• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

Menguji Nalar Ekonomi Kaum Muda: Ini Strategi OJK Memperluas Inklusi Finansial Pasca-ISFO 2026

by Sandy Romualdus
25 September 2026 - 09:05
51
VIEWS
Menguji Nalar Ekonomi Kaum Muda: Ini Strategi OJK Memperluas Inklusi Finansial Pasca-ISFO 2026
0
SHARES
51
VIEWS

OJK dan Kemendikdasmen resmi meluncurkan modul ajar literasi finansial formal pada puncak ISFO 2026 guna mempercepat perluasan inklusi ekonomi syariah generasi muda.

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi menyepakati integrasi literasi finansial ke kurikulum pendidikan formal nasional pada perhelatan Puncak Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 di Aula Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (24/9). Kolaborasi institusional yang dimeteraikan lewat penandatanganan Nota Kesepahaman ini diarahkan untuk mempercepat pemerataan inklusi ekonomi syariah sekaligus membentengi generasi muda dari risiko ekosistem keuangan digital melalui jalur pendidikan terstruktur.

  • Baca juga: Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Penyelenggaraan ISFO 2026 yang mengusung tema “Learn, Innovate, Elevate” mencatatkan partisipasi 11.952 peserta dalam 4.030 tim dari seluruh Indonesia—tumbuh masing-masing sekitar 12 persen untuk jumlah peserta dan 15 persen untuk jumlah tim dibanding tahun sebelumnya. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menegaskan bahwa esensi dari perhelatan ini melampaui gelar kompetisi semata.

“Melalui lomba cerdas cermat keuangan syariah, para peserta mengasah pengetahuan dan pemahaman mereka. Melalui kompetisi Wirausaha Muda Syariah, pemahaman tersebut diterapkan menjadi gagasan, inovasi, dan kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Dicky.

BERITA TERKAIT

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Pangsa Pasar Sentuh 7 Persen, BI Pacu Pendalaman Sukuk Sekunder dan Repo Syariah

Dicky menambahkan, proses pembinaan tersebut diharapkan melahirkan generasi muda yang CAKAP dalam memahami instrumen keuangan, BIJAK memilih kebutuhan sesuai kapasitas, PRODUKTIF mendorong penciptaan nilai tambah, serta TERLINDUNGI dari risiko siber, manipulasi data pribadi, dan ragam modus penipuan daring.

Sebagai wujud penguatan struktural, OJK dan Kemendikdasmen meresmikan Bahan Ajar Literasi Finansial Fase E dan Fase F yang mengacu pada Panduan Pendidikan Literasi Finansial 2024. Modul edukasi ini diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Matematika dan Ekonomi pada jenjang intrakurikuler serta kegiatan kokurikuler, yang kini telah dikurasi dan dapat diakses para pengajar melalui platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti menggarisbawahi bahwa kekuatan demografi generasi muda terdidik merupakan fondasi krusial bagi transformasi ekonomi nasional.

  • Baca juga: Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

“Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar berupa kelompok generasi muda Muslim yang berpendidikan, kreatif, produktif, dermawan, serta memiliki idealisme yang kuat. Potensi inilah yang akan menjadi penggerak utama perkembangan ekonomi syariah Indonesia di masa depan,” kata Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti mengingatkan bahwa hakikat ekonomi syariah berorientasi pada pemerataan manfaat ekonomi kepada seluruh lapisan masyarakat, alih-alih terkonsentrasi pada segelintir kelompok. Oleh karena itu, perluasan inklusi keuangan syariah ke akar rumput menjadi tantangan struktural yang mendesak untuk dipecahkan.

Dari sudut pandang kelembagaan usaha, Menteri Koperasi RI selaku Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono, mendorong koperasi sebagai pilar bisnis yang adaptif bagi kaum muda.

“Koperasi dapat menjadi salah satu alternatif badan usaha yang sangat relevan bagi generasi muda. Koperasi tidak hanya menjadi sarana berkumpul dan bekerja sama, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Ferry.

Ferry menegaskan bahwa penguatan literasi dan inklusi syariah harus dibarengi pembukaan akses permodalan nyata agar generasi muda mampu beralih peran dari sekadar konsumen teknologi menjadi produsen inovasi bernilai tambah.

Pada babak Grand Final ISFO 2026, kompetisi Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) kategori pelajar dimenangkan oleh MAN Insan Cendekia Kota Batam (Tim 1) sebagai Juara 1, disusul MAN Insan Cendekia Serpong (Juara 2), MAN 2 Kota Malang (Juara 3), dan MAN Insan Cendekia Batam Tim 2 (Juara 4). Pada kategori mahasiswa, Juara 1 diraih oleh Universitas Brawijaya Malang, diikuti Politeknik Keuangan Negara STAN Tim 1 (Juara 2), Politeknik Keuangan Negara STAN Tim 2 (Juara 3), serta Universitas Padjajaran Sumedang (Juara 4).

  • Baca juga: OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Adapun pada Kompetisi Wirausaha Muda Syariah (WMS), tim Sortine dari IPB University berhasil menyabet gelar Juara 1, disusul tim FitDaYs dari Universitas Widyatama pada posisi Juara 2, dan tim ELPIS dari Universitas Syiah Kuala pada posisi Juara 3. ***

Editor : Sandy Romualdus
Tags: ISFO 2026Kemendikdasmenkeuangan syariahLiterasi Finansialojk
 
 
 
 
 
Previous Post

Berlaku 1 Oktober: OJK Wajibkan Pelaku Pasar Modal hingga Bursa Karbon Lapor Insidental Lewat Satu Sistem

Next Post

IHSG Parkir di Zona Merah Sesi I: Tekanan Jual Asing dan Penantian Bunga Acuan Bebani Indeks

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:22

OJK menegaskan sanksi denda Rp2,1 triliun pada kasus saham DSSA, BREN, dan CUAN bukan batas akhir, serta siap menjerat pidana...

Optimalkan Pemulihan Aset BPR KRI, LPS Terima Hasil Sita Lelang Rp2,78 Miliar dari Kejari

Optimalkan Pemulihan Aset BPR KRI, LPS Terima Hasil Sita Lelang Rp2,78 Miliar dari Kejari

by Sandy Romualdus
22 Oktober 2026 - 13:41

LPS menerima uang hasil sita lelang korupsi BPR Karya Remaja Indramayu Rp2,78 miliar dari Kejari, total dana pemulihan tembus Rp120...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Kerek Deposit Facility dan Pangkas GWM Perbankan

by Sandy Romualdus
22 Oktober 2026 - 09:23

BI mempertahankan BI-Rate di 5,75 persen, menaikkan Deposit Facility jadi 5 persen, serta memangkas GWM perbankan 200 bps guna memacu...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Pangsa Pasar Sentuh 7 Persen, BI Pacu Pendalaman Sukuk Sekunder dan Repo Syariah

by Sandy Romualdus
22 Oktober 2026 - 09:21

BI menggandeng IFSB dan IILM di ISEF 2026 guna memperkuat likuiditas dan ketahanan global industri keuangan syariah yang beraset Rp3.264...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

PT SMT Didenda Rp1,5 Triliun di Kasus Saham DSSA, OJK Juga Sanksi AH Ltd dan TC Pte Ltd

by Sandy Romualdus
21 Oktober 2026 - 20:10

OJK bersama Bareskrim Polri menyerahkan surat sanksi denda Rp2,1 triliun kepada pelanggar kasus saham DSSA, BREN, dan CUAN serta menindak...

Respons Konsultasi MSCI, OJK Sudah Gelar 16 Dialog Investor dan Pacu Aturan Free Float 15 Persen

Respons Konsultasi MSCI, OJK Sudah Gelar 16 Dialog Investor dan Pacu Aturan Free Float 15 Persen

by Sandy Romualdus
21 Oktober 2026 - 20:06

OJK menggelar dialog bersama investor institusional global untuk menegaskan komitmen 8 aksi reformasi pasar modal dan penegakan sanksi denda Rp2,5...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
IHSG Sepekan Melesat 6,14 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rekor Rp13.189 Triliun

IHSG Parkir di Zona Merah Sesi I: Tekanan Jual Asing dan Penantian Bunga Acuan Bebani Indeks

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance