• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Pengamat: Tingkatkan Kapasitas Pengolahan Migas

by Stella Gracia
24 Juni 2019 - 00:00
10
VIEWS
Pengamat: Tingkatkan Kapasitas Pengolahan Migas
0
SHARES
10
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas— Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan meminta pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pengolahan energi migas di dalam negeri. Peningkatan kapasitas pengolahan energi migas penting dilakukan supaya dapat meningkatkan kualitas produk ekspor yang sejalan dengan peningkatan potensi pendapatan.

“Pemerintah perlu Neraca dagang sektor migas Indonesia terus menerus defisit karena nilai impor migas yang terus membesar,”kata Pingkan di Jakarta, Senin (24/6/2019)

  • Baca juga: Neraca Dagang RI Surplus US$4,30 Miliar, Cetak Rekor 61 Bulan Beruntun

Menurutnya, ada dua hal yang membuat Indonesia akan terus dibayangi oleh defisit neraca perdagangan. Pertama adalah meningkatnya nilai impor, salah satunya adalah migas, dan komoditas ekspor yang belum memiliki nilai tambah. Terkait tingginya nilai impor migas, Indonesia masih banyak mengekspor minyak mentah dan pada akhirnya harus kembali mengimpor komoditas yang sama setelah diolah ke dalam bentuk yang siap digunakan.

BERITA TERKAIT

Neraca Dagang RI Surplus US$4,30 Miliar, Cetak Rekor 61 Bulan Beruntun

Mendag: Neraca Perdagangan Lanjutkan Surplus di Januari 2024

Pingkan juga menjelaskan, Indonesia masih mengandalkan pasokan liquid petroleum gas (LPG) untuk ekspor. Namun sebenarnya permintaan global untuk komoditas ini tidak terlalu signifikan. Kebijakan struktural untuk menanggapi situasi ini perlu dipersiapkan agar Indonesia tidak terlampau reaktif dengan gejolak perekonomian global.

“Penguatan ekspor pada sektor non-migas perlu digenjot untuk dapat menekan selisih dengan sektor migas yang acap kali mengalami defisit. Upaya ini dapat dilakukan dengan melakukan diversifikasi produk terutama produk olahan dan ekstensifikasi pasar dengan memperhatikan negara-negara potensial untuk produk utama ekspor Indonesia,” tambahnya.

  • Baca juga: Mendag: Neraca Perdagangan Lanjutkan Surplus di Januari 2024

Neraca perdagangan April 2019 mengalami defisit sebesar USD 2,5 miliar. Angka ini merupakan defisit bulanan yang terparah sepanjang sejarah. Sebelumnya, Indonesia mencatatkan defisit neraca dagang bulanan tertingginya pada bulan Juli 2013 dengan angka USD 2,3 miliar. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian bagi pemerintah untuk mengatasi gejolak neraca perdagangan yang masih mungkin terjadi sepanjang tahun ini. Mengingat, pada bulan Maret 2019 yang lalu neraca dagang kita surplus dengan angka USD 0,54 miliar.

Menurutnya, jika ditelisik dengan perbandingan month-to-month (mtm), jelasnya, kuartal pertama 2019 menggambarkan fluktuasi pada neraca dagang Indonesia. Pada bulan Januari, Indonesia mengalami defisit sebesar USD 1,16 miliar. Namun kenyataan berbeda terjadi pada bulan Februari dan Maret karena neraca perdagangan mencatatkan surplus masing-masing pada angka USD 0,33 miliar dan USD 0,54 miliar. Secara kumulatif, kuartal pertama tahun ini neraca dagang Indonesia mengalami defisit sebesar USD 190 juta. Hanya saja selama kuartal pertama tahun ini neraca dagang pada sektor migas tidak beranjak dari keadaan defisit. BPS mencatat ekspor migas pada rentang waktu Januari hingga April mencapai USD 4,22 miliar.

Sedangkan nilai impor migas mencapai angka USD 6,99 miliar. Hal ini menyebabkan defisit pada neraca perdagangan sebesar USD 2,76 miliar. Memasuki kuartal kedua, neraca perdagangan migas masih mengalami defisit yaitu sebesar USD 1,49 miliar. Kondisi inilah yang membuat neraca dagang pada bulan April kembali mengalami defisit.

“Memang untuk saat ini Indonesia masih membuka keran impor yang cukup lebar untuk memenuhi kebutuhan migas domestik. Kondisi ekspor kita pada sektor migas masih kalah bersaing jika dibandingkan dengan intensitas impor.,”ujar Pingkan.

  • Baca juga: Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

Dirinya melanjutkan hal ini terjadi terlebih memasuki bulan Ramadhan yang lalu, pemerintah membuka keran impor migas guna memastikan pasokan yang ada dapat mencukupi tingginya permintaan akan minyak dari sejumlah besar masyarakat yang melakukan mudik menggunakan jalur transportasi darat. Selain itu, dinamika perekonomian global juga turut berpengaruh.

“Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS pun turut berdampak pada besaran nominal impor,”pungkas Pingkan.

Tags: neraca dagang
 
 
 
 
 
Previous Post

Neraca Dagang Mei 2019 Surplus

Next Post

Kemendag Dorong Mahasiswa Berwirausaha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sejarah Uang

Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

by Stella Gracia
21 Oktober 2026 - 14:20

INDEF menyoroti fenomena makan tabungan akibat inflasi pangan di atas 5 persen yang membuat rata-rata saldo tabungan di bawah Rp100...

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

by Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

by Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

by Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

by Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

by Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

Soroti AI hingga Green Transformation, Pameran INCHEM TOKYO 2027 Gandeng Industri Global

JLL Ungkap Pasar Properti Indonesia Masuki Era Desentralisasi dan Aset Digital

Gandeng Danantara dan BNSP, Kemnaker Perkuat Ekosistem Sertifikasi Tenaga Kerja BUMN

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

PT SMT Didenda Rp1,5 Triliun di Kasus Saham DSSA, OJK Juga Sanksi AH Ltd dan TC Pte Ltd

Respons Konsultasi MSCI, OJK Sudah Gelar 16 Dialog Investor dan Pacu Aturan Free Float 15 Persen

Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Kemendag Dorong Mahasiswa Berwirausaha

Kemendag Dorong Mahasiswa Berwirausaha

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance