• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Transformasi BPD: Dari Pengelola Dana Daerah Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi

by Sandy Romualdus
19 April 2026 - 16:28
48
VIEWS
Transformasi BPD: Dari Pengelola Dana Daerah Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi
0
SHARES
48
VIEWS

Stabilitas.id – Bank Pembangunan Daerah (BPD) kini menghadapi tuntutan strategis untuk melakukan transformasi fundamental. Tidak lagi cukup sekadar menjadi pengelola dana pemerintah daerah, BPD didorong untuk menjadi “orkestrator” aliran dana daerah sekaligus motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional melalui inovasi pembiayaan yang produktif dan terukur.

Pesan ini disampaikan secara tegas oleh Ketua Umum ASBANDA, Agus H. Widodo, dalam Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia yang diselenggarakan di Solo. Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan daerah.

  • Baca juga: Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Urgensi Transformasi di Tengah Keterbatasan Fiskal

BERITA TERKAIT

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Luncurkan Roadmap 2026–2030: OJK Dorong Bank Masuk Era ‘Universal Banking’ dan Uji Risiko Iklim

Salurkan KUR Rp29,53 Triliun: Bank Mandiri Guyur Sektor Produksi Rp19 Triliun

Bukan Menyerahkan Kendali ke Mesin, LPPI Dorong Bankir Berkolaborasi dengan AI

Agus H. Widodo menyoroti perubahan lanskap ekonomi serta tantangan keterbatasan ruang fiskal pemerintah daerah yang menuntut BPD untuk lebih proaktif. Menurutnya, BPD memiliki keunggulan struktural—seperti kedekatan dengan pemerintah daerah dan jaringan yang luas hingga ke tingkat akar rumput—yang tidak dimiliki oleh bank lain.

“Ke depan, BPD tidak cukup hanya berperan sebagai pengelola dana pemerintah daerah. BPD harus bertransformasi menjadi orkestrator aliran dana daerah yang mampu menggerakkan ekonomi secara aktif dan berkelanjutan,” ujar Agus dalam sambutannya.

Ia menambahkan, setiap rupiah yang berputar di daerah harus memberikan nilai tambah ekonomi, mendorong produktivitas, serta memperkuat sektor riil.

Strategi dan Pilar Transformasi

Untuk merealisasikan transformasi ini, ASBANDA menetapkan tiga pilar utama bagi BPD agar mampu “naik kelas”:

  1. Penguatan Tata Kelola: Memperkuat manajemen risiko agar lebih kredibel dan transparan.

  2. Inovasi Pembiayaan: Mengembangkan instrumen pembiayaan yang lebih produktif dan berdampak langsung pada masyarakat.

  3. Pendalaman Ekosistem: Memperdalam peran BPD dalam ekosistem ekonomi daerah secara menyeluruh.

Dalam konteks inovasi pembiayaan, Agus menekankan bahwa pinjaman daerah tidak boleh lagi hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Ia mendorong optimalisasi pinjaman daerah untuk sektor-sektor krusial lainnya, yaitu:

  • Baca juga: Luncurkan Roadmap 2026–2030: OJK Dorong Bank Masuk Era ‘Universal Banking’ dan Uji Risiko Iklim
  • Penguatan layanan publik.

  • Peningkatan kualitas sektor kesehatan dan pendidikan.

  • Pengembangan UMKM dan penguatan ekonomi lokal.

“Pinjaman daerah harus dipandang sebagai instrumen strategis untuk menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah, bukan sekadar sumber pembiayaan jangka pendek,” jelas Agus.

Terkait kebijakan tersebut, ASBANDA juga telah mengajukan pendekatan kebijakan yang lebih presisi kepada regulator agar pembiayaan sektor publik dapat dilakukan secara optimal dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian (prudent).

Kolaborasi: Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan bahwa kunci pembangunan daerah terletak pada kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Ia mengajak seluruh elemen untuk meninggalkan pola kerja individualistik.

“Membangun daerah tidak bisa sendiri. Kita bukan superman, tapi super tim. Semua harus berkolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Luthfi.

Luthfi juga menggarisbawahi bahwa BPD harus hadir sebagai solusi atas tantangan ekonomi daerah, mulai dari menunjang investasi, menjaga stabilitas ekonomi, hingga menjadi mitra utama dalam memperkuat sektor riil, khususnya UMKM.

Harapan Masa Depan

Seminar ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi BPD untuk mengubah wajah institusinya menjadi lebih modern, adaptif, dan berdampak nyata. Keberhasilan BPD ke depan tidak lagi diukur hanya dari laporan kinerja keuangan semata, melainkan dari sejauh mana kontribusinya dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di daerah masing-masing.

  • Baca juga: Salurkan KUR Rp29,53 Triliun: Bank Mandiri Guyur Sektor Produksi Rp19 Triliun

“Masa depan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya APBD, tetapi oleh kemampuan kita dalam mengelola dan mengarahkan aliran dana untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” tutup Agus.***

Tags: #Pertumbuhan Ekonomi#UMKMAhmad Luthfiasbandabank pembangunan daerahbpdEkonomi Daerahinvestasipembiayaan daerahperbankan IndonesiaSeminar EkonomiTransformasi BPD
 
 
 
 
 
Previous Post

OJK Dorong Literasi Keuangan Masuk Sistem Pendidikan Formal demi Ketahanan Finansial

Next Post

BNI Pastikan Pengembalian Dana Nasabah CU Paroki Aek Nabara, Kerugian Capai Rp28 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Apresiasi Layanan Pensiun Prima: Dirut Bank BPD Bali Nyoman Sudharma Tegaskan Komitmen Sinergi Digital

by Sandy Romualdus
14 Oktober 2026 - 20:31

Bank BPD Bali meraih predikat Terbaik II Mitra Kerja Pembayaran Pensiun dari PT Taspen dan Ditjen Perbendaharaan atas layanan prima...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BNI Perkuat Edukasi Anti-Phishing, Kenalkan Panduan Aman PERIKSA untuk Nasabah Korporasi

BNI Pastikan Pengembalian Dana Nasabah CU Paroki Aek Nabara, Kerugian Capai Rp28 Miliar

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance