• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Asuransi

Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun

oleh Sandy Romualdus
4 Juni 2026 - 09:39
18
Dilihat
Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun
0
Bagikan
18
Dilihat

Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja keuangan industri asuransi jiwa nasional menunjukkan resiliensi yang kokoh pada kuartal I/2026. Hal ini tecermin dari pertumbuhan aset industri yang melesat 5,8% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp652,89 triliun dari 56 perusahaan asuransi jiwa anggota asosiasi.

Sejalan dengan ekspansi aset, total investasi industri asuransi jiwa ikut terkerek naik sebesar 5,7% YoY menjadi Rp571,70 triliun. Portofolio investasi ini didominasi oleh penempatan dana jangka panjang pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan instrumen saham guna memitigasi fluktuasi pasar.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo memaparkan, sepanjang periode Januari–Maret 2026, industri mencatatkan total pendapatan keseluruhan mencapai Rp47,63 triliun. Dari jumlah tersebut, perolehan pendapatan premi unweighted tercatat stabil di level Rp47,27 triliun.

BERITA TERKAIT

Tanpa Bayar Premi, Nasabah Payroll Permata Bank Kini Otomatis Terlindungi Astra Life

Bangun Budaya Menabung, AAJI dan Chubb Life Edukasi Literasi Keuangan Lewat Dongeng

Antisipasi ‘Perfect Storm’, AAJI Perkuat Ketahanan Siber dan Risiko Geopolitik

Ini 58 Produk Unitlink dan 28 CEO Asuransi Terbaik 2026 versi Media Asuransi

“Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan asuransi jiwa sekaligus kepercayaan yang tetap kuat terhadap industri,” ujar Albertus di Jakarta, dikutip Kamis (4/6/2026).

Premi Bisnis Baru Naik, Produk Tradisional Dominan

Dari sisi penetrasinya, pendapatan premi bisnis baru mengalir positif dengan pertumbuhan 5,0% YoY menjadi Rp27,90 triliun. Kinerja ini berbanding lurus dengan perluasan basis pasar, di mana jumlah tertanggung melonjak signifikan sebesar 20,9% YoY menjadi 118,28 juta orang.

Jika dibedah per segmen, produk asuransi jiwa tradisional masih menjadi mesin pertumbuhan utama dengan sumbangan premi senilai Rp30,10 triliun. Hal ini menandakan nasabah cenderung memprioritaskan proteksi dasar (basic protection) dalam perencanaan keuangannya, meskipun produk berbalut investasi (unit link) tetap mempertahankan pangsa pasar yang substansial.

Berdasarkan kanal distribusinya, bancassurance atau kemitraan dengan perbankan masih memimpin perolehan premi terbesar senilai Rp18,54 triliun. Disusul oleh kanal distribusi alternatif sebesar Rp14,44 triliun, serta kanal keagenan yang tumbuh 1,2% YoY menjadi Rp14,29 triliun.

Tren Klaim: Manfaat Akhir Kontrak Melonjak 112%

Di sisi pemenuhan kewajiban, industri asuransi jiwa telah menggelontorkan pembayaran klaim dan manfaat senilai Rp38,73 triliun, atau tumbuh 1,5% YoY.

Ketua Bidang Literasi dan Perlindungan Konsumen AAJI Wianto Chen mengungkapkan adanya anomali positif pada perilaku pemegang polis. Klaim penebusan polis (surrender) tercatat menyusut drastis sebesar 30,4% YoY menjadi Rp13,37 triliun, yang mengindikasikan tingginya kesadaran nasabah untuk mempertahankan proteksi jangka panjang.

Sebaliknya, pos klaim akhir kontrak (maturity) justru melonjak tajam hingga 112,0% YoY menjadi Rp10,45 triliun karena banyaknya polis yang telah mencapai masa akhir perlindungan. Untuk pos proteksi kesehatan (health insurance), pembayaran klaim merangkak naik 15,3% YoY menjadi Rp6,72 triliun, sementara klaim meninggal dunia tercatat sebesar Rp2,83 triliun.

Adaptasi Regulasi POJK 36/2025 dan Spin-Off

Menghadapi sisa tahun buku 2026, AAJI tengah mengawal sejumlah transformasi strategis, salah satunya tata kelola asuransi kesehatan yang wajib tunduk pada Peraturan OJK (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 demi menciptakan ekosistem biaya medis yang transparan.

Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Dalam Negeri & Internasional AAJI Handojo G. Kusuma menambahkan, pelaku industri saat ini juga fokus mempersiapkan peta jalan pemisahan (spin-off) unit usaha syariah serta pemenuhan pengetatan modal inti minimum yang dicanangkan regulator.

Guna mendukung profesionalisme pemasar, asosiasi mengandalkan penguatan kompetensi terpadu lewat AAJI Industry University serta sertifikasi agen melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) AAJI. Sebagai apresiasi kinerja kanal distribusi, ajang Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026 siap digelar tahun ini. ***

Tags: #Asuransi JiwaaajiAset Perusahaan AsuransiAsuransi Jiwa TradisionalKlaim Kesehatan AsuransiPendapatan AAJI Kuartal I 2026Pertumbuhan Jumlah TertanggungPOJK 36/2025Premi Industri Asuransi Jiwa
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Dorong Ekonomi Desa 

Selanjutnya

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Izin Usaha Dicabut OJK, Asuransi Sonwelis Takaful Alihkan Portofolio Nasabah

Izin Usaha Dicabut OJK, Asuransi Sonwelis Takaful Alihkan Portofolio Nasabah

oleh Stella Gracia
11 Juni 2026 - 10:39

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mencabut izin usaha perusahaan asuransi umum yang bergerak di lini prinsip syariah,...

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

oleh Sandy Romualdus
4 Juni 2026 - 10:21

Stabilitas.id – Raksasa asuransi jiwa, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), membukukan total pendapatan premi sebesar Rp21,1 triliun sepanjang tahun...

OJK Dorong Reformasi Asuransi 2026, Siapkan Skema Tiering Modal Minimum

OJK Dorong Reformasi Asuransi 2026, Siapkan Skema Tiering Modal Minimum

oleh Stella Gracia
3 Juni 2026 - 14:38

Stabilitas dan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengakselerasi program reformasi total pada sektor industri asuransi dan reasuransi nasional. Langkah...

Mitigasi Risiko Klaim, Tugure Ingatkan Bahaya Salah Hitung Nilai Pertanggungan Bisnis

Mitigasi Risiko Klaim, Tugure Ingatkan Bahaya Salah Hitung Nilai Pertanggungan Bisnis

oleh Stella Gracia
2 Juni 2026 - 10:54

Stabilitas.id – Perusahaan reasuransi nasional, PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure), mengingatkan pentingnya ketepatan teknis dalam penetapan nilai pertanggungan (sum insured)...

Transformasi Industri Asuransi Belum Komprehensif, OJK akan Perketat Ketentuan Modal Minimum

Data OJK Maret 2026: Kanal Bancassurance Kuasai 40,4 Persen Premi Asuransi Jiwa

oleh Sandy Romualdus
29 Mei 2026 - 15:59

Stabilitas.id — Kanal distribusi kerja sama perbankan atau bancassurance kukuh mempertahankan posisinya sebagai mesin pertumbuhan utama dalam struktur pendapatan premi...

Asuransi Parametrik Relevan, Unitlink Perlu Transparansi di Tengah Konflik Global

Kabar Baik Asuransi Jiwa: Klaim Unitlink Turun 7,99% Per Maret 2026 Menyentuh Rp13,3 Triliun

oleh Sandy Romualdus
22 Mei 2026 - 09:34

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tren perlambatan pertumbuhan pada kinerja pendapatan premi produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026

Dukung GENCARKAN OJK, CIMB Niaga Pacu Literasi Keuangan Lewat ‘Tour de Bank’

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan BNIdirect

Refocusing Anggaran Rp268 Triliun, Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis

Sokong PBSI, BNI Antar Dua Tunggal Putra Muda Tembus Semifinal Australian Open 2026

Bank BSN Garap Ekosistem Muhammadiyah, Bidik Jutaan Anggota dan Amal Usaha

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Citi Indonesia Pelopori Penerapan Perangkat AI untuk Efisiensi 180.000 Karyawan Global

Atasi Asimetri Data, OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Peternak Sapi Perah

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance