• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, September 8, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Mandiri Sekuritas Patok Yield SBN 10 Tahun di 6,8%–7,0%, Pasar Mulai Didominasi Investor Domestik

oleh Sandy Romualdus
3 September 2026 - 18:35
14
Dilihat
Suku Bunga Turun Dorong Penerbitan Obligasi Korporasi
0
Bagikan
14
Dilihat

Mandiri Sekuritas memproyeksikan yield obligasi pemerintah Indonesia (INDOGB) 10 tahun mencapai 6,8%–7,0% pada akhir 2026, didukung resiliensi ekonomi domestik dan penurunan tekanan biaya pendanaan.

Stabilitas.id — Pasar Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia dinilai memiliki daya tahan (resilience) yang cukup solid di tengah ketidakpastian pasar keuangan global akibat kebijakan suku bunga higher-for-longer dari Federal Reserve dan lonjakan yield US Treasury.

  • Baca juga: Saham Blue Chip dan Komoditas Jadi Pemain Utama, Ini Top 10 Saham Pilihan Mandiri Sekuritas

PT Mandiri Sekuritas memproyeksikan yield obligasi pemerintah Indonesia (INDOGB) tenor 10 tahun akan melandai ke kisaran 6,8% hingga 7,0% pada akhir tahun 2026.

Dalam paparan Bond Market Outlook yang dirilis Mandiri Sekuritas, Kamis (3/9/2026) menunjukkan bahwa kendati pasar global dibayangi penurunan pertumbuhan ekonomi dan risiko inflasi tinggi, fundamental makroekonomi Indonesia tetap solid.

BERITA TERKAIT

Saham Blue Chip dan Komoditas Jadi Pemain Utama, Ini Top 10 Saham Pilihan Mandiri Sekuritas

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

ULN Swasta Masih Kontraksi, Penarikan Utang Pemerintah Kuartal II/2026 Melambat

Pertumbuhan ekonomi kuartal II/2026 yang mencatatkan angka 5,29% (yoy) berada di atas konsensus pasar sebesar 5,10%, mendorong perkiraan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,3% pada 2026 dan 5,4% pada 2027.

Peralihan Kebijakan Moneter dan Likuiditas Domestik

  • Baca juga: Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Di tengah lonjakan yield US Treasury 30 tahun yang sempat menyentuh level 5,34%—tertinggi sejak 2007—Bank Indonesia (BI) memilih untuk menghentikan siklus kenaikan suku bunga. Setelah menaikkan BI Rate secara kumulatif sebesar 100 bps hingga berada di level 5,75%, BI kini mengalihkan fokus pada insentif FX hedging dan penyediaan likuiditas.

Kondisi likuiditas perbankan domestik, khususnya bank BUMN, mencatatkan perbaikan signifikan setelah pemerintah membatalkan rencana penarikan Saldo Anggaran Lebih (SAL). Hal ini berdampak langsung pada penurunan biaya pendanaan (funding cost), terbukti dari hasil lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) per 28 Agustus 2026 di mana rata-rata tertimbang yield turun 37 bps menjadi 6,99% dan yield tenor 1 tahun merosot ke 7,00%.

Struktur Investor Bergeser, Kepemilikan Asing Menyusut

Pasar SBN kini kian didorong oleh kekuatan investor domestik, yang secara efektif mengurangi kerentanan pasar terhadap pelarian modal asing (capital outflows). Kepemilikan asing pada obligasi pemerintah melandai signifikan hingga menyentuh porsi 13,0% dari total outstanding.

  • Divergensi Arus Modal: Sepanjang tahun berjalan (YTD), instrumen SRBI mencatatkan arus modal masuk asing (inflow) masif melampaui Rp200 triliun, sedangkan pasar saham domestik menghadapi tekanan pelepasan aset (outflow) yang menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 23,8% YTD.
  • Posisi Ketahanan (Vulnerability Index): S&P mempertahankan peringkat utang Indonesia pada BBB/Stable. Indonesia juga mencatatkan indeks kerentanan yang lebih baik dibanding negara emerging markets sejawat seperti India, Brazil, dan Turki, didukung oleh nilai real policy rate positif sebesar 2,6% serta kecukupan cadangan devisa.

Rekomendasi Investasi dan Prospek Yield

  • Baca juga: Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Mandiri Sekuritas menilai tingkat yield SBN pada kisaran 7,5%–7,7% merupakan titik masuk (entry point) yang sangat menarik bagi investor jangka panjang untuk memanfaatkan attractive carry dan potensi capital gain.

Meski demikian, volatilitas jangka pendek diprediksi masih akan berlanjut. Risiko utama pasar obligasi domestik tetap bersumber dari ketegangan geopolitik yang berpotensi memicu lonjakan harga minyak mentah, dinamika nilai tukar Rupiah—yang diproyeksikan berada pada rata-rata Rp17.600 per USD di tahun 2026—serta kredibilitas pengelolaan kuota penerbitan SBN oleh pemerintah.***

Tags: #Mandiri Sekuritasbi rateforeign outflowINDOGBPDB IndonesiaSRBIUS Treasuryyield SBN
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Selanjutnya

Perkuat Ekosistem Syariah, CIMB Niaga Syariah Kenalkan Layanan Waris Islam dan Kartu Mastercard World

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

IHSG Uji Support 6.580 & Rupiah Stabil: Analisis Lengkap Pasar Keuangan 7 September 2026

oleh Sandy Romualdus
7 September 2026 - 07:28

Analisis pasar keuangan 7 September 2026: IHSG uji support 6.580, Rupiah di kisaran Rp 17.608/USD, emas Antam stabil di Rp...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

MARKET INSIGHT : IHSG Melesat ke 6.667 & Emas Antam Tembus Rp 2,71 Juta

oleh Sandy Romualdus
5 September 2026 - 10:05

Simak analisis mendalam pasar keuangan 5 September 2026. Ulasan teknikal IHSG, penguatan Rupiah ke Rp 17.608/USD, lonjakan harga emas Antam...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

oleh Stella Gracia
4 September 2026 - 22:07

JPMorgan memproyeksikan IHSG mencapai level 7.000 pada akhir 2026. Resiliensi kinerja emiten dan disiplin batas defisit APBN 3% dinilai menjadi...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

oleh Sandy Romualdus
4 September 2026 - 10:52

Dapatkan analisis pasar mendalam hari ini. Pantau arah pergerakan IHSG, nilai tukar Rupiah, harga emas Antam, harga minyak dunia, dan...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Lonjakan Inflasi dan Redupnya Manufaktur: Uji Ketahanan Sektor Konsumer vs Risk-Reward Perbankan

oleh Sandy Romualdus
4 September 2026 - 10:29

Ada risiko pasar dan strategi portofolio pasca-lonjakan inflasi Agustus 2026, kontraksi PMI manufaktur, serta prospek resiliensi sektor perbankan vs sektor...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Saham Blue Chip dan Komoditas Jadi Pemain Utama, Ini Top 10 Saham Pilihan Mandiri Sekuritas

oleh Sandy Romualdus
3 September 2026 - 18:47

Mandiri Sekuritas memproyeksikan IHSG mencapai level 6.810 pada akhir tahun 2026. Pemulihan pasar saham didorong oleh rotasi ke sektor komoditas,...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp6,16 Triliun, Total Sepanjang 2026 Tembus Rp50,63 Triliun

Dorong Ekspansi Kredit dan Perbaikan Aset, BRI Tegaskan Komitmen Jaga Keseimbangan Modal

Pacu Volume Transaksi Mobile Banking, Bank BSN Serbu Merchant di Kota-Kota Besar

Cadangan Devisa Agustus 2026 Naik Jadi 146,5 Miliar Dolar AS, BI Pastikan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat

Melek Finansial Sejak Dini, BRI Bekali Anak Muda dengan Tiga Mindset Penting

Hery Gunardi Tegaskan Serikat Pekerja Jadi Mitra Strategis Jaga Daya Saing BRI

Likuiditas Agustus 2026 Terjaga, Uang Primer Tercatat Rp2.281.525 Miliar

Abu Vulkanik Ancam Penerbangan dan Usaha, AAUI Beberkan Cakupan Polis Asuransi Dampak Erupsi

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Perkuat Ekosistem Syariah, CIMB Niaga Syariah Kenalkan Layanan Waris Islam dan Kartu Mastercard World

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance