Jakarta – Lebih dari 10.000 pengunjung menghadiri Hong Kong Lifestyle Expo pertama yang digelar Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, yang berakhir Sabtu (17/3). Antusiasme yang tidak hanya datang dari para peserta pameran tapi juga dari para pengunjung yang datang, menunjukkan penerimaan positif akan produk-produk gaya hidup yang dipamerkan.
Pengunjung asal Jakarta, Widya, mengatakan dirinya sangat senang dengan produk yang dipamerkan di Lifestyle Expo. "Barangnya bagus-bagus. Saya sering ke Hong Kong untuk beli barang dan sekarang ada di Indonesia, saya senang sekali," katanya. Widya juga mengungkapkan dia tertarik melakukan transaksi bisnis dengan beberapa peserta pameran. "Ada beberapa produk yang saya yakin akan diterima dengan baik oleh pasar Indonesia," sambungnya.
Dari sisi exhibitor (peserta pameran), hampir seluruh peserta pameran mengaku terkejut akan respon positif konsumen Indonesia. Cattivo Jewellery Ltd misalnya, yang mendapat banyak ajakan bekerjasama untuk memperluas pasar mereka di Indonesia. "Banyak yang tertarik untuk menjadi reseller di Indonesia," tutur Creative Head & Manager Cattivo Thomas Tjiong.
BERITA TERKAIT
Secara keseluruhan, performa tiga hari pameran tersebut menunjukkan resistensi dan stabilitas ekonomi Indonesia, begitu juga dengan tumbuhnya minat konsumen akan produk-produk lifestyle yang ditawarkan Hong Kong dan Guangdong.
Lifestyle Expo in Jakarta tersebut diikuti 200 perusahaan dari Hong Kong dan Provinsi Guangdong dan merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) di Indonesia, bekerjasama dengan Guangdong Province Department of Foreign Trade and Economic Cooperation (GD-DOFTEC) dan China Council for the Promotion of International Trade Guangdong Sub-Council (CCPIT), serta berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) . Sebelumnya, Lifestyle Expo dihelat di China, India dan Polandia.
Pameran tersebut menawarkan berbagai produk gaya hidup yang terbagi menjadi lima kategori yakni Consumer Electronics, Gifts and Premiums, Produk Rumah Tangga dan barang elektronik (Household products and electrical appliances), Produk Fashion dan Aksesoris (Fashion and Fashion Accessories), serta Arloji dan Jam hias (Watches and Clocks).
Sebelumnya, pada pembukaan Lifestyle Expo Jakarta, Kamis (15/3) Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifudin Hasan mengatakan LEJ diharapkan menjadi gerbang yang akan membuka peluang bisnis dan investasi antara Indonesia dan China, melalui Hong Kong. "Saya berharap LEJ bisa meningkatkan kerjasama ekonomi antara kedua negara, sekaligus mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah di Indonesia," ujarnya.
Pendapat tersebut diamini Direktur Eksekutif HKTDC Fred Lam yang optimistis LEJ akan memperkuat pondasi hubungan jangka panjang, terutama antara Indonesia dan Hong Kong. "Lebih dari sekedar pameran produk, Lifestyle Expo menghubungkan buyer dan supplier melalui seminar, business-matching serta informasi layanan jasa bisnis yang meliputi berbagai sektor industri," papar Lam.
Di Lifestyle Expo Jakarta, terdapat 1400 pertemuan business-matching yang menunjukkan ketertarikan pelaku bisnis Indonesia untuk meningkatkan kerjasama perdagangan Indonesia-Hong Kong.





.jpg)










