• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Mei 11, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

OJK Dorong Literasi Keuangan Masuk Sistem Pendidikan Formal demi Ketahanan Finansial

oleh Stella Gracia
18 April 2026 - 20:17
25
Dilihat
OJK Dorong Literasi Keuangan Masuk Sistem Pendidikan Formal demi Ketahanan Finansial
0
Bagikan
25
Dilihat

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda dengan mengintegrasikan pendidikan keuangan ke dalam sistem pendidikan formal. Langkah strategis ini dinilai krusial untuk membentuk fondasi masyarakat yang memiliki kesadaran dan ketahanan finansial sejak dini.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menegaskan bahwa literasi keuangan bukan sekadar penguasaan teori, melainkan alat untuk mencapai kesehatan keuangan jangka panjang.

“Literasi keuangan harus mampu diwujudkan menjadi kesehatan keuangan. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga ketahanan, kemampuan mengambil keputusan yang tepat, serta kesejahteraan keuangan bagi generasi muda,” ujar Dicky dalam OJK International Webinar yang menjadi rangkaian peringatan Global Money Week (GMW) 2026, Jumat (17/4/2026).

BERITA TERKAIT

Bunga Kredit Perbankan Maret 2026 Melandai ke 8,76%, OJK Prediksi Tren Berlanjut

Pengurus Ditahan Kejati, OJK Awasi Intensif KoinP2P dan Panggil Pemegang Saham

Putus Kontraktor Penagihan, Indosaku Jalankan Sanksi OJK dan Perketat QC Internal

Laba Melesat 236%, Sun Life Indonesia Rilis Solusi Kesehatan Syariah ‘SHIFA Signature’

Pentingnya Edukasi Sejak Dini

Dalam webinar bertema “From Early Education to Financial Health: Integrating Financial Literacy into Formal Education Systems” tersebut, Chair of the OECD International Network on Financial Education (OECD/INFE), Magda Bianco, mengungkapkan bahwa literasi keuangan adalah modal vital bagi masyarakat untuk memanfaatkan peluang sekaligus meminimalkan risiko di tengah maraknya instrumen investasi baru.

Magda merinci dua alasan utama mengapa kompetensi keuangan harus diajarkan di bangku sekolah:

  • Retensi Pengetahuan: Pengetahuan yang diperoleh sejak dini akan lebih mudah tertanam dan dikuasai hingga individu beranjak dewasa.

  • Reduksi Kesenjangan: Pembelajaran sejak usia dini membantu mengurangi kesenjangan akibat perbedaan latar belakang sosial ekonomi, sehingga setiap siswa memiliki kesempatan yang setara untuk menghadapi masa depan.

Menurut Magda, bukti empiris menunjukkan bahwa kompetensi keuangan yang mumpuni dapat meningkatkan ketahanan individu dalam menghadapi guncangan, menghindarkan dari jeratan utang berlebih, serta mendorong keputusan investasi yang rasional.

Inisiatif ‘Smart Money Talks’

Tahun ini, perayaan GMW 2026 mengusung tema “Smart Money Talks”. Inisiatif global yang digagas oleh OECD/INFE ini menekankan pentingnya percakapan terbuka mengenai keuangan di lingkungan keluarga, sekolah, dan komunitas. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan cara berpikir kritis, perilaku keuangan yang bertanggung jawab, serta kepercayaan diri finansial bagi para peserta didik.

Webinar ini diikuti oleh sekitar 3.000 peserta yang mencakup perwakilan kementerian/lembaga, industri jasa keuangan, akademisi, hingga mahasiswa. OJK memandang bahwa kolaborasi berkelanjutan antara regulator, pendidik, dan industri menjadi kunci untuk membangun ekosistem literasi keuangan yang kuat dan inklusif di Indonesia.

Upaya integrasi ke dalam kurikulum pendidikan formal ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kesejahteraan individu, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas sistem keuangan nasional dan efektivitas kebijakan moneter di masa depan.***

Tags: Dicky KartikoyonoGlobal Money Week 2026ketahanan finansialliterasi keuanganOECDojkPendidikan FormalSmart Money Talks
 
 
 
 
Sebelumnya

OJK Minta BNI Tuntaskan Kasus Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Selanjutnya

Transformasi BPD: Dari Pengelola Dana Daerah Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dunia Masih Tertekan, BI Ungkap 3 Tantangan Besar yang Menghadang Ekonomi RI

Cek Dompet Anda! Ini Daftar Rupiah Lama yang Segera Tak Laku dan Batas Waktu Tukarnya

oleh Stella Gracia
11 Mei 2026 - 11:59

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksa koleksi uang tunai mereka. Sejumlah pecahan Rupiah emisi lama dipastikan...

Sinergi BI-BNM: Digitalisasi Sistem Pembayaran Jadi Fokus Kerja Sama Bilateral Terbaru

Risiko Finansial Kian Kompleks, BI Tekankan Pentingnya Otonomi dan Integrasi Kebijakan

oleh Sandy Romualdus
11 Mei 2026 - 11:46

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menyerukan pentingnya respons kebijakan yang terintegrasi di tengah pergeseran arsitektur keuangan global yang ditandai dengan...

Sinergi BI-BNM: Digitalisasi Sistem Pembayaran Jadi Fokus Kerja Sama Bilateral Terbaru

Sinergi BI-BNM: Digitalisasi Sistem Pembayaran Jadi Fokus Kerja Sama Bilateral Terbaru

oleh Sandy Romualdus
11 Mei 2026 - 11:40

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia (BNM) resmi memperdalam komitmen kerja sama bilateral melalui penandatanganan Nota Kesepahaman...

Strategi Menjaga ‘Cash Flow’, Maybank Indonesia Berbagi Tips Evaluasi Keuangan Tengah Tahun

Strategi Menjaga ‘Cash Flow’, Maybank Indonesia Berbagi Tips Evaluasi Keuangan Tengah Tahun

oleh Stella Gracia
11 Mei 2026 - 11:24

Stabilitas.id – Memasuki kuartal II/2026, dinamika ekonomi yang fluktuatif menuntut masyarakat untuk lebih jeli dalam memantau kesehatan finansial. Maybank Indonesia...

Resiliensi Perbankan Kuat, Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bunga Kredit Perbankan Maret 2026 Melandai ke 8,76%, OJK Prediksi Tren Berlanjut

oleh Stella Gracia
11 Mei 2026 - 11:22

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai tren penurunan suku bunga kredit perbankan nasional masih akan berlanjut. Hal ini didorong...

Pengurus Ditahan Kejati, OJK Awasi Intensif KoinP2P dan Panggil Pemegang Saham

Pengurus Ditahan Kejati, OJK Awasi Intensif KoinP2P dan Panggil Pemegang Saham

oleh Stella Gracia
11 Mei 2026 - 11:20

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan dukungan penuh terhadap proses penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Minta BNI Tuntaskan Kasus Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

Cek Dompet Anda! Ini Daftar Rupiah Lama yang Segera Tak Laku dan Batas Waktu Tukarnya

Anggaran Motor Listrik BGN Rp1,05 Triliun ‘Bobol’, Menkeu Purbaya ungkap Pemicunya

Genjot Likuiditas, Pemerintah Percepat Restitusi PPh WP Badan dengan Omzet s.d Rp50 Miliar

Risiko Finansial Kian Kompleks, BI Tekankan Pentingnya Otonomi dan Integrasi Kebijakan

Keyakinan Konsumen April 2026 Menguat, Didorong Persepsi Ketersediaan Lapangan Kerja

Sinergi BI-BNM: Digitalisasi Sistem Pembayaran Jadi Fokus Kerja Sama Bilateral Terbaru

Strategi Menjaga ‘Cash Flow’, Maybank Indonesia Berbagi Tips Evaluasi Keuangan Tengah Tahun

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Transformasi BPD: Dari Pengelola Dana Daerah Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi

Transformasi BPD: Dari Pengelola Dana Daerah Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance