• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun

by Sandy Romualdus
4 Juni 2026 - 09:39
33
VIEWS
Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun
0
SHARES
33
VIEWS

Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja keuangan industri asuransi jiwa nasional menunjukkan resiliensi yang kokoh pada kuartal I/2026. Hal ini tecermin dari pertumbuhan aset industri yang melesat 5,8% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp652,89 triliun dari 56 perusahaan asuransi jiwa anggota asosiasi.

Sejalan dengan ekspansi aset, total investasi industri asuransi jiwa ikut terkerek naik sebesar 5,7% YoY menjadi Rp571,70 triliun. Portofolio investasi ini didominasi oleh penempatan dana jangka panjang pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan instrumen saham guna memitigasi fluktuasi pasar.

  • Baca juga: Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif 'Future by Design' bagi Para CEO

Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo memaparkan, sepanjang periode Januari–Maret 2026, industri mencatatkan total pendapatan keseluruhan mencapai Rp47,63 triliun. Dari jumlah tersebut, perolehan pendapatan premi unweighted tercatat stabil di level Rp47,27 triliun.

BERITA TERKAIT

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

Sabet Dua Penghargaan ICCA: BRI Life Pacu Inovasi Digital dan Layanan Nasabah

Tak Cuma Jualan Polis, AAJI Gembleng Agen Asuransi Kuasai Manajemen Risiko Bareng LPPI

Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5%, Industri Asuransi Jiwa Bayar Manfaat Klaim Rp 75,57 Triliun di Semester I-2026

“Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan asuransi jiwa sekaligus kepercayaan yang tetap kuat terhadap industri,” ujar Albertus di Jakarta, dikutip Kamis (4/6/2026).

Premi Bisnis Baru Naik, Produk Tradisional Dominan

Dari sisi penetrasinya, pendapatan premi bisnis baru mengalir positif dengan pertumbuhan 5,0% YoY menjadi Rp27,90 triliun. Kinerja ini berbanding lurus dengan perluasan basis pasar, di mana jumlah tertanggung melonjak signifikan sebesar 20,9% YoY menjadi 118,28 juta orang.

Jika dibedah per segmen, produk asuransi jiwa tradisional masih menjadi mesin pertumbuhan utama dengan sumbangan premi senilai Rp30,10 triliun. Hal ini menandakan nasabah cenderung memprioritaskan proteksi dasar (basic protection) dalam perencanaan keuangannya, meskipun produk berbalut investasi (unit link) tetap mempertahankan pangsa pasar yang substansial.

Berdasarkan kanal distribusinya, bancassurance atau kemitraan dengan perbankan masih memimpin perolehan premi terbesar senilai Rp18,54 triliun. Disusul oleh kanal distribusi alternatif sebesar Rp14,44 triliun, serta kanal keagenan yang tumbuh 1,2% YoY menjadi Rp14,29 triliun.

  • Baca juga: Sabet Dua Penghargaan ICCA: BRI Life Pacu Inovasi Digital dan Layanan Nasabah

Tren Klaim: Manfaat Akhir Kontrak Melonjak 112%

Di sisi pemenuhan kewajiban, industri asuransi jiwa telah menggelontorkan pembayaran klaim dan manfaat senilai Rp38,73 triliun, atau tumbuh 1,5% YoY.

Ketua Bidang Literasi dan Perlindungan Konsumen AAJI Wianto Chen mengungkapkan adanya anomali positif pada perilaku pemegang polis. Klaim penebusan polis (surrender) tercatat menyusut drastis sebesar 30,4% YoY menjadi Rp13,37 triliun, yang mengindikasikan tingginya kesadaran nasabah untuk mempertahankan proteksi jangka panjang.

Sebaliknya, pos klaim akhir kontrak (maturity) justru melonjak tajam hingga 112,0% YoY menjadi Rp10,45 triliun karena banyaknya polis yang telah mencapai masa akhir perlindungan. Untuk pos proteksi kesehatan (health insurance), pembayaran klaim merangkak naik 15,3% YoY menjadi Rp6,72 triliun, sementara klaim meninggal dunia tercatat sebesar Rp2,83 triliun.

Adaptasi Regulasi POJK 36/2025 dan Spin-Off

Menghadapi sisa tahun buku 2026, AAJI tengah mengawal sejumlah transformasi strategis, salah satunya tata kelola asuransi kesehatan yang wajib tunduk pada Peraturan OJK (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 demi menciptakan ekosistem biaya medis yang transparan.

Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Dalam Negeri & Internasional AAJI Handojo G. Kusuma menambahkan, pelaku industri saat ini juga fokus mempersiapkan peta jalan pemisahan (spin-off) unit usaha syariah serta pemenuhan pengetatan modal inti minimum yang dicanangkan regulator.

  • Baca juga: Tak Cuma Jualan Polis, AAJI Gembleng Agen Asuransi Kuasai Manajemen Risiko Bareng LPPI

Guna mendukung profesionalisme pemasar, asosiasi mengandalkan penguatan kompetensi terpadu lewat AAJI Industry University serta sertifikasi agen melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) AAJI. Sebagai apresiasi kinerja kanal distribusi, ajang Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026 siap digelar tahun ini. ***

Tags: #Asuransi JiwaaajiAset Perusahaan AsuransiAsuransi Jiwa TradisionalKlaim Kesehatan AsuransiPendapatan AAJI Kuartal I 2026Pertumbuhan Jumlah TertanggungPOJK 36/2025Premi Industri Asuransi Jiwa
 
 
 
 
 
Previous Post

Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Dorong Ekonomi Desa 

Next Post

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:50

IFG Life gandeng Bank Sulselbar perkuat bisnis bancassurance. Sinergi hadirkan proteksi asuransi jiwa terpadu bagi debitur di Sulsel dan Sulbar....

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

by Sandy Romualdus
6 Oktober 2026 - 23:47

Media Asuransi menggelar Top Digital Financial Award dan CFO Award 2026 bagi 82 perusahaan keuangan dan 31 direktur keuangan berprestasi....

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

by Stella Gracia
6 Oktober 2026 - 13:10

AAJI menyelenggarakan program eksekutif Future by Design bagi CEO asuransi jiwa guna mematangkan adopsi AI berprinsip human-in-the-loop. Stabilitas.id - Asosiasi Asuransi...

Sabet Empat Penghargaan hingga Juli 2026, BRI Life Perkuat Transformasi Digital dan GCG

Sabet Dua Penghargaan ICCA: BRI Life Pacu Inovasi Digital dan Layanan Nasabah

by Sandy Romualdus
30 September 2026 - 13:43

BRI Life meraih dua penghargaan Silver kategori Customer Experience dan Digital Innovation pada ajang The Best Contact Center Indonesia 2026....

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

by Stella Gracia
28 September 2026 - 12:14

Riset Sun Life Asia mengungkap 70 persen keluarga cemas aset tergerus akibat minimnya kesiapan ahli waris mengelola kekayaan lintas generasi....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance