Stabilitas.id – PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) mencatatkan lompatan kinerja keuangan yang impresif sepanjang tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, emiten bank digital ini melaporkan laba bersih sebesar Rp565,69 miliar.
Perolehan laba tersebut meningkat tajam dibandingkan realisasi laba bersih tahun 2024 yang hanya sebesar Rp19,88 miliar. Atas capaian tersebut, pemegang saham sepakat untuk menetapkan seluruh laba bersih tahun 2025 sebagai laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Neo Commerce, Eri Budiono, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional.
BERITA TERKAIT
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kapabilitas organisasi dan mendorong inovasi layanan agar Perseroan dapat tumbuh secara sehat sebagai bank dengan layanan digital yang relevan,” ujar Eri dalam keterangan resmi, Rabu (6/5/2026).
Penyegaran Jajaran Direksi
Guna mendukung operasional yang semakin kompleks di era digital, RUPST BBYB juga menyetujui perubahan susunan Direksi. Perseroan mengangkat dua nama baru, yaitu Adrian Wibisono Soewardjo dan Indra Aditya Sanjaya sebagai Direktur.
Adrian dikenal sebagai bankir senior dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, khususnya di bidang operasional perbankan digital. Sementara itu, Indra merupakan praktisi manajemen risiko yang telah berkiprah selama 15 tahun di industri keuangan. Keduanya akan mulai bertugas efektif setelah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Di sisi lain, Aditya Wahyu Windarwo dan Ricko Irwanto resmi menyelesaikan masa tugasnya setelah menjabat sebagai Direktur sejak tahun 2021. RUPST juga menetapkan pengangkatan kembali Inkawan D. Jusi sebagai Komisaris Utama Independen.
Melalui nakhoda baru dan modal yang semakin tebal, BNC berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Perseroan menargetkan posisi sebagai bank digital terdepan melalui penyediaan produk perbankan inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. ***
Ikhtisar Kinerja & Manajemen Bank Neo Commerce (BBYB) 2025:
| Indikator Ekonomi | Realisasi 2025 | Realisasi 2024 |
| Laba Bersih | Rp565,69 Miliar | Rp19,88 Miliar |
| Status Laba | Laba Ditahan | Perkuat Modal |
| Komisaris Utama | Inkawan D. Jusi | Diangkat Kembali |
| Direktur Baru | Adrian Wibisono & Indra Aditya | Menunggu Izin OJK |
| Direktur Purna Tugas | Aditya Wahyu & Ricko Irwanto | Selesai Masa Tugas |
















