• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Bursa

OJK : IHSG dan Likuiditas Perbankan Cetak Rekor di Tengah Ketidakpastian Global

oleh Sandy Romualdus
9 Oktober 2025 - 20:19
18
Dilihat
OJK : IHSG dan Likuiditas Perbankan Cetak Rekor di Tengah Ketidakpastian Global
0
Bagikan
18
Dilihat

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) tetap terjaga dan adaptif dalam menopang perekonomian nasional. Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK per September 2025 menunjukkan seluruh sektor keuangan masih tumbuh positif di tengah dinamika ekonomi global.

OJK mencatat pasar modal, perbankan, dan lembaga pembiayaan tetap beroperasi stabil, dengan permodalan kuat, risiko terkendali, serta likuiditas memadai. Sementara itu, kebijakan pengawasan dan pelindungan konsumen terus diperkuat untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional.

“Stabilitas sektor jasa keuangan masih terjaga, dengan peran intermediasi yang terus dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tulis OJK dalam keterangan resminya, Kamis (9/10/2025).

BERITA TERKAIT

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

Transaksi SeaBank Tembus 10 Juta per Hari, Deposito Digital Jadi Tren Penahan Konsumsi Gen Z

Pasar Modal Cetak Rekor

Pasar modal domestik mencatatkan kinerja terbaik sepanjang sejarah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.061,06, naik 2,94 persen dibanding Agustus, atau 13,86 persen sejak awal tahun. Kapitalisasi pasar mencapai Rp14.890 triliun, dan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) menembus rekor Rp24,02 triliun.

Jumlah investor pasar modal meningkat 643 ribu selama September, sehingga total investor mencapai 18,66 juta, naik 25,5 persen secara tahunan. Hingga akhir September, penghimpunan dana korporasi di pasar modal mencapai Rp186,52 triliun, dengan 17 emiten baru masuk bursa dan 20 rencana penawaran umum dalam pipeline senilai Rp10,33 triliun.

Di sisi lain, investor asing mencatat net sell Rp3,8 triliun pada September, dengan total net sell tahun berjalan sebesar Rp54,75 triliun.

Kredit dan Dana Pihak Ketiga Naik

Dari sektor perbankan, penyaluran kredit tumbuh 7,56 persen yoy menjadi Rp8.075 triliun, dipimpin oleh kredit investasi yang melesat 13,86 persen. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga naik 8,51 persen yoy menjadi Rp9.385 triliun, dengan pertumbuhan tertinggi pada simpanan giro.

Likuiditas industri tetap longgar dengan rasio alat likuid terhadap DPK di level 27,25 persen, jauh di atas ambang batas 10 persen. Kualitas aset tetap terjaga, tercermin dari rasio NPL gross 2,28 persen dan NPL net 0,87 persen.

Rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 26,03 persen, menjadi bantalan kuat menghadapi ketidakpastian global. OJK juga mencatat penyaluran kredit Buy Now Pay Later (BNPL) perbankan tumbuh 32,35 persen yoy menjadi Rp24,33 triliun.

Sebagai bagian dari pengawasan kepatuhan, OJK mencabut izin usaha BPRS Gayo Perseroda dan memblokir 27.395 rekening yang terindikasi terkait aktivitas judi daring.

Asuransi, Dana Pensiun, dan Pembiayaan Stabil

Aset industri asuransi mencapai Rp1.170,62 triliun per Agustus 2025, tumbuh 3,37 persen yoy. Premi asuransi komersial tercatat Rp219,52 triliun, sementara rasio Risk-Based Capital (RBC) industri masih tinggi: 472,58 persen untuk asuransi jiwa dan 323,36 persen untuk asuransi umum.

Industri dana pensiun juga tumbuh 8,48 persen yoy menjadi Rp1.611 triliun, dengan program pensiun wajib mendominasi aset.

Dari sisi lembaga pembiayaan, piutang perusahaan pembiayaan meningkat 1,26 persen yoy menjadi Rp505,59 triliun, dan fintech lending naik 21,62 persen yoy dengan outstanding Rp87,61 triliun serta tingkat wanprestasi (TWP90) di angka 2,6 persen.

Fintech dan Aset Kripto Tumbuh Positif

OJK mencatat 30 penyelenggara resmi Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) dan 28 entitas aset kripto berizin, terdiri atas 1 bursa, 1 lembaga kliring, 2 pengelola penyimpanan, dan 24 pedagang aset kripto.

Jumlah pengguna kripto meningkat menjadi 18,08 juta, naik 9,6 persen dibanding Juli, dengan nilai transaksi Rp38,64 triliun sepanjang September. Total transaksi aset kripto sepanjang 2025 mencapai Rp360,30 triliun.

Literasi dan Pelindungan Konsumen

Sejak Januari hingga September 2025, OJK menyelenggarakan 4.736 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau lebih dari 7 juta peserta di seluruh Indonesia. Melalui Satgas PASTI, OJK menutup 1.556 entitas pinjaman online ilegal dan 284 investasi ilegal.

OJK juga menangani 37.295 pengaduan konsumen, dan menjatuhkan sanksi administratif senilai Rp5,6 miliar atas pelanggaran pelaporan literasi, iklan keuangan, serta ketidakpatuhan pelaku jasa keuangan.

Arah Kebijakan

Ke depan, OJK menegaskan komitmen menjaga stabilitas sistem keuangan yang resilien, kontributif, dan berdaya saing, dengan fokus pada penguatan pengawasan, pendalaman pasar keuangan, serta mendorong pembiayaan ke sektor produktif dan UMKM melalui kebijakan yang inklusif dan adaptif. ***

Tags: #Ekonomi Indonesia#Fintech Lending#IHSG#Kredit#perbankanaset kriptoDana Pihak Ketigaliterasi keuanganojkPelindungan KonsumenRDKB September 2025sektor jasa keuanganstabilitas keuangan
 
 
 
 
Sebelumnya

Kepercayaan, Modal Utama Pasar! OJK Dorong Literasi Keuangan Lewat World Investor Week 2025

Selanjutnya

CIMB Niaga Perkuat Layanan Digital di Surabaya Lewat Dua Digital Branch Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 19:31

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah tegas terhadap praktik manipulasi pasar yang melibatkan pegiat media sosial. Otoritas resmi...

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Arus modal asing (capital inflow) yang diproyeksikan masuk ke pasar modal Indonesia berpotensi menembus angka US$70 miliar atau...

Bank Indonesia Tetapkan Jadwal Rapat Dewan Gubernur Bulanan 2026, Fokus Transparansi Kebijakan

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:11

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan ketahanan sektor perbankan nasional tetap kokoh di tengah langkah Moody’s Ratings yang merevisi outlook...

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 10:32

Stabilitas.id – Industri perbankan nasional masih memiliki ruang yang solid untuk menopang pertumbuhan kredit ke depan dengan kondisi likuiditas dan...

Laba Danamon Tumbuh 14% Jadi Rp4 Triliun pada 2025, Kredit Naik 9%

Laba Danamon Tumbuh 14% Jadi Rp4 Triliun pada 2025, Kredit Naik 9%

oleh Sandy Romualdus
19 Februari 2026 - 19:20

Stabilitas.id — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp4 triliun sepanjang 2025, tumbuh 14% secara...

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Perkuat Rupiah dan Akselerasi Kredit Sektor Riil

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Perkuat Rupiah dan Akselerasi Kredit Sektor Riil

oleh Sandy Romualdus
19 Februari 2026 - 16:57

Stabilitas.id – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%. Keputusan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
CIMB Niaga Perkuat Layanan Digital di Surabaya Lewat Dua Digital Branch Baru

CIMB Niaga Perkuat Layanan Digital di Surabaya Lewat Dua Digital Branch Baru

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance