• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Internasional

Mendag RI Bahas Percepatan Penyelesaian Perundingan IT-CEPA dengan Menteri Perdagangan Turki di Davos

oleh Stella Gracia
24 Januari 2020 - 01:39
17
Dilihat
Keramik Indonesia Menang atas Tindakan Safeguard Filipina
0
Bagikan
17
Dilihat

DAVOS, Stabilitas–Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Turki Ruhsar Pekcan disela sela World Economic Forum (WEF) 2020 di Davos. Pada pertemuan ini, kedua Menteri Perdagangan membahas upaya strategis dalam meningkatkan perdagangan kedua negara termasuk investasi melalui percepatan penyelesaian perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA) Indonesia dan Turki.

“Indonesia dan Turki memiliki hubungan bilateral yang saling menguntungkan selama hampir 70 tahun. Oleh karena itu, penguatan perdagangan di bidang barang atau jasa menjadi isu penting yang harus dilakukan kedua Menteri. Melalui percepatan penyelesaian perundingan IT-CEPA, kedua Menteri Perdagangan sepakat akan memprioritaskan penyelesaian CEPA,” jelas Mendag Agus.

Mendag Agus menyampaikan, perundingan IT CEPA adalah langkah strategis untuk memenuhi target nilai perdagangan yang lebih baik bagi kedua negara pada 2023. Target nilai perdagangan Indonesia?Turki sebesar USD 10 miliar sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi pada saat kunjungan kerja ke Turki Juli 2017 lalu.

BERITA TERKAIT

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

Menurut Mendag Agus, perundingan ini merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah Indonesia dalam upaya peningkatan kerja sama ekonomi dengan berbagai negara mitra dagang untuk meningkatkan kinerja ekspor Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Mendag Turki menyampaikan apresiasi terhadap gagasan strategis Indonesia dan mengharapkan dukungan Indonesia dalam menyeimbangkan neraca perdagangan Turki dengan Indonesia. “Saya mengapresiasi gagasan strategis Indonesia. Selain itu, kami juga mengharapkan dukungan Indonesia untuk menyeimbangkan neraca perdagangan kedua negara,” kata Mendag Turki Ruhsar.

Mendag mengatakan, selama tiga putaran, perundingan IT-CEPA telah dilakukan secara inkremental, baik di bidang perdagangan barang, ketentuan asal barang, pengamanan perdagangan, perdagangan jasa, investasi, dan bidang lainnya.

“Memasuki perundingan putaran keempat yang akan diselenggarakan akhir Januari 2020, kami mengusulkan perundingan ini dapat dilakukan kembali pada April dan Juli 2020 untuk mempercepat penyelesaian,” kata Mendag Agus.

Mendag Agus menggarisbawahi, untuk meningkatkan perdagangan, diperlukan peran serta pelaku bisnis, baik ekspor maupun impor. Selain itu, perlu menjalin komunikasi yang lebih intensif di bidang perdagangan melalui kunjungan dagang dan dialog bisnis sejalan dengan penyelesaian IT CEPA, pengembangan kapasitas (capacity building) oleh kedua negara, serta standardisasi produk dan sertifikasi halal.

“Kerja sama dan kolaborasi yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Turki juga harus didorong untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara,” tambah Mendag.

Pada kesempatan tersebut, Mendag Agus menegaskan, kedua negara sepakat meningkatkan perdagangan jasa, antara lain dengan penguatan jalur penerbangan Garuda Indonesia ke Turki dan Turkish Airline ke Indonesia dan dunia, serta mendorong investasi di kedua negara.

Lanjut Mendag, Turki yang tercatat sebagai salah satu investor terkuat di dunia, memiliki ketertarikan untuk membantu Indonesia dalam membangun projek pemindahan ibu kota Indonesia. “Turki ingin menguatkan investasi di Indonesia dalam upaya penguatan ekonomi kedua negara. Kita menyambut baik rencana investasi Turki tersebut,” pungkas Mendag Agus.

 

 

 
 
 
 
 
Sebelumnya

AFPI dan OJK Bersama Kepala Staf Kepresidenan Bahas Arah Baru UMKM

Selanjutnya

Kemendag Tetapkan Pengenaan BMTP Produk Evaporator

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Terimpit Biaya Tinggi, PHK Manufaktur AS Sentuh Level Tertinggi Sejak Krisis 2009

Terimpit Biaya Tinggi, PHK Manufaktur AS Sentuh Level Tertinggi Sejak Krisis 2009

oleh Stella Gracia
26 Juni 2026 - 11:10

Stabilitas.id – Sektor industri manufaktur Amerika Serikat (AS) dibayangi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang mengkhawatirkan. Laporan teranyar dari...

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

oleh Stella Gracia
21 Mei 2026 - 15:12

Stabilitas.id — Rapor merah membayangi roda perekonomian Negeri Tirai Bambu setelah seluruh sektor utama dilaporkan mengalami perlambatan secara merata sepanjang...

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:59

Stabilitas.id — Eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Teheran mengumumkan rencana pengenaan tarif dan pengetatan lalu lintas maritim...

Samsung Luncurkan Galaxy S6 Edge & Note 5

Samsung Terancam Mogok Terbesar dalam Sejarah, Korsel Siapkan Arbitrase Darurat Rp1.176 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:53

Stabilitas.id — Pemerintah Korea Selatan bersiap mengambil langkah ekstrem, termasuk mengaktifkan perintah arbitrase darurat, demi menjegal rencana aksi mogok kerja...

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 11:24

Stabilitas.id – Beban fiskal Amerika Serikat (AS) kini memasuki babak baru yang mengkhawatirkan. Nilai utang nasional Negeri Paman Sam tersebut...

Horor Logistik di Selat Hormuz: 1.900 Kapal Terjebak, Pasokan 190 Juta Barel Minyak Terhenti

Sinyal Deeskalasi, Iran Tawarkan Jalur Aman Selat Hormuz via Perairan Oman

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 14:39

Stabilitas.id – Pemerintah Iran dilaporkan mengajukan proposal baru untuk menjamin keamanan lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Teheran membuka kemungkinan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tertahan di Level ‘Gocap’, GOTO Kebut Restu Buyback Saham Rp3,5 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

Fundamental Kokoh, BI Sebut Tekanan Rupiah Murni Terkerek Sentimen Global

BI Rate Mendaki, OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Tetap Tebal dan Kredit Tumbuh 11,51%

Ogah Naikkan Tarif, Menkeu Purbaya Pilih Strategi ‘Angsa Emas’

Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun

Berkat Efisiensi CASA, Cost of Fund (CoF) BBTN Susut Jadi 3%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Kemendag Tetapkan Pengenaan BMTP Produk Evaporator

Kemendag Tetapkan Pengenaan BMTP Produk Evaporator

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance