• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

Menakar Peluang dan Risiko Digitalisasi: Gagasan Besar di Forum Riset OJK

by Sandy Romualdus
8 Oktober 2025 - 10:37
56
VIEWS
Menakar Peluang dan Risiko Digitalisasi: Gagasan Besar di Forum Riset OJK
0
SHARES
56
VIEWS

Stabilitas.id – Langit Yogyakarta yang teduh menjadi saksi ketika para pemikir keuangan, regulator, dan akademisi dari berbagai negara berkumpul membahas satu hal besar: masa depan sistem keuangan di tengah badai disrupsi digital. Di podium utama The 3rd OJK International Research Forum 2025, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar membuka forum dengan kalimat reflektif, “Yang paling penting adalah kita melihat dua perubahan besar—disrupsi teknologi dan pergeseran geopolitik—bukan hanya dari sisi ancaman, tapi juga peluang luar biasa yang bisa kita manfaatkan untuk bangsa.”

Ucapan Mahendra merangkum semangat forum dua hari yang berlangsung pada 6–7 Oktober 2025 itu: mencari titik keseimbangan antara inovasi dan pengawasan, antara percepatan dan kehati-hatian. Dalam lanskap keuangan global yang terus berubah, OJK ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tapi juga pemain yang siap bersaing.

  • Baca juga: Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

BERITA TERKAIT

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Kenalkan Tokenisasi Aset Riil di Unair: OJK Minta Mahasiswa Cermati Prinsip 2L dan Hindari FOMO

Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

Gagal Pulihkan Kinerja: OJK Cabut Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital

Digital Resilience: Antara Inovasi dan Risiko

Mahendra menekankan pentingnya konsep digital resilience, ketahanan sistem keuangan dalam menghadapi perubahan yang digerakkan oleh teknologi. Menurutnya, kemajuan digital membawa peluang luar biasa bagi inklusi keuangan dan efisiensi industri, namun juga membuka ruang risiko baru—dari penyalahgunaan data hingga serangan siber.

“Kata kunci digital resilience menjadi sangat penting, menyeimbangkan antara peluang yang luar biasa dengan kemampuan kita untuk memitigasi dan mengendalikannya,” ujarnya.

Dalam konteks itu, OJK memperkuat kebijakan pengawasan dan mendorong penyusunan kode etik baru di industri jasa keuangan, agar transformasi digital tetap berada di jalur yang aman dan beretika.

AI dan Transformasi Struktur Tenaga Kerja

Hari kedua forum dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara. Ia menyoroti gelombang besar kecerdasan buatan (AI) yang mulai mengubah struktur pasar tenaga kerja global. Berdasarkan data World Economic Forum, permintaan terhadap profesi Big Data Specialist, FinTech Engineer, dan AI & Machine Learning Specialist diperkirakan melonjak lebih dari 80% dalam lima tahun ke depan.

“Perubahan ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja untuk beralih ke sektor digital, asalkan didukung strategi reskilling dan upskilling yang tepat,” ujar Mirza.

  • Baca juga: Kenalkan Tokenisasi Aset Riil di Unair: OJK Minta Mahasiswa Cermati Prinsip 2L dan Hindari FOMO

Menurutnya, Indonesia perlu membangun ekosistem talenta digital yang adaptif agar transisi menuju ekonomi digital berlangsung adil dan kompetitif.

Di saat bersamaan, OJK tengah merumuskan kebijakan tata kelola AI di sektor perbankan sebagai langkah antisipatif. Tak hanya mengatur industri, transformasi digital juga sudah diterapkan di internal OJK melalui OSIDA (OJK SupTech Integrated Data Analytics), sebuah platform analitik terpadu berbasis data yang memperkuat fungsi pengawasan.

Riset sebagai Pondasi Kebijakan

Forum riset internasional ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa kebijakan yang tangguh harus berakar pada penelitian yang kuat. Dalam sesi penutupan, Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan dan Modal Ventura OJK, menegaskan bahwa riset bukan pelengkap, melainkan fondasi dari kebijakan publik.

“Kami memandang semua ini kita lakukan demi kebaikan negeri ini. Riset adalah basis untuk membuat kebijakan, termasuk di OJK. Dengan itu, kita yakin Indonesia Emas 2045 bisa kita capai,” tutur Agusman.

Forum ini diikuti lebih dari 350 peserta luring dan 2.000 peserta daring, menghadirkan pakar dari dalam dan luar negeri. Selain diskusi tematik seputar AI dan stabilitas keuangan, ajang ini juga menampilkan finalis Karya Tulis Ilmiah Karisma 2025, kompetisi yang diikuti hampir 300 karya riset.

Juara pertama diraih oleh Eunizoe Lael Octauno dan Cakasana Hanun Atmaka lewat karya berjudul “Ripples from the White House – Unmasking Global Stock Shocks and Indonesia’s Fragile Exposure.” Sementara juara kedua, karya bertema Green Finance dan AI dari Salwa Rizqina cs, menyoroti potensi integrasi data satelit untuk kebijakan hijau. Ketiga, tim Erin Glory Pavayosa menelaah efek suku bunga terhadap transmisi kredit.

Delapan karya terbaik akan diterbitkan di International Journal of Financial Systems (IJFS) yang dikelola OJK—sebuah langkah kecil menuju tradisi kebijakan berbasis riset yang lebih kuat.

Menatap Indonesia Emas 2045

Dari balik ruang konferensi di Yogyakarta itu, semangat riset dan kolaborasi terasa kian nyata. Forum ini bukan sekadar pertemuan tahunan, tapi bagian dari perjalanan panjang membangun ketahanan sistem keuangan di era kecerdasan buatan dan ketidakpastian global.

  • Baca juga: Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

Seperti diungkap Mahendra, keseimbangan antara inovasi dan etika adalah kunci. Di tangan para regulator, akademisi, dan inovator muda yang lahir dari forum semacam ini, masa depan sektor keuangan Indonesia sedang dirajut—pelan, tapi pasti. ***

 

Tags: #Mirza AdityaswaraAgusmanAI governancedigital resilienceIndonesia Emas 2045Kecerdasan BuatanMahendra SiregarojkOJK International Research ForumOSIDAriset keuanganSektor Keuangan
 
 
 
 
 
Previous Post

Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

Next Post

Stabilitas Edisi 217 : Jalan Mulus Berkat Stimulus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:45

OJK menjatuhkan denda rekor total Rp2,1 triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN atas pelanggaran manipulasi pasar dan penjatahan semu penawaran...

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Buka Lapak Kuliner Nusantara di Ajang Balap Dunia

Kenalkan Tokenisasi Aset Riil di Unair: OJK Minta Mahasiswa Cermati Prinsip 2L dan Hindari FOMO

by Stella Gracia
14 Oktober 2026 - 09:08

OJK menggelar Digital Financial Literacy 2026 di Unair Surabaya untuk mengedukasi mahasiswa mengenai peluang tokenisasi RWA dan prinsip investasi 2L....

Operasi Senyap di Gedung BNPB: KPK Amankan Sejumlah Pihak dan Gelar Perkara Kilat

Operasi Senyap di Gedung BNPB: KPK Amankan Sejumlah Pihak dan Gelar Perkara Kilat

by Stella Gracia
14 Oktober 2026 - 09:08

KPK menggelar OTT terhadap pejabat BNPB dengan pendampingan Puspom TNI di Jakarta, status hukum pihak terperiksa diumumkan dalam 1x24 jam....

Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 23:01

OJK dan BI menjadi tuan rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali, mempertemukan 300 pengawas bank dari 60 negara guna membahas risiko...

Bedah RUU Perampasan Aset: Urgensi, Titik Kritis, dan Syarat Mutlak Enam Pagar Pelindung

Bedah RUU Perampasan Aset: Urgensi, Titik Kritis, dan Syarat Mutlak Enam Pagar Pelindung

by Sandy Romualdus
12 Oktober 2026 - 11:39

Pakar hukum merumuskan enam pagar pelindung RUU Perampasan Aset guna mencegah penyalahgunaan kekuasaan aparat dalam skema sita tanpa pidana (NCBAF)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Stabilitas Edisi 217 : Jalan Mulus Berkat Stimulus

Stabilitas Edisi 217 : Jalan Mulus Berkat Stimulus

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance