• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pajak Tumbuh 20 Persen, Core Indonesia Sebut Fondasi Fiskal 2026 Masih Rapuh

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 10:45
17
Dilihat
Pemerintah Akhirnya Relaksasi Aturan Tax Amnesty
0
Bagikan
17
Dilihat

Stabilitas.id – Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memberikan peringatan keras terkait risiko jebolnya target penerimaan pajak atau shortfall pada akhir tahun 2026. Ruang fiskal pemerintah dinilai tetap rapuh meski realisasi penerimaan awal tahun mencatatkan pertumbuhan dua digit.

Direktur Riset Bidang Makroekonomi Core Indonesia Akhmad Akbar Susanto mengungkapkan bahwa potensi shortfall pajak tahun ini diperkirakan berada pada rentang Rp171 triliun hingga Rp484 triliun. Angka ini mencerminkan tingginya ketidakpastian kapasitas penerimaan negara terhadap target APBN 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun.

“Risiko shortfall ini menunjukkan bahwa ruang fiskal sepanjang 2026 tetap rapuh. Pertumbuhan pajak pada kuartal I/2026 belum bisa dijadikan indikasi bahwa penerimaan aman sepanjang tahun karena penopangnya bersifat sementara,” ujar Akhmad dikutip Senin (4/5/2026).

BERITA TERKAIT

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Rupiah Tembus Rp17.489, Menkeu Pastikan APBN 2026 dalam Posisi ‘Safe Mode’

Jaga Daya Beli, Menkeu Purbaya Siapkan Stimulus Ekonomi Tambahan di Kuartal II/2026

Utang Pemerintah Tembus Rp9.637 Triliun, Kemenkeu: Pengelolaan Tetap Pruden

Pertumbuhan Semu di Kuartal I

Hingga akhir Maret 2026, penerimaan pajak memang terealisasi sebesar Rp394,8 triliun atau tumbuh 20,7% secara tahunan (year-on-year/YoY). Namun, Core menilai kinerja ini lebih banyak ditopang oleh pajak konsumsi, yakni PPN dan PPnBM yang melonjak 57,7% YoY menjadi Rp155,6 triliun.

Akhmad menekankan bahwa kenaikan yang didorong oleh konsumsi bukanlah indikator penguatan struktur pajak yang berkelanjutan. Menurutnya, pertumbuhan yang sehat seharusnya ditopang oleh perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta administrasi perpajakan yang lebih efektif.

“Kami khawatir kinerja kuartal I hanya kuat di permukaan namun rapuh secara fondasi. Jika penerimaan melemah di triwulan berikutnya, tekanan defisit dan kebutuhan pembiayaan akan meningkat tajam,” tambahnya.

Belanja Agresif Tekan Defisit

Di sisi lain, APBN 2026 menunjukkan tren belanja yang sangat agresif sejak awal tahun. Realisasi belanja negara hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp815,0 triliun atau tumbuh 31,4% YoY. Akselerasi ini mencakup belanja pemerintah pusat sebesar Rp610,3 triliun untuk program prioritas dan perlindungan sosial, serta transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp204,8 triliun.

Strategi belanja front-loading ini dinilai berisiko mempersempit ruang fiskal di sisa tahun, terutama dalam menghadapi tekanan geopolitik global dan potensi pembengkakan subsidi energi. Core mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai hilangnya momentum musiman yang dapat memperlebar jarak antara realisasi dan target pendapatan negara. ***

Ringkasan Postur APBN Per 31 Maret 2026:

Instrumen APBN Realisasi Pertumbuhan (YoY) % Terhadap Target
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun 10,5% 18,2%
Penerimaan Pajak Rp394,8 Triliun 20,7% 16,7%
Belanja Negara Rp815,0 Triliun 31,4% 21,2%
Transfer ke Daerah Rp204,8 Triliun – 29,5%

Tags: #Ekonomi IndonesiaAkhmad Akbar Susantoapbn 2026Belanja NegaraCORE IndonesiaDefisit AnggaranPenerimaan PajakPPnRuang Fiskalshortfall pajak
 
 
 
 
Sebelumnya

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3% pada Triwulan I 2026

Selanjutnya

Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun, Dipicu Belanja Agresif Program MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 15:14

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif guna membentengi perekonomian domestik dari rambatan guncangan geopolitik global. Rapat Dewan Gubernur...

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 11:00

Stabilitas.id — Peran perempuan dalam ekosistem domestik kini tidak lagi sekadar sebagai pengelola harian, melainkan motor penggerak stabilitas ekonomi keluarga....

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 10:00

Stabilitas.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fundamental perekonomian nasional pada awal tahun ini berada dalam posisi kokoh...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 09:01

Stabilitas.id — Raksasa produsen semen pelat merah, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus memacu dekarbonisasi di sektor konstruksi lewat...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 09:00

Stabilitas.id — Kementerian Keuangan melaporkan postur kuartalan instrumen fiskal nasional berada dalam kondisi prima. Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Pimpin Sidang Debottlenecking, Menkeu Purbaya Urai Hambatan Investasi di Toba dan Mandalika

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 08:00

Stabilitas.id — Pemerintah terus berupaya mengurai benang kusut birokrasi dan regulasi demi mengamankan kepastian hukum bagi para investor asing. Menteri...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Menkeu Purbaya Optimis APBN 2026 Jadi ‘Shock Absorber’ di Tengah Defisit Rp54,6 Triliun

Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun, Dipicu Belanja Agresif Program MBG

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance