• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Figur

Pengawal Transformasi

by Sandy Romualdus
9 Juli 2015 - 00:00
14
VIEWS
Pengawal Transformasi
0
SHARES
14
VIEWS

Transformasi dalam sebuah korporasi, adalah keharusan. Upaya yang dilakukan korporasi untuk memperbaiki masa gelap sekaligus menjemput masa terangnya dalam rangka meraih kejayaan adalah satu dari sekian pengertian transformasi. Setidaknya ada tiga kondisi mengapa perusahaan harus bertransformasi. Pertama, karena bisnisnya sudah ambruk. Kedua, pada dasarnya lingkungan bisnis itu selalu berubah. Ketiga, ada perusahaan lain yang lebih antisipatif.
Setidaknya, ketiga kondisi seperti itulah yang membuat Muhammad Aidil mengambil keputusan untuk melakukan transformasi di PT Bank Sumsel Babel. “Setelah menghadapi situasi yang kurang menguntungkan di 2013, Bank Sumsel Babel mulai melakukan transformasi lewat tiga fase, yakni konsolidasi, ekspansi dan looking forward. Semuanya dijalankan bersamaan. Ketiganya merupakan road map kami menapaki bisnis perbankan di 2015,” jelas Direktur Bank Sumsel Babel ini kepada Stabilitas.
Saat mulai memimpin bank kebanggaan warga Sumatera Selatan dan Bangka Belitung pada akhir 2013, Adil memang dihadang ‘prahara’ yang membuat Bank Indonesia (BI) turun tangan. Tercatat, NPL alias kredit bermasalah periode Januari-Oktober 2012 senilai Rp811 miliar, kisaran 7,9 persen lebih tinggi dari batas toleransi lima persen. Kemudian menjadi 4,8 persen di akhir April 2013. Kondisi tersebut mendorong BI melakukan pembinaan dengan membatasi penyaluran kredit.
Bersama jajaran manajemen lainnya, Adil bertekad untuk bersama-sama mengembalikan harkat bank kebanggaan daerah itu agar bisa menjadi bank unggulan dan jadi tuan rumah di daerah sendiri. Manajemen Bank Sumsel Babel mulai membenahi bisnis kreditnya dengan melakukan proses restrukturisasi, cutloss hingga memproses ke ranah hukum semua kredit yang dianggap bermasalah dan tidak lancar. Di sisi lain, ekspansi kredit baru terus juga dilakukan dengan sikap lebih berhati-hati agar jalannya kegiatan pembiayaan lebih sehat dan kuat.
Berbagai perusahaan dan dunia usaha telah dirangkul oleh manajemen agar mau bermitra dalam layanan jasa perbankan, seperti kerja sama cash management, penyaluran kredit, penghimpunan tabungan dan pembiayaan dokumen ekspor.
Hasilnya, perlahan tapi pasti kinerja Bank Sumsel Babel mulai membaik. Dari laporan keuangan Desember 2014, Bank Sumsel Babel meraih laba sebelum dipotong pajak Rp347,65 miliar atau tumbuh 25,2 persen (YoY) dan membukukan laba bersih Rp250,69 miliar. Adil mengklaim, pencapaian laba pada 2014 tadi menjadi yang tertinggi sepanjang 57 tahun perjalanan bank ini.

  • Baca juga: Srikandi di Benteng Finansial: Saat Kepemimpinan Intuisi dan Presisi Menjaga Marwah Otoritas

Tak hanya soal perbaikan kinerja keuangan. Lewat tiga fase transformasi tadi, pria kelahiran Palembang, 29 Juli 1964 ini juga melakukan banyak terobosan. Adil terus mendorong semangat “dari kito untuk kito”. Orang Sumsel dan Babel harus memanfaatkan bank milik mereka ini untuk keperluannya. Paling tidak, menjadi pemain di daerah sendiri dengan ikut berpartisipasi dalam pembangunan di kedua wilayah selatan Sumatera ini. Dia berpikiran, bila bank ini maju, maka keuntungannya 100 persen kembali untuk daerah, untuk membangun daerah.
Apalagi dalam dua hingga tiga tahun ke depan, begitu banyak agenda penting baik skala nasional hingga internasional, sehingga diyakini pembangunan Sumsel dan Babel akan semakin menggeliat. Sebagai BPD, pihaknya tentu ingin banyak terlibat dalam tiap pembangunan dan kegiatan ekonomi di dua provinsi tersebut. “Bayangkan saja, pada tahun 2018 Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games dan sekarang ini pemerintah tengah gencar-gencarnya ingin mempercepat realisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api. Jadi kami ingin berpartisipasi aktif dalam tiap pembangunan,” terang mantan atlit bola voli Sumsel ini.

  • Baca juga: Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

Pengembangan SDM

Pengembangan sumber daya manusia (SDM), yang notabene masuk fase looking forward juga tak dilupakan Adil. Mantan bankir di BNI ini melakukan berbagai pembenahan SDM. Sebut saja program learning center yang ada di kantor pusat, kawasan Jakabaring, Palembang.
“Learning center ini menjadi semacam harapan bagi karyawan bahwa mereka harus punya mimpi untuk bisa meraih jabatan yang lebih tinggi. Makanya, untuk staf level bawah dan menengah yang ingin memperbaiki jenjang karirnya, perusahaan memfasilitasi mereka mengekuti tes seleksi dan setelahnya bisa meneruskan pendidikan di learning center tersebut,” jelas pria peraih Marketer of The Year Palembang 2015 dari MarkPlus ini.
Sementara untuk para staf level Officer Development Program (ODP), bisa meningkatkan karir dengan mengikuti seleksi meneruskan pendidikan strata S2 (magister) di universitas ternama di Tanah Air dan Luar Negeri.
Menurutnya, ketiga transformasi tadi, tidak bisa berjalan kalau tidak punya budaya perusahaan. Bank Sumsel Babel, katanya, memang punya budaya perusahaan. Namun seiring dengan perubahan jaman, budaya kerja tersebut perlu disesuaikan dengan tetap berpedoman pada visi perusahaan,”Menjadi Bank Terkemuka dan Terpercaya dengan Kinerja Unggul.”
Bersamaan dengan hari jadi Bank Sumsel Babel ke-57 (6 November 2014), Adil meluncurkan konsep budaya kerja 3S Bravo (Solid, Service, Simple Becoming Regional Victory). “Solid harus ditunjukan dalam kerja dan amanah. Service, apapun sifat dalam pelayanan harus akurat, inovatif, cepat dan ramah. Lalu, apapun yang dikerjakan harus se-simple mungkin dan profesional,” tandas Adil.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

 
 
 
 
 
Previous Post

Lindung Nilai

Next Post

Mewarisi “Darah PR” Sang Ibu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Tebal

Srikandi di Benteng Finansial: Saat Kepemimpinan Intuisi dan Presisi Menjaga Marwah Otoritas

by Sandy Romualdus
10 Agustus 2026 - 20:17

Rupiah melonjak ke level Rp17.753 per dolar AS usai Surpres Gubernur BI diserahkan. Simak analisis lengkap rekam jejak Destry Damayanti...

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

by Sandy Romualdus
3 Juni 2026 - 22:47

Stabilitas.id – Panggung Global Startup Awards (GSA) 2026 di Valletta, Malta, pada 7–8 Mei 2026 menjadi saksi runtuhnya dominasi barat...

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

by Stella Gracia
12 Mei 2026 - 14:14

Stabilitas.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi mengumumkan nakhoda baru untuk memimpin perusahaan pembiayaan ultra mikro tersebut. Kindaris ditunjuk...

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

by Stella Gracia
21 April 2026 - 18:54

Stabilitas.id – Industri semen yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki kini memiliki wajah baru dalam kepemimpinannya. Reni Wulandari, seorang...

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

by Stella Gracia
21 Maret 2026 - 16:49

Stabilitas.id – Dunia usaha Indonesia berduka. Michael Bambang Hartono, salah satu pilar utama di balik imperium bisnis Djarum Group dan...

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

by Sandy Romualdus
12 Maret 2026 - 00:05

Stabilitas.id - Sejarah sering kali ditulis melalui langkah-langkah sunyi yang konsisten sebelum akhirnya meledak dalam sebuah panggung besar. Di lantai...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Danamon Siapkan Rp 2 Triliun untuk Penarikan Uang Tunai

Danamon Siapkan Rp 2 Triliun untuk Penarikan Uang Tunai

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance