakan mengonsumsi alkohol dapat menyembuhkan Covid-19.

BERITA TERKAIT

Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

Saham HSC Keluar dari IHSG, Analis: Investor Asing Butuh Bukti Penegakan Hukum Nyata

BREN, DSSA, hingga BYAN Masuk Daftar 80 Saham HSC yang Dikeluarkan dari IHSG

Payung Hukum Mengacu PMK 11/2016, Kemenkeu Pertahankan Penyaluran Gaji PNS di Perbankan

“Hal ini juga terjadi di Indonesia sendiri, kita juga kerap mendengar kabar duka hilangnya nyawa seseorang yang terkena Covid-19 karena percaya bahwa Covid-19 itu tidak nyata, hanya flu biasa bahkan ada yang menganggap Covid-19 sebagai konspirasi elit global,” ujarnya saat memaparkan kondisi penanganan hoaks Covid-19 beserta langkah yang dapat dilakukan untuk menangkal hoaks, yang berlangsung virtual dari Jakarta Pusat.

Dedy Permadi memaparkan Kementerian Kominfo menemukan sebanyak 1991 hoaks pada 5131 unggahan media sosial dengan persebaran terbanyak pada Facebook sejumlah 4432 unggahan. Ini tercatat sejak Januari 2020 sampai dengan 18 November 2021.

“Pemutusan akses telah dilakukan terhadap 5004 unggahan dan 127 unggahan lainnya sedang ditindaklanjuti,” katanya.

Kemudian terkait hoaks Vaksinasi Covid-19, terdapat sebanyak 390 isu pada 2425 unggahan media sosial dengan persebaran terbanyak pada Facebook sejumlah 2233. Pemutusan akses telah dilakukan Kominfo terhadap 2425 unggahan tersebut.

Adapun terkait Hoaks PPKM, Kominfo menemukan sebanyak 48 isu pada 1167 unggahan media sosial dengan persebaran terbanyak pada Facebook sejumlah 1149.

“Pemutusan akses dilakukan terhadap 1003 unggahan dan 164 unggahan lainnya sedang ditindaklanjuti,” ujar Dedy yang juga Staf Khusus Menteri Bidang Digital dan SDM.

Sementara, perbandingan jumlah persebaran isu hoaks pekan ini dan sebelumnya, dari 4 November sampai 11 November 2021, kata Dedy, selama pekan ini tidak terdapat peningkatan isu hoaks dan terdapat penurunan angka sebaran konten hoaks di sosial media.

  • Baca juga: Bukan Cuma Urusan Tim IT: Praktisi Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

Untuk isu hoaks Covid-19, di pekan ini terdapat penambahan sejumlah 8 isu dan 32 unggahan hoaks. Di pekan sebelumnya, pertambahan isu Covid-19 adalah sebanyak 12 isu dan 34 unggahan hoaks.

Untuk isu Hoaks Vaksinasi Covid-19, di minggu ini terdapat penambahan sejumlah 8 isu dan 27 unggahan hoaks. Di pekan sebelumnya, pertambahan isu vaksinasi Covid-19 adalah sebanyak 8 isu dan 32 unggahan hoaks,” ujarnya.

Adapun untuk isu hoaks PPKM, di pekan ini tidak terdapat pertambahan, namun terdapat pertambahan isu sebanyak 27 unggahan hoaks. Di pekan sebelumnya, tidak ada pertambahan isu PPKM namun terdapat pertambahan konten sebanyak 30 unggahan hoaks.

Masih menurut Dedy, dari total 16 isu konten hoaks yang bertambah sejak tanggal 11 November 2021 sampai 18 November 2021, ada beberapa yang perlu ditangkal bersama.

Pertama, pada 12 November 2021, tersebar disinformasi mengenai poster iklan COVID-19 yang mengajak para orang tua untuk menyumbangkan organ anak-anak mereka. Padahal gambar tersebut merupakan hasil alterasi dan tidak benar sama sekali.

Kedua, pada tanggal yang sama, tersebar berita palsu tentang negara Jepang yang memutuskan untuk menghentikan program vaksinasi COVID-19 dan lebih memilih ivermectin yang dapat menghentikan penyakit Covid-19 dalam waktu semalam.

Ketiga, pada 13 November 2021, telah beredar hoaks mengenai unggahan di media sosial facebook yang mengklaim orang yang disuntik vaksin cenderung mengalami perubahan mental dan fisik.

Keempat, pada tanggal yang sama juga, muncul hoaks berupa narasi video yang beredar di sosialmedia berupa potongan video berbahasa asing yang mengklaim bahwa Tes swab Covid-19 adalah vaksinasi yang terselubung.

Kelima, pada 16 November 2021, beredar sebuah informasi tidak benar yang menyatakan bahwaistri CEO Pfizer, salah satu perusahaan manufaktur vaksin Covid-19 meninggal dunia akibat komplikasi Vaksin.

  • Baca juga: Bom Waktu Disruption of Trust: Saat Algoritma AI Menguji Tata Kelola dan Kredibilitas Institusi

Dalam kesempatan itu, Dedy mengingatkan pandemi masih ada. Virus pun masih mengintai.

“Namun, dengan menghentikan persebaran hoaks Covid-19, melakukan literasi digital, semangatmelakukan vaksinasi, serta taat protokol kesehatan, bersama kita mampu dalam menekan risikopersebaran Covid-19,” ujarnya.

 
 
 
 
 
Previous Post

Pemerintah Targetkan Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di Tahun 2024

Next Post

Kemenperin Unjuk Kemampuan Industri 40 di Indonesia dalam Ajang ITAP 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sorot PP TUNAS di Forum 100 Negara: Akademisi UI Gaungkan Kedaulatan AI Berpusat pada Manusia

Sorot PP TUNAS di Forum 100 Negara: Akademisi UI Gaungkan Kedaulatan AI Berpusat pada Manusia

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 22:57

Akademisi UI Devie Rahmawati memaparkan kebijakan PP TUNAS dan kedaulatan AI berpusat pada manusia di Global Digital Forum Moskow. Stabilitas.id,...

Bukan Cuma Urusan Tim IT: Praktisi Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

Bukan Cuma Urusan Tim IT: Praktisi Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

by Sandy Romualdus
9 Oktober 2026 - 14:57

Praktisi IT BNI dan CIMB Niaga menegaskan keberhasilan transformasi AI di perbankan bergantung pada kepemimpinan strategis dan integrasi data. Stabilitas.id...

Bom Waktu Disruption of Trust: Saat Algoritma AI Menguji Tata Kelola dan Kredibilitas Institusi

Bom Waktu Disruption of Trust: Saat Algoritma AI Menguji Tata Kelola dan Kredibilitas Institusi

by Sandy Romualdus
21 September 2026 - 22:44

IABC Indonesia menyoroti krisis kepercayaan publik imbas disrupsi AI. Otoritas dan korporasi dituntut menerapkan tata kelola informasi yang ketat guna...

Bidik Pasar Asia hingga Latin, Alibaba Hadirkan Agen AI QwenWork untuk Produktivitas Enterprise

Bidik Pasar Asia hingga Latin, Alibaba Hadirkan Agen AI QwenWork untuk Produktivitas Enterprise

by Stella Gracia
2 September 2026 - 12:38

Alibaba meluncurkan QwenWork versi internasional, platform AI agent all-in-one berbasis model Qwen3.8 Flash untuk tingkatkan produktivitas kerja global. Stabilitas.id —...

Gandeng CrowdStrike, Telkom Perkuat Ketahanan Siber dan Standarisasi Platform Falcon

Gandeng CrowdStrike, Telkom Perkuat Ketahanan Siber dan Standarisasi Platform Falcon

by Stella Gracia
31 Agustus 2026 - 11:17

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan CrowdStrike menandatangani MoU untuk mendorong transformasi keamanan siber berbasis AI di Indonesia. Stabilitas.id...

Orkestrasi Keuangan Digital Menjinakkan Gelombang Kripto dan AI

Orkestrasi Keuangan Digital Menjinakkan Gelombang Kripto dan AI

by Sandy Romualdus
27 Agustus 2026 - 19:20

Ledakan akun kripto dengan transaksi triliunan memantik regulator dan pelaku industri merumuskan kompas kehati-hatian tanpa mematikan roket inovasi anak bangsa...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

Saham HSC Keluar dari IHSG, Analis: Investor Asing Butuh Bukti Penegakan Hukum Nyata

BREN, DSSA, hingga BYAN Masuk Daftar 80 Saham HSC yang Dikeluarkan dari IHSG

Payung Hukum Mengacu PMK 11/2016, Kemenkeu Pertahankan Penyaluran Gaji PNS di Perbankan

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK dan DSN-MUI Perkuat Peran Dewan Pengawas

Topang Likuiditas Industri, LPS Jaga Selisih Bunga Penjaminan BPR terhadap Bank Umum

Sinergi Bank Digital dan Pindar, Krom Bank serta Easycash Teken Kerja Sama Channeling

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Efisiensi, Optimalisasi “Captive Market”, dan Kontribusi Ekonomi

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Tangguh Hadapi Dampak Pandemi, Industri Furnitur Tumbuh 8 Persen

Kemenperin Unjuk Kemampuan Industri 40 di Indonesia dalam Ajang ITAP 2021

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance