• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun

oleh Sandy Romualdus
17 Juli 2026 - 07:00
50
Dilihat
Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun
0
Bagikan
50
Dilihat

Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melonjak tajam pada Semester I-2026 dengan laba bersih Rp 2,40 triliun (+40,8% YoY) dan NPL turun di bawah 3%.

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menunjukkan taji sebagai salah satu bank pelat merah paling progresif tahun ini. Melalui strategi transformasi satu dekade yang kini selaras dengan arah raksasa investasi Danantara Indonesia, BTN sukses membukukan kinerja cemerlang sepanjang paruh pertama tahun ini.

  • Baca juga: Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Hingga Semester I-2026, emiten spesialis pembiayaan perumahan ini meraup laba bersih konsolidasi sebesar Rp 2,40 triliun. Angka ini melejit 40,8% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,70 triliun.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan validasi atas keberhasilan BTN memperluas lini bisnis dari sekadar penyedia KPR (housing specialist) menuju ekosistem keuangan keluarga terintegrasi (beyond mortgage).

BERITA TERKAIT

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

Akomodir Penghasilan Sampingan Gen Z, Danantara Rancang Skema KPR Adaptif

Sokong Properti Hijau, Bank Mandiri Serahkan Sertifikat Pengurangan Emisi ke Paramount

“Pencapaian ini merupakan hasil dari transformasi selama satu dekade yang secara konsisten kami lakukan. Kami optimistis hingga akhir tahun nanti, kinerja BTN tetap on track melanjutkan catatan positif di paruh pertama tahun ini,” ujar Nixon dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Pertumbuhan kinerja BTN disokong oleh total penyaluran kredit dan pembiayaan konsolidasi yang menembus Rp 418,11 triliun atau tumbuh 11,2% YoY.

Menariknya, lokomotif pertumbuhan kali ini tidak hanya datang dari sektor perumahan tradisional, melainkan dari lonjakan signifikan di sektor non-perumahan yang melesat 46,1% YoY menjadi Rp 85,22 triliun.

Rapor Finansial BTN (Semester I-2026)

Pos Keuangan Semester I-2025 Semester I-2026 Pertumbuhan (YoY)
Laba Bersih Rp 1,70 Triliun Rp 2,40 Triliun ▲ 40,8%
Total Kredit & Pembiayaan Rp 376,11 Triliun Rp 418,11 Triliun ▲ 11,2%
— Kredit Perumahan Rp 317,77 Triliun Rp 332,88 Triliun ▲ 4,8%
— Kredit Non-Perumahan Rp 58,34 Triliun Rp 85,22 Triliun ▲ 46,1%
— KPR Subsidi Rp 182,17 Triliun Rp 196,96 Triliun ▲ 8,1%
Total Aset Rp 484,96 Triliun Rp 545,16 Triliun ▲ 12,4%
Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp 406,38 Triliun Rp 433,00 Triliun ▲ 6,6%

Di segmen perumahan, KPR Subsidi tetap menjadi tulang punggung utama dengan porsi Rp 196,96 triliun. Ditambah lagi, skema anyar Kredit Program Perumahan (KPP) yang baru dirilis akhir Oktober tahun lalu, kini telah menyumbang portofolio jumbo senilai Rp 4,1 triliun per Juni 2026.

Strategi Anorganik

  • Baca juga: Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

Akselerasi di segmen non-perumahan didorong kuat oleh aksi korporasi anorganik yang dieksekusi dengan apik. BTN sukses menyelesaikan akuisisi tahap pertama portofolio kredit pensiun milik PT Bank SMBC Indonesia Tbk senilai Rp 12,6 triliun.

Langkah ini dirancang untuk mendatangkan mesin cuan baru berkarakter imbal hasil tinggi (high yield) namun dengan tingkat risiko yang sangat terukur. Seluruh portofolio yang diambil alih dipastikan berstatus lancar (performing loan).

Tak berhenti di situ, BTN bersiap tancap gas menggelar akuisisi tahap kedua pada Kuartal III-2026 senilai Rp 7,34 triliun. Bila seluruh proses rampung, BTN akan mengelola sekitar 344,6 ribu rekening kredit pensiun.

“Langkah ini juga akan meningkatkan daya tahan bisnis BTN dalam jangka panjang. Kami menargetkan porsi kredit non-perumahan meningkat secara bertahap hingga sekitar 30% dari total portofolio kredit dalam lima tahun ke depan,” papar Nixon.

Kualitas Aset Sehat

Agresivitas ekspansi bisnis BTN diimbangi dengan perbaikan kualitas aset yang luar biasa sehat. Berkat digitalisasi proses penaksiran risiko dan tata kelola berbasis kecerdasan buatan (AI Governance), risiko kredit bermasalah berhasil ditekan:

  • NPL Gross: Turun ke level psikologis 2,99% dari sebelumnya 3,3% pada Juni tahun lalu.

  • Loan at Risk (LAR): Menyusut signifikan menjadi 18,6% (turun dari 20,2%).

  • Cost of Credit (CoC): Dipangkas tajam dari 2,0% menjadi tinggal 0,7% per Semester I-2026.

    • Baca juga: Akomodir Penghasilan Sampingan Gen Z, Danantara Rancang Skema KPR Adaptif

Dari sisi pendanaan, posisi DPK yang solid di angka Rp 433,00 triliun turut ditopang oleh efisiensi biaya dana (Cost of Fund) yang stabil di kisaran 3,01%, berkat ekspansi pengguna aplikasi superapp Bale by BTN yang kini menembus 4,3 juta pengguna aktif secara nasional.***

Tags: #KPR SubsidiBale by BTNbank btnBBTNDanantaraKredit PensiunLaba Bersih BTNNixon NapitupuluNPL BTNSMBC Indonesia
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Berkat Efisiensi CASA, Cost of Fund (CoF) BBTN Susut Jadi 3%

Selanjutnya

Ogah Naikkan Tarif, Menkeu Purbaya Pilih Strategi ‘Angsa Emas’

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 14:04

Penyaluran KUR BRI tembus Rp103,81 triliun per Juni 2026 untuk 2 juta debitur. Sebanyak 487 ribu UMKM berhasil graduasi disokong...

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Dari Den Haag hingga Amsterdam, BNI Dampingi Waroeng Padang Lapek Bawa Cita Rasa Minang ke Eropa

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 13:42

BNI dukung ekspansi Waroeng Padang Lapek milik diaspora Suprapti di Belanda. Biayai central kitchen Den Haag hingga pembukaan cabang baru...

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 13:39

CIMB Niaga Syariah resmikan Syariah Digital Branch di Batam. Hadirkan konsep hybrid banking, kerja sama payroll RS, dan penyaluran mesin...

Momentum Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri Dorong 56 Ribu Debitur KUR Naik Kelas

Momentum Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri Dorong 56 Ribu Debitur KUR Naik Kelas

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 10:29

Sambut Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri dorong 56 ribu UMKM naik kelas & salurkan KUR Rp25,63 triliun per Juli 2026....

BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO

BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 09:21

BNI perkuat tata kelola SDM lewat lisensi BNSP untuk LSP BNI & sertifikasi ISO BNI CorpU. Langkah ini dukung transformasi...

Kesenjangan Tembus 24,04 Poin: Phi Institute Peringatkan Risiko Inklusi Keuangan Semu

Kesenjangan Tembus 24,04 Poin: Phi Institute Peringatkan Risiko Inklusi Keuangan Semu

oleh Sandy Romualdus
13 Agustus 2026 - 06:15

Phi Institute soroti gap 24,04% antara literasi (69,57%) dan inklusi keuangan (93,61%) hasil SNLIK 2026. Berisiko picu penipuan & pinjol...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Keras Dan Menghantam

    Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenkeu Monitor 490 Daerah Tertekan Fiskal, Siapkan Suntikan Dana Belanja Pegawai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Ekonomi Banyumas Raya Tumbuh Kuat di Triwulan I-2026, BI Waspadai Risiko Kekeringan

Ekspansi Global BUMN: K&K Advocates dan Bird & Bird Bedah Mitigasi Risiko Hukum Lintas Negara

Pacu Semen Hijau dan Bahan Bakar Alternatif, SIG Buktikan Competitive Advantage Berbasis ESG

Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

Dari Den Haag hingga Amsterdam, BNI Dampingi Waroeng Padang Lapek Bawa Cita Rasa Minang ke Eropa

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Momentum Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri Dorong 56 Ribu Debitur KUR Naik Kelas

BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO

Kesenjangan Tembus 24,04 Poin: Phi Institute Peringatkan Risiko Inklusi Keuangan Semu

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Atasi Hambatan Investasi, Satgas P2SP Selesaikan 58 Aduan Pelaku Usaha hingga April 2026

Ogah Naikkan Tarif, Menkeu Purbaya Pilih Strategi 'Angsa Emas'

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance