BERITA TERKAIT
Bank Mandiri bersama BRI dan BNI memberikan fasilitas transaksi lindung nilai (hedging) kepada PLN sebesar 950 juta dollar AS, dari jumlah itu porsi Bank Mandiri sebesar 500 juta dollar AS. Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar, Direktur Utama BRI Asmawi Syam, Direktur Utama BNI Ahmad Baiquni dan Direktur Utama PLN Sofyan Basir, serta disaksikan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Dewan Komisioner OJK Rahmat Waluyanto, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dan Menteri BUMN Rini Sumarno di Gedung Bank Indonesia Jakarta.
Kerjasama pemberian fasilitas tersebut dilakukan untuk mendukung kinerja PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional. Pasalnya, PLN memiliki kewajiban utang luar negeri dan operasional dalam valuta asing, sementara pendapatan yang diterima dalam mata uang rupiah sehingga berdampak pada munculnya potensi mismatch arus kas.
Di lain pihak, pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan terus berfluktuasi sebagai akibat dari membaiknya kondisi ekonomi Amerika Serikat dan adanya rencana the Fed melakukan normalisasi kebijakan moneter, dengan menaikkan suku bunga acuan (Fed Fund Rate) di tahun 2015.
















