• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Kolom

Surat untuk “Midfelder”

by Sandy Romualdus
6 Oktober 2016 - 00:00
10
VIEWS
Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara
0
SHARES
10
VIEWS

Anda yang sedang berada dalam posisi Manajer Menengah (Middle Manager) seringkali mendapatkan julukan “hamburger manager”. Maksudnya, Anda dalam posisi dijepit oleh tekanan dari atasan dan sekaligus bawahan. Julukan ini mungkin awalnya hanya candaan saja, tetapi lambat laun menjadi beban psikologis.
Sejatinya, seperti dalam suatu tim sepakbola, pemain tengah (
midfelder) memegang peran kunci dalam kemenganan satu tim. Merekalah yang menentukan kelancaran distribusi bola dari belakang ke depan hingga lahirlah sebuah gol.
Di dalam organisasi,
middle manager juga berperan sangat penting bagi keberhasilan organisasi dalam jangka panjang. Strategi memang selalu ditentukan di tingkat atas, sementara di tingkat bawah merupakan target untuk mentransformasi strategi menjadi tindakan (actions). Untuk itu, middle manager lah yang berperan sangat vital dalam menerjemahkan strategi dengan cara yang menginspirasi, jelas, dan memotivasi mereka yang akan melakukan eksekusi strategi di tingkat bawah. Tanpa memiliki middle manager yang kuat, dapat dipastikan organisasi akan gagal.
Namun sayang sekali, beberapa organisasi tidak cukup mencurahkan energi, perhatian, bahkan anggaran yang cukup untuk membangun dan mengembangkan
middle manager agar menjadi midfelder yang tangguh dan handal.
Seolah terdapat suatu mitos atau asumsi bahwa seseorang yang telah mencapai posisi tersebut telah memiliki segala bekal yang diperlukan untuk meraih sukses yang lebih besar. Fakta menunjukkan bahwa banyak asumsi tersebut merupakan mimpi di siang hari. Survei kami menunjukkan bahwa hanya terdapat 10 persen dari
middle manager yang benar-benar siap menghadapi tantangan yang berada di depan mata.
Selama 1 tahun terakhir,
alhamdulillah saya memiliki banyak kesempatan bertatap muka, berbincang dengan para profesional dan belajar banyak dari mereka. Para profesional itu berasal dari berbagai kalangan tetapi semua telah membuktikan diri sebagai middle manager yang sukses.
Banyak sekali pengalaman yang mereka ungkapkan. Saya mencoba merangkum semua dan merangkainya menjadi sepucuk surat yang saya tujukan untuk mereka para manajer menengah:

Wahai para middle manager yang baru, Anda memasuki suatu teritori di mana pekerjaan Anda akan sangat berbeda daripada sebelumnya –bahkan jauh berbeda dari yang Anda pernah perkirakan. Janganlah pernah menganggap remeh hal ini dengan berasumsi bahwa Anda sudah cukup hebat dengan semua ketrampilan yang Anda miliki selama ini. Percayalah !!! Kesuksesan Anda dalam meraih posisi saat ini sama sekali tidak akan membuat Anda menjadi sukses dalam menjalankan peran sebagai middle manager di masa mendatang.

  • Baca juga: Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Anda telah bekerja keras hingga mencapai posisi saat ini, Anda telah memiliki banyak bekal, namun sekarang Anda memerlukannya lebih banyak lagi. Tinggalkan ego dan kenali motif Anda. Bila motif Anda hanya merupakan ambisi pribadi, maka Anda akan menemui jalan yang sulit.
Carilah seorang mentor yang baik Dia tidak perlu satu kantor dengan Anda.
Bukalah jaringan di luar organisasi Anda agar Anda dapat saling belajar dan bertukar pikiran. Gambar besar di kepala Anda saat ini adalah strategi … inilah tujuan Anda. Hal ini berarti Anda harus mulai menggeser orientasi Anda dari
project & task oriented menjadi lebih visioner. Mudah diucapkan, sulit dilaksanakan.
Anda harus mencari jalan yang bukan hanya mendukung keseimbangan antara strategi jangka panjang dan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga yang sesuai dengan gaya Anda. Untuk
mencapainya, Anda perlu lebih disiplin dalam mengelola waktu.
Mungkin Anda perlu bantuan seorang asisten (baik berupa orang atau
gadget) yang mengelola kalendar Anda, termasuk kapan Anda harus mencurahkan waktu tertentu kepada satu hal atau orang orang, bagaimana membuat perjalanan Anda lebih efsien di tengah kemacetan ibu kota yang semakin gila, atau bagaimana Anda melakukan delegasi beberapa tugas sehingga membuat Anda memiliki waktu lebih banyak untuk hal-hal yang lebih penting. Salah satu keberhasilan Anda dalam mengelola waktu tampak dari bagaimana Anda mencari solusi atas suatu masalah.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Sebagai manager, Anda tidak harus memiliki semua jawaban atas berbagai persoalan. Anda bisa melibatkan orang lain (termasuk yang di luar tim Anda) untuk menjadi bagian dari jawaban sehingga waktu dan energi Anda tidak tersedot tanpa tahu kapan akan berakhir.
Pemimpin yang efektif bukan hanyamampu menggunakan kekuatan dirinya, tapi juga memahami kelemahan dirinya dan mengajak orang lain untuk menjaga agar kekuatan tersebut tidak menjadi hambatan. Anda tidak perlu menguasai semua hal bila Anda memiliki banyak
expertise di berbagai bidang yang mampu mengisi kesenjangan yang terjadi.
Anda tidak perlu menjadi satusatunya orang yang terlibat dalam masalah strategi. Beri kesempatan kepada pemimpin di bawah Anda untuk ambil bagian dalam menjelaskan visi organisasi. Hal ini diperlukan untuk membangun kepercayaan dan mengembangkan para pemimpin di bawah Anda. Sebagai konsekuensinya, Anda akan mendapatkan dukungan (
buyin) dan rasa memiliki (ownership) dari mereka.
Terakhir, Anda bukan hanya mengurusi pemimpin atau unit kerja di bawah Anda, tetapi sadarilah bahwa mengelola hubungan ke atas juga penting dan krusial. Kuncinya : pengaruhi atasan untuk kepentingan organisasi dan orang-orang yang Anda pimpin. Bila Anda menggunakan untuk kepentingan pribadi Anda agar cepat naik pangkat, maka Anda akan mengalami pendakian yang sangat panjang dan melelahkan. 
Enjoy the journey and challenge yourself.

 
 
 
 
 
Previous Post

Relaksasi Sulit Dorong Ekonomi

Next Post

Menakar Taji Relaksasi Moneter

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

by Sandy Romualdus
23 September 2026 - 11:21

Mengapa 88% perusahaan menggunakan AI tetapi gagal meraih value bisnis yang nyata? Temukan akar masalah gap adopsi AI, risiko halusinasi...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

by Sandy Romualdus
16 September 2026 - 13:34

Menghadapi kompleksitas lanskap ancaman siber 2025, organisasi harus berevolusi dari sekadar membangun kesadaran menuju implementasi Cyber Threat Detection dan Incident...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

by Sandy Romualdus
7 September 2026 - 10:28

Transformasi digital menuntut Indonesia memperkuat benteng pertahanan siber melalui kombinasi kesadaran keamanan siber dan literasi digital guna mengatasi kerentanan faktor...

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

by Sandy Romualdus
1 September 2026 - 10:00

Kebijakan perampingan dan konsolidasi BUMN bukan sekadar persoalan pemangkasan biaya operasional atau peningkatan dividen semata, melainkan sebuah pertaruhan krusial yang...

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 12:25

Pendekatan salary survey pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) memerlukan strategi kontekstual. Salah satunya adalah pendekatan metode hybrid benchmarking untuk menjaga...

Toxic Productivity

Toxic Productivity

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 11:57

"Bekerja keras adalah hal yang baik. Namun, ketika keinginan untuk terus produktif membuat kita mengabaikan kesehatan, waktu istirahat, hingga hubungan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
A Leader is Not Everything

Walk the Talk

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance