JAKARTA, Stabilitas— Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) memindahkan Kantor Pusat yang semula berada di Denpasar ke Jakarta. Menurut Direktur Utama Josephus K. Triprakoso, pemindahan ini dalam rangka mengembangkan Bank Mantap menjadi Bank Nasional.
“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akuisisi bisnis, brand awareness serta kinerja perseroan di masa sekarang dan masa yang akan datang,”kata Joseph di kantor Pusat Bank Mantap di Jalan Cikini Raya, Jakarta, Senin (11/3/2019).
Menurutnya, Kantor Pusat Bank Mantap yang diberi nama Graha Mantap dan berlokasi di Jalan Cikini Raya No.42 Jakarta Pusat ini cukup strategis, sehingga dapat memudahkan jarak untuk bekoordinasi dengan Perusahaan Induk yaitu Bank Mandiri dan Taspen, regulator serta Stakeholders.
“Portofolio Bank Mantap 90 persen di luar Bali dan juga pemegang saham seperti Bank Mandiri dan Taspen kantor pusatnya di Jakarta jadi supaya lebih dipermudah aja,”kata dia.
- Baca juga: Bank Mantap Targetkan Naik Buku III di 2021
Jos, sapaan akrab Josephus, mengatakan, dengan memindahkan Kantor Pusat ke Jakarta, ia berharap meningkatkan efisiensi dan dapat menekan Operating Expenditure (OPEX) serta Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) yang cukup tinggi selama di Denpasar, mengingat Bank Mantap merupakan Bank skala nasional yang saat ini Jaringan Kantor berjumlah 274 kantor di 34 Provinsi
Selain memindahkan kantor cabang, Bank Mantap juga meresmikan layanan digital Mantap Mobile. Dengan layanan ini merupakan bentuk adaptasi perseroan terhadap trend dan kebutuhan layanan modern, Keunggulan layanan Mantap Mobile yaitu dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja pensiunan berada dalam melakukan transaksi perbankan.
“Saat ini Mantap Mobile berkerjasama dengan Artajasa yang dapat bertransaksi dengan 87 institusi perbankan dan non perbankan baik nasional maupun lokal di Indonesia. Mantap Mobile saat ini hanya dapat diakses dengan menggunakan platform IOS yang dapat diunduh di App Store, untuk platform android masih dalam proses semoga dalam waktu dekat sudah dapat diakses oleh publik,” tutur Jos.
Josephus menambahkan, saat ini nasabah Bank Mantap sekitar 10 ribu orang dan untuk aplikasi Mantap Mobile dalam tahun ini kami targetkan diunduh oleh sekitar 10 persen sampai 20 persen pengguna smartphone. Semoga layanan ini merupakan realisasi perseroan dalam terus memacu tranformasi digitalisasi layanan untuk mempermudah dan mempercepat akses nasabah. (Is)

















