GOTO berencana membatalkan 32,19 miliar saham tresuri hasil buyback 2024–2025 lewat skema pengurangan modal.
Stabilitas.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan rencana pengurangan modal perseroan. Emiten ekosistem teknologi ini bakal membatalkan sebanyak 32,19 miliar saham tresuri yang diperoleh dari aksi pembelian kembali (buyback) saham periode 2024–2025.
Saham yang dieksekusi tersebut merupakan seluruh saham Seri A hasil buyback yang dihimpun perseroan sejak 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025. Semula, kantong saham tresuri tersebut dialokasikan untuk pelaksanaan program kepemilikan saham karyawan dan manajemen (Employee/Management Stock Option Plan atau ESOP/MSOP).
Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menjelaskan bahwa perseroan memutuskan mengubah rencana pengalihan saham tresuri setelah menimbang kondisi pasar global maupun domestik, dinamika industri, serta efisiensi struktur permodalan perusahaan.
BERITA TERKAIT
“GOTO memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan Program ESOP/MSOP Menggunakan Saham Tresuri dan mengubah rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali dengan cara pengurangan modal,” tulis Hans dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, dikutip Kamis (30/7).
Hans menegaskan, GOTO akan meminta persetujuan dari para pemegang saham mengenai rencana pemangkasan modal tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) setelah seluruh tahapan persiapan dan kajian internal tuntas.
Di samping paket 32,19 miliar saham tersebut, GOTO saat ini masih mengkaji skema pengalihan atas 7,59 miliar saham Seri A lainnya yang merupakan hasil buyback periode 19 Juni 2025 hingga 18 Juni 2026.
Manajemen memastikan bahwa penyesuaian alokasi dan rencana pembatalan saham tresuri ini tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan ke depan. ***

















