• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Juni 8, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

Rasio Kredit Terhadap PDB Mandek di 32%, Himbara Dorong Konsolidasi Bank Skala Kecil

oleh Stella Gracia
3 Juni 2026 - 15:48
22
Dilihat
Rasio Kredit Terhadap PDB Mandek di 32%, Himbara Dorong Konsolidasi Bank Skala Kecil
0
Bagikan
22
Dilihat

Stabilitas.id – Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyerukan pentingnya akselerasi konsolidasi industri perbankan nasional guna mendongkrak kapasitas pembiayaan terhadap perekonomian. Saat ini, penetrasi kredit perbankan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dinilai masih sangat dangkal dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara.

Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan memaparkan, rasio penyaluran kredit terhadap PDB Indonesia saat ini tertahan di kisaran 32%. Angka ini tertinggal jauh di belakang capaian penetrasi kredit makro yang dibukukan oleh Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Vietnam.

Kendati demikian, ketertinggalan ini mengindikasikan masih besarnya ruang ekspansi bagi industri perbankan domestik untuk mengoptimalkan daya dukung intermediasinya dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

BERITA TERKAIT

Kredit Perbankan Tumbuh 9,37 Persen di Tengah Tekanan Global

OJK: Dana SAL Rp200 Triliun Tekan Biaya Dana, Target Kredit Tumbuh 12% pada 2026

Ekonom Mandiri: Perpanjangan Dana SAL Rp200 Triliun Bakal Tekan Bunga Kredit Perbankan

BNI Kucurkan Kredit Rp66 Triliun untuk Koperasi Desa Merah Putih

“Dalam konteks kini, konsolidasi bukan semata-mata pengurangan jumlah bank, melainkan penguatan kapasitas industri dengan tujuan membentuk sebuah institusi yang memiliki skala usaha yang lebih kuat, lebih resilien, serta memiliki daya saing regional maupun global,” tegas Putrama yang juga Dirut BNI, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi XI DPR RI, dikutip Rabu (3/6/2026).

Intermediasi Menumpuk di Bank Besar

Himbara menyoroti struktur lanskap perbankan tanah air yang saat ini masih mengalami tumpang-tindih akibat terlalu banyaknya jumlah pemain operasional, khususnya pada kelompok bank yang memiliki skala modal inti mini atau di bawah Rp6 triliun.

Berdasarkan data pemetaan otoritas hingga Maret 2026, industri perbankan Indonesia masih disesaki oleh 58 bank yang masuk kategori Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) I dan 27 bank di kategori KBMI II. Sebaliknya, jumlah bank berskala raksasa atau KBMI IV tercatat sangat terbatas, yakni hanya dihuni oleh 4 entitas perbankan kakap.

Ketimpangan populasi tersebut memicu terjadinya konsentrasi likuiditas dan aktivitas fungsi intermediasi yang tidak merata di pasar keuangan domestik.

“Ini menunjukkan sebuah struktur industri yang masih cukup didominasi oleh bank dengan skala usaha yang relatif besar. Di sisi lain, aktivitas intermediasi terkonsentrasi hanya kepada bank-bank besar saja,” ungkap Putrama.

Penguasaan Aset Mencapai 52%

Implikasi dari asimetri struktural ini tecermin dari porsi kepemilikan aset. Kelompok 4 bank terbesar (KBMI IV) dilaporkan sukses menguasai hingga 52% atau lebih dari separuh total aset industri perbankan nasional. Sementara itu, porsi kuantitas 48% aset sisanya harus diperebutkan oleh puluhan bank dari kategori KBMI I, II, dan III.

Melalui dorongan agenda konsolidasi dan penguatan modal inti ke depan, perbankan nasional diharapkan tidak hanya andal di pasar domestik, tetapi juga mampu menopang proyeksi pembentukan badan pengelola investasi super sekelas Danantara.

Langkah penguatan ini dinilai kian krusial mengingat institusi keuangan saat ini tengah bersiap menghadapi tantangan pengetatan likuiditas dan potensi pelebaran defisit transaksi berjalan (current account deficit).***

Tags: Bank KBMI I KBMI IIBank kecilFungsi Intermediasi BankhimbaraKapasitas Penyaluran KreditKetua Himbara Putrama Wahju SetyawanKonsolidasi BankKonsolidasi Bank IndonesiaKredit BankRasio Kredit Terhadap PDBStruktur Aset Perbankan
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Laba Kuartal I/2026 Melesat 189%, Hartadinata Abadi (HRTA) Tebar Dividen Buku 2025

Selanjutnya

Perkuat ESG, Bank BTN Konversi Sampah Rumah Tangga Jadi Angsuran KPR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Langkah Raymond/Joaquin di Final BWF Super 1000 Perkuat Optimisme Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia

Langkah Raymond/Joaquin di Final BWF Super 1000 Perkuat Optimisme Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia

oleh Sandy Romualdus
7 Juni 2026 - 22:26

Stabilitas.id - 2Langkah Raymond/Joaquin di Final BWF Super 1000 Perkuat Optimisme Regenerasi Bulu Tangkis IndonesiaProses pembinaan atlet muda Indonesia yang...

BNI Raih Predikat Best Companies to Work for in Asia untuk Ketiga Kalinya

BNI Raih Predikat Best Companies to Work for in Asia untuk Ketiga Kalinya

oleh Sandy Romualdus
7 Juni 2026 - 12:26

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali membuktikan konsistensinya dalam membangun lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan...

BNI-PBSI Cetak Generasi Baru Juara, Raymond/Joaquin Melaju ke Final Indonesia Open 2026

BNI-PBSI Cetak Generasi Baru Juara, Raymond/Joaquin Melaju ke Final Indonesia Open 2026

oleh Sandy Romualdus
7 Juni 2026 - 12:23

Stabilitas.id - Komitmen jangka panjang dalam membangun prestasi olahraga nasional kembali menunjukkan hasil nyata. Pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond...

Pasar Global Tembus US$6,8 Triliun, BRI (BBRI) Pacu Kredit UMKM Sektor Wellness

Pasar Global Tembus US$6,8 Triliun, BRI (BBRI) Pacu Kredit UMKM Sektor Wellness

oleh Stella Gracia
7 Juni 2026 - 12:21

Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) membidik potensi pertumbuhan masif dari sektor industri wellness (kebugaran) dan beauty...

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

oleh Sandy Romualdus
5 Juni 2026 - 13:51

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan platform properti digital terintegrasi, PT Properti...

Direktur Utama BRI Sebut Adopsi Kecerdasan Buatan Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah

Direktur Utama BRI Sebut Adopsi Kecerdasan Buatan Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah

oleh Stella Gracia
5 Juni 2026 - 10:30

Stabilitas.id - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau biasa disebut artificial intelligence (AI) mendorong industri perbankan memasuki fase transformasi baru. Layanan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Langkah Raymond/Joaquin di Final BWF Super 1000 Perkuat Optimisme Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia

BNI Raih Predikat Best Companies to Work for in Asia untuk Ketiga Kalinya

BNI-PBSI Cetak Generasi Baru Juara, Raymond/Joaquin Melaju ke Final Indonesia Open 2026

Pasar Global Tembus US$6,8 Triliun, BRI (BBRI) Pacu Kredit UMKM Sektor Wellness

Buntut Aduan Konsumen, OJK Instruksikan Solusiku Setop Sementara Penagihan Bermasalah

Rapor Sektor Keuangan Mei 2026: Pasar Saham Konsolidasi, Intermediasi Perbankan Tetap Solid

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

Direktur Utama BRI Sebut Adopsi Kecerdasan Buatan Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah

Kasus Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank, OJK Buka Posko Pengaduan di Purwokerto

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Perkuat ESG, Bank BTN Konversi Sampah Rumah Tangga Jadi Angsuran KPR

Perkuat ESG, Bank BTN Konversi Sampah Rumah Tangga Jadi Angsuran KPR

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance