• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

by Sandy Romualdus
4 September 2026 - 19:33
37
VIEWS
AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri
0
SHARES
37
VIEWS

AAUI menyiapkan usulan pembenahan ekosistem ke OJK untuk mengevaluasi target pertumbuhan aset 9% dan RPJMN di tengah penurunan laba industri 32,3% pada Semester I/2026.

Stabilitas.id — Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) tengah menyiapkan usulan dan masukan komprehensif kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait peta jalan industri perasuransian. Langkah ini diambil guna merespons dinamika kinerja Semester I/2026, di mana laba bersih industri terperosok 32,3% (yoy) menjadi Rp5,41 triliun akibat lonjakan klaim serta tantangan struktural yang belum terselesaikan.

  • Baca juga: OJK Serahkan Tambahan Data Aliran Dana dan Aset Dana Syariah Indonesia ke Bareskrim

Ketua Umum AAUI, Budi Herawan, menekankan pentingnya evaluasi target-target jangka panjang agar tetap berbasis pada realitas pasar. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2029, kontribusi sektor asuransi ditargetkan mencapai 10%–11% dari PDB, serta meningkat hingga 20% dari PDB pada Indonesia Emas 2045. Di sisi lain, OJK menargetkan pertumbuhan aset industri sebesar 9% per tahun.

“Kalau kita lihat target RPJMN 2029 itu 10%–11% dari PDB, dan target OJK pertumbuhan aset industri asuransi sampai 9% per tahun, kita harus melihat secara realistis apakah ini bisa tercapai. Basis tahun 2026 ini kita semua mengalami kompresi. Kita sedang menyiapkan usulan masukan ke OJK untuk merumuskan langkah konkret,” ujar Budi di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

BERITA TERKAIT

OJK Serahkan Tambahan Data Aliran Dana dan Aset Dana Syariah Indonesia ke Bareskrim

Perkuat Akuntabilitas Pengawasan Sektor PPDP, OJK Kantongi Sertifikasi ISO 9001:2015 dari SGS

Bulan Inklusi Keuangan 2026 Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Baru di Seluruh Indonesia

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Budi juga menyoroti sejumlah kendala sistemik yang membayangi operasional pelaku usaha, mulai dari keterbatasan kapasitas penyerapan reasuransi di dalam negeri hingga persaingan biaya yang tidak sehat.

“Banyak sekali hal yang harus kita lakukan perbaikan. Belum lagi kondisi kapasitas reasuransi dalam negeri yang memprihatinkan, serta struktur biaya akuisisi atau komisi yang tidak rasional. Secara konsolidasi, ini belum mendapatkan penanganan yang positif,” tambah Budi.

Ringkasan Indikator Keuangan Asuransi Umum Triwulan II/2026

Indikator Keuangan (Rp Miliar)  Q2 2025  Q2 2026  Pertumbuhan (YoY) 
Pendapatan Premi 62.239 61.252 -1,6%
Klaim Bruto 23.934 29.518 +23,3%
Hasil Underwriting 14.076 11.535 -18,1%
Laba Setelah Pajak 7.988 5.410 -32,3%
Nett Loss Ratio 55,9% 62,4% +6,5% pts

Anomali

Dari angka realisasi tersebut, industri asuransi umum Indonesia menghadapi anomali kinerja pada Semester I/2026. Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang solid sebesar 5,29% dan ekspansi kredit perbankan hingga 11,51%, laba bersih industri asuransi umum justru terperosok 32,3% (yoy) menjadi Rp5,41 triliun akibat pembengkakan klaim.

Berdasarkan data AAUI, perolehan premi komulatif terkoreksi 1,6% (yoy) menjadi Rp61,25 triliun. Sebaliknya, total klaim bruto melonjak 23,3% (yoy) mencapai Rp29,52 triliun, yang sebagian besar didorong oleh lini asuransi kredit dan properti.

  • Baca juga: Perkuat Akuntabilitas Pengawasan Sektor PPDP, OJK Kantongi Sertifikasi ISO 9001:2015 dari SGS

Wakil Ketua AAUI, Heru Supriyadi, menilai kondisi makroekonomi dan sektor perbankan sebenarnya sangat kondusif untuk menopang pertumbuhan bisnis asuransi.

“Secara umum kondisi ekonomi Indonesia termasuk yang bagus atau kondusif untuk pertumbuhan asuransi. Pertumbuhan ekonomi tumbuh 5,29%, kredit perbankan tumbuh 11%, dan DPK tumbuh 13%. Kalau perbankan tumbuh dan penyaluran kredit berjalan, seharusnya mencerimkan potensi pertumbuhan bagi industri asuransi,” ujar Heru.

Salah satu penekan utama kinerja operasional adalah lonjakan klaim asuransi kredit yang mengerek loss ratio lini tersebut hingga 99,6%. Pembengkakan klaim mencapai Rp9,28 triliun atau menyumbang 33,9% dari total klaim industri.

Menanggapi hal ini, Heru mengungkapkan adanya penyesuaian strategi dari sejumlah pelaku industri, khususnya perusahaan asuransi BUMN di bawah naungan Danantara, untuk membatasi risiko pada lini asuransi kredit.

“Ada suatu semangat dari asuransi-asuransi di bawah Danantara untuk mengurangi porsi credit insurance. Dalam istilah yang terbaru adalah ‘pemurnian asuransi umum’, sehingga mengurangi porsi yang berkaitan dengan credit insurance. Ini menjadi salah satu penyumbang signifikan pada penurunan perolehan,” jelas Heru.

Ia menambahkan, risiko asuransi kredit yang ditanggung industri saat ini umumnya mendominasi pinjaman segmen menengah ke bawah (di bawah Rp3 miliar hingga Rp5 miliar), sementara kredit korporasi skala besar ditahan oleh internal perbankan.

Prospek Pemulihan Properti dan Isu Mobil Listrik

Selain kredit, pendapatan premi dari lini asuransi properti terkoreksi 13,6% (yoy) menjadi Rp15,51 triliun, sementara nilai klaimnya membengkak 75,8% (yoy) menjadi Rp5,78 triliun. Menurut Heru, penurunan premi properti dipicu oleh ketidaksesuaian jadwal (mismatch) perpanjangan polis.

“Untuk properti, ada mismatch waktu yang biasanya renewal. Nanti saya yakin di triwulan III sudah recover lagi untuk pasar properti,” tegasnya.

  • Baca juga: Bulan Inklusi Keuangan 2026 Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Baru di Seluruh Indonesia

Di sisi lain, penetrasi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang mencapai pangsa pasar 15,9% turut membuka tantangan baru. AAUI mencatat penutupan risiko untuk mobil listrik masih menunjukkan anomali karena industri masih mengkaji skema tarif premi yang ideal serta pengendalian biaya klaim komponen baterai.***

Tags: AAUIAsuransi UmumBudi Herawanheri supriyadikinerja asuransiKlaim KreditojkReasuransi LokalRPJMN 2029
 
 
 
 
 
Previous Post

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Next Post

RUPSLB BTN Rombak Lima Kursi Direksi, Nixon Napitupulu Tetap Menjabat Dirut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Jamin Pembiayaan Rp157,3 Triliun untuk 2,28 Juta UMKM, Kinerja Jamkrindo Melesat di Semester I/2026

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 16:23

Jamkrindo membukukan volume penjaminan Rp271,20 triliun dan laba sebelum pajak Rp1,1 triliun per September 2026, menjangkau 2,97 juta UMKM-K. Stabilitas.id...

Studi Sun Life: 82 Persen Perempuan Generasi Sandwich Terhambat Bangun Ketahanan Finansial

Studi Sun Life: 82 Persen Perempuan Generasi Sandwich Terhambat Bangun Ketahanan Finansial

by Stella Gracia
26 Oktober 2026 - 13:13

Studi Sun Life mencatat 82 persen perempuan generasi sandwich terkendala membangun ketahanan finansial akibat beban ganda pengasuhan anak dan orang...

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 17:46

BPA Brokers menghadirkan layanan konsultasi tata kelola DPPK dan DPLK guna membantu korporasi menyusun strategi dana pensiun karyawan yang berkelanjutan....

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 11:53

Dewan Asuransi Indonesia (DAI) dan asosiasi industri asuransi memperingati Hari Asuransi 2026 dengan menggenjot literasi dan inklusi keuangan di 7...

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

by Sandy Romualdus
19 Oktober 2026 - 21:55

AAJI bersama 19 perusahaan anggota dan Yayasan Benih Baik menyalurkan donasi Rp315 juta serta 60 polis asuransi mikro bagi warga...

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Laba Bersih Melesat 19 Persen, Bank Danamon Raup Rp3,5 Triliun per Kuartal III/2026

Dukung Usaha Berkelanjutan, BCA Perkuat Literasi Keuangan 100 Peternak Sapi di Malang

RUPSLB Bank Neo Commerce Tunjuk Christian Lesmana Jadi Direktur Utama

Dorong Inovasi Berkelanjutan, CIMB Niaga Danai Tiga Usaha Sosial Terbaik di Community Link 2026

OJK Serahkan Tambahan Data Aliran Dana dan Aset Dana Syariah Indonesia ke Bareskrim

Pakar Hukum: Pengembalian Dana Nasabah oleh Bank BUMN Bukan Kerugian Negara

Perkuat Akuntabilitas Pengawasan Sektor PPDP, OJK Kantongi Sertifikasi ISO 9001:2015 dari SGS

Bulan Inklusi Keuangan 2026 Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Baru di Seluruh Indonesia

Transaksi wondr Tembus Rp1.774 Triliun, BNI Akselerasi Inovasi Layanan Keuangan Digital

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Perkuat Sinergi dengan Danantara, Kinerja Keuangan BTN Tumbuh Signifikan di Atas Rata-Rata Industri

RUPSLB BTN Rombak Lima Kursi Direksi, Nixon Napitupulu Tetap Menjabat Dirut

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance