BERITA TERKAIT
Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengungkapkan, sampai kuartal pertama tahun 2015 tenaga pemasar asuransi jiwa kini berjumlah 432.291 naik dari sebelumnya 344.623 orang. Hendrisman juga optimistis, pada akhir 2015 dapat mencapai target tenaga pemasar sebesar 500.000 orang. Untuk mencapai target tersebut AAJI bersama anggota asuransi jiwa akan melakukan upaya dalam bentuk promosi di saluran seperti job fair di perguruan tinggi dan lainnya.
Sementara itu, apabila dilihat dari kontribusi pemasaran terhadap total pendapatan premi, saluran tersebut pada kuartal pertama berkontribusi 44,1 persen, bancassurance 35,6 persen, dan saluran alternatif sekitar 20,3 persen, jumlah investasi industri asuransi jiwa juga mengalami pertumbuhan 28,2 persen menjadi Rp331,12 triliun dari Rp258,31 triliun. “Peningkatan total investasi asuransi jiwa itu juga berkontribusi terhadap peningkatan total aset industri asuransi jiwa, di mana aset menjadi Rp380,82 triliun atau naik 24,9 persen,” jelas Hendrisman.Kontribusi terbesar untuk investasi berasal dari reksa dana, saham dan obligas, deposito berjangka dan surat berharga negara.






.jpg)










