• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

Rasio Kredit Terhadap PDB Mandek di 32%, Himbara Dorong Konsolidasi Bank Skala Kecil

oleh Stella Gracia
3 Juni 2026 - 15:48
26
Dilihat
Rasio Kredit Terhadap PDB Mandek di 32%, Himbara Dorong Konsolidasi Bank Skala Kecil
0
Bagikan
26
Dilihat

Stabilitas.id – Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyerukan pentingnya akselerasi konsolidasi industri perbankan nasional guna mendongkrak kapasitas pembiayaan terhadap perekonomian. Saat ini, penetrasi kredit perbankan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dinilai masih sangat dangkal dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara.

Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan memaparkan, rasio penyaluran kredit terhadap PDB Indonesia saat ini tertahan di kisaran 32%. Angka ini tertinggal jauh di belakang capaian penetrasi kredit makro yang dibukukan oleh Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Vietnam.

Kendati demikian, ketertinggalan ini mengindikasikan masih besarnya ruang ekspansi bagi industri perbankan domestik untuk mengoptimalkan daya dukung intermediasinya dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

BERITA TERKAIT

Kredit Perbankan Tumbuh 9,37 Persen di Tengah Tekanan Global

OJK: Dana SAL Rp200 Triliun Tekan Biaya Dana, Target Kredit Tumbuh 12% pada 2026

Ekonom Mandiri: Perpanjangan Dana SAL Rp200 Triliun Bakal Tekan Bunga Kredit Perbankan

BNI Kucurkan Kredit Rp66 Triliun untuk Koperasi Desa Merah Putih

“Dalam konteks kini, konsolidasi bukan semata-mata pengurangan jumlah bank, melainkan penguatan kapasitas industri dengan tujuan membentuk sebuah institusi yang memiliki skala usaha yang lebih kuat, lebih resilien, serta memiliki daya saing regional maupun global,” tegas Putrama yang juga Dirut BNI, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi XI DPR RI, dikutip Rabu (3/6/2026).

Intermediasi Menumpuk di Bank Besar

Himbara menyoroti struktur lanskap perbankan tanah air yang saat ini masih mengalami tumpang-tindih akibat terlalu banyaknya jumlah pemain operasional, khususnya pada kelompok bank yang memiliki skala modal inti mini atau di bawah Rp6 triliun.

Berdasarkan data pemetaan otoritas hingga Maret 2026, industri perbankan Indonesia masih disesaki oleh 58 bank yang masuk kategori Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) I dan 27 bank di kategori KBMI II. Sebaliknya, jumlah bank berskala raksasa atau KBMI IV tercatat sangat terbatas, yakni hanya dihuni oleh 4 entitas perbankan kakap.

Ketimpangan populasi tersebut memicu terjadinya konsentrasi likuiditas dan aktivitas fungsi intermediasi yang tidak merata di pasar keuangan domestik.

“Ini menunjukkan sebuah struktur industri yang masih cukup didominasi oleh bank dengan skala usaha yang relatif besar. Di sisi lain, aktivitas intermediasi terkonsentrasi hanya kepada bank-bank besar saja,” ungkap Putrama.

Penguasaan Aset Mencapai 52%

Implikasi dari asimetri struktural ini tecermin dari porsi kepemilikan aset. Kelompok 4 bank terbesar (KBMI IV) dilaporkan sukses menguasai hingga 52% atau lebih dari separuh total aset industri perbankan nasional. Sementara itu, porsi kuantitas 48% aset sisanya harus diperebutkan oleh puluhan bank dari kategori KBMI I, II, dan III.

Melalui dorongan agenda konsolidasi dan penguatan modal inti ke depan, perbankan nasional diharapkan tidak hanya andal di pasar domestik, tetapi juga mampu menopang proyeksi pembentukan badan pengelola investasi super sekelas Danantara.

Langkah penguatan ini dinilai kian krusial mengingat institusi keuangan saat ini tengah bersiap menghadapi tantangan pengetatan likuiditas dan potensi pelebaran defisit transaksi berjalan (current account deficit).***

Tags: Bank KBMI I KBMI IIBank kecilFungsi Intermediasi BankhimbaraKapasitas Penyaluran KreditKetua Himbara Putrama Wahju SetyawanKonsolidasi BankKonsolidasi Bank IndonesiaKredit BankRasio Kredit Terhadap PDBStruktur Aset Perbankan
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Laba Kuartal I/2026 Melesat 189%, Hartadinata Abadi (HRTA) Tebar Dividen Buku 2025

Selanjutnya

Perkuat ESG, Bank BTN Konversi Sampah Rumah Tangga Jadi Angsuran KPR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

oleh Yusrizal Bagoes
20 Juni 2026 - 16:27

Stabilitas.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) secara agresif membidik klaster komunitas kreatif dan generasi muda lewat strategi pemasaran...

BNI Dukung Kebijakan Pemerintah Tarik Dana Rp200 T untuk Perkuat Likuiditas Perbankan

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

oleh Sandy Romualdus
20 Juni 2026 - 13:09

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui Program Desa...

Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Caplok Kredit Konsumer SMBC Indonesia Rp20 Triliun

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

oleh Sandy Romualdus
19 Juni 2026 - 23:18

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) terus mempercepat langkah ekspansi bisnisnya di luar pembiayaan perumahan inti melalui...

Stabilitas dalam Tekanan, OJK Waspadai Risiko Fintech & Geopolitik

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 13:46

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis paket kebijakan adaptif dan terukur di sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,...

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

oleh Sandy Romualdus
19 Juni 2026 - 10:34

Stabilitas.id - Mengikuti jejak kinerja positif PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebagai induk usaha, PT Bank Syariah Nasional...

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

oleh Sandy Romualdus
18 Juni 2026 - 11:25

Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) terus mengukuhkan posisinya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui akselerasi penyaluran...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

Resmi! Satgas PASTI Terbitkan SP 10, Tindak KOL Pempromosi Aset Digital Bodong

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Perkuat ESG, Bank BTN Konversi Sampah Rumah Tangga Jadi Angsuran KPR

Perkuat ESG, Bank BTN Konversi Sampah Rumah Tangga Jadi Angsuran KPR

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance