• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Pendapatan Premi Asuransi Umum Rp33,8 Triliun

oleh Sandy Romualdus
22 Mei 2012 - 00:00
8
Dilihat
Menghimpun Jurus Untuk Berkelit
0
Bagikan
8
Dilihat

Jakarta – Pendapatan premi perusahaan asuransi umum 2011 tercatat sebesar Rp33,8 triliun atau naik 18% dibanding 2010 sebesar Rp28,6 triliun. Budi Hermawan, Kepala Divisi Statistik, Analisa & Informasi Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menuturkan, kenaikan pendapatan ini berada di bawah ekspektasi sebelumnya sebesar 20%.

"Ini disebabkan karena ada lima perusahaan asuransi yang sudah menerapkan PSAK 55 dan 62 tentang pencatatan sistem akuntansi, yang menyebabkan pendapatan premi mereka tergerus," ujarnya dalam paparan kinerja asuransi umum 2011 di Jakarta, Senin (21/5/2012).

  • Baca juga: Laba Bersih IFG Life Melonjak 162,9% Jadi Rp 482,12 Miliar di 2025, RBC Terjaga 180,16%

Namun pertumbuhan tahun 2011 secara umum jauh melampaui pertumbuhan di 2010 yang tumbuh 9,9%. Tercatat ada 68 perusahaan asuransi umum yang mengalami pertumbuhan. Pangsa pasar asuransi umum 2011 didominasi kendaraan bermotor sebesar 29,8%, diikuti properti 28,1%, kecelakaan & kesehatan 11,3%, pengangkutan 6,3%, aneka 5,8%, pesawat udara 3,5%, rekayasa 3,4%, energi off shore 2,7%, penjaminan 2,1%, tanggung gugat 2%, kredit 1,7%, dan energi on shore 0,5%.

BERITA TERKAIT

Kemenkeu Peduli Salurkan Bantuan Logistik Rp 565,2 Juta untuk Pengungsi Gempa Nusa Tenggara Timur

Komisi XI DPR dan Kemenkeu Tinjau Gempa Flores: Pemulihan Bencana Tidak Berhenti di Fase Tanggap Darurat

RAPBN 2027 Targetkan Ekonomi Tumbuh 6%: Wamenkeu Suahasil Buka-Bukaan Strategi Efisiensi Anggaran

ULN Swasta Masih Kontraksi, Penarikan Utang Pemerintah Kuartal II/2026 Melambat

Industri asuransi umum tahun 2011 juga mencatatkan premi bruto sebesar Rp29,6 triliun, tumbuh 18% dari 2010. Dari perusahaan asuransi umum terdapat 65 perusahaan yang mencatatkan kenaikan premi bruto, dibandingkan tahun sebelumnya bertambah lima perusahaan yang mencatatakan kenaikan premi bruto.

Sementara premi neto 2011 yang terctata sebesar Rp16,5 triliun, tumbuh 20,4% dari 2010. Dari 82 perusahaan asuransi umum 63 perusahaan mencatat kenaikan premi netto, dibanding dengan tahun sebelumnya bertambah 3 perusahaan.

Dibanding dengan 2010 terjadi kenaikan jumlah klaim bruto pada 2011, dari Rp11,9 triliun menjadi Rp12,6 triliun atau naik sebesar 5,7%. Namun, secara presentase kenaikannya lebih kecil jika dibandingkan dengan kenaikan tahun 2010 dari 8,8% menjadi 5,7% di 2011.

  • Baca juga: Jamin Pembiayaan Rp157,3 Triliun untuk 2,28 Juta UMKM, Kinerja Jamkrindo Melesat di Semester I/2026

Klaim neto kembali mengalami kenaikan, tercatat sebesar 21,8% dibanding tahun 2010 dari Rp7,5 triliun di 2010 menjadi Rp9,1 triliun di 2011. Proporsi klaim terbesar berasal dari kendaraan bermotor 34,4%, diikuti properti 27,2%, dan kecelakaan & kesehatan 14,4%.

Untuk hasil underwriting 2011 mengalami kenaikan sebesar 26,8% atau naik dibanding 2010 yang tercatat sebesar 10,8%. Pertumbuhan hasil underwriting diikuti dengan kenaikan beban usaha sebesar 25,5% tahun 2011. Hasil operasional industri asuransi umum pada 2011 naik 31,8% dari sebelumnya sebesar Rp1 triliun menjadi Rp1,s triliun.

Pada 2011 terjadi peningkatan dana investasi maupun hasil investasi. Hasil investasi naik menjadi Rp2,9 trliun dari Rp2,4 triliun pada tahun sebelumnya. Investment yield terus bertumbuh selama 3 tahun terakhir. Untuk tahun 2011 tercatat investment yield sebesar 7,7%.

Beban usaha 2011 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp4,9 triliun, di mana pertumbuhan ini lebih besar dibanding pertumbuhan beban usaha 2010. Combined ratio kembali mengalami kenaikan dari 83,1% di 2010 menjadi 84,9% di 2011. Hal ini sejalan dengan naiknya claim ratio di 2011.

  • Baca juga: Sabet Empat Penghargaan hingga Juli 2026, BRI Life Perkuat Transformasi Digital dan GCG

Selama lima tahun terakhir terjadi peningkatan modal sendiri dan 2011 telah mencapai Rp29,1 triliun. Pertumbuhan ini juga diikuti peningkatan modal setor tahun 2011 mencapai Rp10 triliun.

Laba asuransi umum pada 2011 mengalami kenaikan sebesar 4,2% dari Rp4,2 triliun menjadi Rp4,4 triliun. Sebanyak 70 perusahaan mencatatkan laba di 2011 dan 8 di antaranya mencatatkan kerugian. Untuk gross profit margin (GPM) 2011 naik dari 14,4% menjadi sebesar 17,1%.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Reasuransi Asing Kuasai Premi Asuransi Umum

Selanjutnya

Kepemilikan Rekening Tabungan Naik Pesat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Laba Bersih IFG Life Melonjak 162,9% Jadi Rp 482,12 Miliar di 2025, RBC Terjaga 180,16%

Laba Bersih IFG Life Melonjak 162,9% Jadi Rp 482,12 Miliar di 2025, RBC Terjaga 180,16%

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 17:13

IFG Life bukukan laba bersih Rp 482,12 miliar di 2025 (naik 162,9%). Pendapatan jasa asuransi capai Rp 6,56 triliun &...

Jamin Pembiayaan Rp157,3 Triliun untuk 2,28 Juta UMKM, Kinerja Jamkrindo Melesat di Semester I/2026

Jamin Pembiayaan Rp157,3 Triliun untuk 2,28 Juta UMKM, Kinerja Jamkrindo Melesat di Semester I/2026

oleh Sandy Romualdus
7 Agustus 2026 - 18:07

Jamkrindo raih laba sebelum pajak Rp743,23 miliar di Semester I/2026, melonjak 34,7% YoY. Volume penjaminan tembus Rp157,3 triliun untuk 2,28...

Sabet Empat Penghargaan hingga Juli 2026, BRI Life Perkuat Transformasi Digital dan GCG

Sabet Empat Penghargaan hingga Juli 2026, BRI Life Perkuat Transformasi Digital dan GCG

oleh Sandy Romualdus
3 Agustus 2026 - 15:14

BRI Life borong empat penghargaan nasional dan internasional hingga Juli 2026, termasuk Insurance Asia Awards 2026 di Singapura. Stabilitas.id -...

Satu Dekade Beruntun, Tugu Insurance (TUGU) Pertahankan Rating Internasional ‘A- Excellent’

Laba Bersih Tugu Insurance (TUGU) Melesat 76,87% Jadi Rp 480,29 Miliar di H1 2026

oleh Sandy Romualdus
3 Agustus 2026 - 15:09

Laba bersih Tugu Insurance (TUGU) melesat 76,87% YoY menjadi Rp 480,29 miliar pada Semester I 2026. Hasil jasa asuransi melonjak...

Melampaui 328% Target, Askrindo Meraup Laba Bersih Rp 1,69 Triliun pada 2025

Melampaui 328% Target, Askrindo Meraup Laba Bersih Rp 1,69 Triliun pada 2025

oleh Sandy Romualdus
3 Agustus 2026 - 15:05

Askrindo (IFG) membukukan laba bersih konsolidasi Rp 1,69 triliun pada 2025, melampaui 328% dari target. Total aset tembus Rp 31...

Kelola Proyek Sampah Rp86 Triliun, Denera Bidik IPO pada 2028

Pangkas 12 Entitas Asuransi BUMN, Danantara dan IFG Soroti Bahaya Misinvestment

oleh Stella Gracia
24 Juli 2026 - 17:09

Danantara dan IFG pangkas 12 entitas asuransi & penjaminan BUMN. COO Danantara Dony Oskaria soroti ancaman misinvestment dan portofolio properti....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kemenkeu Peduli Salurkan Bantuan Logistik Rp 565,2 Juta untuk Pengungsi Gempa Nusa Tenggara Timur

Komisi XI DPR dan Kemenkeu Tinjau Gempa Flores: Pemulihan Bencana Tidak Berhenti di Fase Tanggap Darurat

RAPBN 2027 Targetkan Ekonomi Tumbuh 6%: Wamenkeu Suahasil Buka-Bukaan Strategi Efisiensi Anggaran

ULN Swasta Masih Kontraksi, Penarikan Utang Pemerintah Kuartal II/2026 Melambat

Sabet IACA Award 2026, BI Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Energi

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

Rasio LaR Turun 145 Bps, BRI Jaga NPL Coverage Tebal di Level 179,45%

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Kepemilikan Rekening Tabungan Naik Pesat

Kepemilikan Rekening Tabungan Naik Pesat

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance