• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 28, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

oleh Stella Gracia
28 September 2026 - 12:14
2
Dilihat
Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional
0
Bagikan
2
Dilihat

Riset Sun Life Asia mengungkap 70 persen keluarga cemas aset tergerus akibat minimnya kesiapan ahli waris mengelola kekayaan lintas generasi.

Stabilitas.id — Riset terbaru Sun Life Asia bertajuk Passing the Torch: When Legacy Means More Than Money mengungkap bahwa ancaman terbesar dalam menjaga keberlanjutan kekayaan keluarga lintas generasi bukan semata perubahan kondisi pasar, melainkan ketidaksiapan generasi penerus dalam mengelola aset yang mereka terima, Senin (28/9). Survei tersebut mencatat sebanyak 70 persen responden di kawasan Asia khawatir kekayaan mereka tidak mampu bertahan hingga generasi berikutnya, sementara hanya satu dari lima responden (20 persen) yang merasa benar-benar siap untuk mewariskan peninggalan mereka saat ini.

  • Baca juga: Tak Cuma Jualan Polis, AAJI Gembleng Agen Asuransi Kuasai Manajemen Risiko Bareng LPPI

Laporan yang membedah dinamika wealth management di Asia tersebut menemukan adanya pergeseran paradigma yang mendasar. Sebanyak 74 persen responden kini memandang warisan tidak terbatas pada aset finansial semata, melainkan mencakup nilai-nilai moral, keterampilan, dan pelajaran hidup. Di sisi lain, kendati kesadaran menyusun rencana warisan tertulis dan mengomunikasikannya kepada keluarga melonjak lebih dari dua kali lipat—dari 10 persen pada 2025 menjadi 22 persen pada 2026—tingkat kesiapan eksekusi keluarga terbilang stagnan di level 20 persen.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo menegaskan bahwa perencanaan kekayaan menuntut keselarasan pemahaman antaranggota keluarga, bukan sekadar perjanjian di atas kertas.

BERITA TERKAIT

Tak Cuma Jualan Polis, AAJI Gembleng Agen Asuransi Kuasai Manajemen Risiko Bareng LPPI

Sasar Pemilik Bisnis Jatim, CIMB Niaga Rilis Layanan Terpadu Preferred BOSS di Gelaran Wealth Xpo

Bidik Nasabah High-Net-Worth, BSN Resmi Luncurkan Layanan BSN Prioritas

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

“Perencanaan warisan tidak cukup hanya dengan dituangkan secara tertulis. Keluarga perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan dari kekayaan yang diwariskan, prinsip yang menjadi panduan dalam mengelolanya, serta bagaimana generasi berikutnya dapat meneruskan tanggung jawab tersebut. Dengan begitu, rencana yang tertulis dapat benar-benar diterapkan dan bertahan dari generasi ke generasi,” kata Albertus dalam siaran media resminya.

Di Indonesia, kesadaran perencanaan tergolong matang di mana responden yang belum memiliki rencana warisan menyusut signifikan menjadi 9 persen, dibandingkan 20 persen pada 2025. Sebanyak 30 persen responden domestik telah mengantongi rencana warisan tertulis kendati belum mengomunikasikannya secara terbuka kepada ahli waris.

  • Baca juga: Sasar Pemilik Bisnis Jatim, CIMB Niaga Rilis Layanan Terpadu Preferred BOSS di Gelaran Wealth Xpo

Menariknya, profil risiko di Tanah Air menunjukkan keunikan tersendiri. Di antara responden Indonesia yang cemas kekayaannya tergerus, konflik internal keluarga menjadi kekhawatiran paling dominan (58 persen), disusul kesiapan ahli waris dalam mengelola aset (53 persen), ketidakpastian regulasi dan perpajakan (46 persen), serta fluktuasi pasar (43 persen). Selain itu, 65 persen responden Indonesia menempatkan kesempatan pendidikan sebagai prioritas utama warisan, dengan 61 persen aset finansial dialokasikan khusus untuk membiayai studi lanjutan anak-cucu.

Kekhawatiran terhadap ketahanan aset justru tereskalasi paling tinggi di kalangan generasi muda. Sebanyak 76 persen Gen Z dan Milenial cemas kekayaan keluarga tidak bertahan lama, melampaui generasi pendahulunya yakni Gen X (66 persen) dan Baby Boomers (59 persen). Kendati demikian, kelompok muda ini lebih optimistis terhadap dampak jangka panjang aset, di mana 65 persen Gen Z dan 67 persen Milenial meyakini kekayaan keluarga mampu memberi manfaat hingga beberapa generasi ke depan.

Bagi segmen nasabah kaya (high-net-worth individuals/HNWI), peta kekhawatiran bergeser ke ranah teknis profesional. Hanya 20 persen kelompok HNWI yang mengkhawatirkan konflik keluarga. Fokus utama konglomerasi keluarga lebih tertuju pada risiko kekeliruan keputusan investasi (37 persen), kerumitan regulasi hukum dan pajak lintas yurisdiksi (29 persen), serta kredibilitas institusi pengelola dana (40 persen). Tak heran, sebanyak 83 persen kelompok HNWI memandang pendampingan penasihat keuangan profesional mutlak diperlukan dalam merancang transmisi kekayaan.

Albertus menambahkan, pelibatan generasi penerus sejak dini menjadi instrumen mitigasi paling efektif untuk mereduksi potensi sengketa dan erosi aset di masa depan.

  • Baca juga: Bidik Nasabah High-Net-Worth, BSN Resmi Luncurkan Layanan BSN Prioritas

“Mewariskan kekayaan mungkin merupakan keputusan yang relatif mudah, tetapi mempersiapkan seseorang untuk mengelolanya membutuhkan proses yang jauh lebih panjang. Dengan melibatkan generasi berikutnya sejak awal, keluarga dapat memanfaatkan percakapan tersebut untuk membangun kemampuan dalam mengambil keputusan finansial, menyamakan ekspektasi, dan mengurangi ketidakpastian,” pungkas Albertus. ***

Editor : Sandy Romualdus
Tags: Albertus WiroyoPerencanaan WarisanSun Life IndonesiaWarisan KeluargaWealth Management
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Jangkau 114 Ribu Siswa di 77 Kota: Cara CIMB Niaga Tanamkan Budaya Finansial Digital Sejak Dini

Selanjutnya

Pionir ATM hingga Bank Online: Rayakan HUT ke-71, CIMB Niaga Pacu Inovasi Digital dan Ekosistem Hijau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Cuma Jualan Polis, AAJI Gembleng Agen Asuransi Kuasai Manajemen Risiko Bareng LPPI

Tak Cuma Jualan Polis, AAJI Gembleng Agen Asuransi Kuasai Manajemen Risiko Bareng LPPI

oleh Sandy Romualdus
24 September 2026 - 12:48

AAJI menggandeng LPPI dan mitra strategis lainnya demi merombak tata kelola SDM asuransi jiwa. Ekosistem pendidikan ini turut dilengkapi sertifikasi...

Strategi Lindung Nilai Nasabah Tajir: Maybank dan Allianz Tawarkan Akses Investasi Dolar AS Multi-Style

Strategi Lindung Nilai Nasabah Tajir: Maybank dan Allianz Tawarkan Akses Investasi Dolar AS Multi-Style

oleh Sandy Romualdus
22 September 2026 - 10:41

Maybank dan Allianz merilis unit link dolar AS berbasis saham global. Menawarkan target distribusi tunai 5,5%, produk ini menuntut pemahaman...

Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

oleh Sandy Romualdus
16 September 2026 - 16:58

PT Askrindo resmi merombak susunan pengurus perseroan. R. Mahelan Prabantarikso ditetapkan sebagai Direktur Utama menggantikan M. Fankar Umran. Stabilitas.id -...

Satu Dekade Beruntun, Tugu Insurance (TUGU) Pertahankan Rating Internasional ‘A- Excellent’

Mesin Laba Tugu Insurance Menggeliat: Laba Paruh Pertama 2026 Meroket 76 Persen

oleh Stella Gracia
16 September 2026 - 13:56

Tugu Insurance (TUGU) mencetak lonjakan laba bersih 76,87% menjadi Rp480,29 miliar pada Semester I 2026, ditopang strategi underwriting yang ketat...

Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

oleh Stella Gracia
11 September 2026 - 17:55

Asia Care Survey 2026 dari Manulife menunjukkan masyarakat Indonesia kini mengalokasikan 60% aset untuk persiapan pensiun mandiri guna memutus beban...

Abu Vulkanik Ancam Penerbangan dan Usaha, AAUI Beberkan Cakupan Polis Asuransi Dampak Erupsi

Abu Vulkanik Ancam Penerbangan dan Usaha, AAUI Beberkan Cakupan Polis Asuransi Dampak Erupsi

oleh Stella Gracia
7 September 2026 - 12:33

Menanggapi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau ke Level III Siaga, AAUI merilis panduan cakupan asuransi umum untuk properti, kendaraan,...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Imbal Hasil Tembus 15 Persen: Riset Citi Wealth Ungkap Manuver Agresif Family Office Asia Pasifik

Pionir ATM hingga Bank Online: Rayakan HUT ke-71, CIMB Niaga Pacu Inovasi Digital dan Ekosistem Hijau

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

Jangkau 114 Ribu Siswa di 77 Kota: Cara CIMB Niaga Tanamkan Budaya Finansial Digital Sejak Dini

Menakar Transmisi Moneter, Efek Short Selling, dan Rekomendasi Top 10 Saham

Kinerja Finansial Melejit, Bank BSN Rangkul IARMI Perluas Penetrasi Syariah

Akhiri Puasa 28 Tahun, BNI Rayakan Keberhasilan Regenerasi Atlet PBSI di Asian Games 2026

Sentuh Pelajar Prasejahtera: BNI Masuk Ekosistem Kesejahteraan Sosial Lewat Empat Pilar Strategis

Tinggalkan Celengan Tradisional, BNI Bimbing Siswa Sekolah Rakyat Miliki Rekening Bank Formal

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Jangkau 114 Ribu Siswa di 77 Kota: Cara CIMB Niaga Tanamkan Budaya Finansial Digital Sejak Dini

Pionir ATM hingga Bank Online: Rayakan HUT ke-71, CIMB Niaga Pacu Inovasi Digital dan Ekosistem Hijau

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance