JAKARTA, Stabilitas.id – Bank Muamalat Indonesia mengoptimalkan layanan digital dan melakukan penyesuaian jam operasional di kantor cabang selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H.
Direktur Operasi dan Digital Bank Muamalat, Wahyu Avianto mengatakan, selama bulan Ramadan Bank Muamalat tetap beroperasi dengan melakukan penyesuaian jam operasional layanan di kantor cabang dan meningkatkan layanan digital seperti aplikasi mobile banking Muamalat DIN, internet banking Madina serta jaringan ATM guna melayani kebutuhan transaksi nasabah.
“Kami yakin kebutuhan transaksi perbankan seperti pengiriman dan penarikan uang oleh nasabah akan meningkat. Oleh karena itu, selama bulan Ramadan dan masa libur lebaran ini kami mengoptimalkan layanan digital yang dapat mengakomodir kebutuhan nasabah,” ungkapnya.
Selama bulan Ramadan, jam operasional kantor cabang Bank Muamalat dimulai dari pukul 08.00 – 15.00 waktu setempat untuk seluruh kantor cabang bank.
Selama masa cuti bersama dan libur lebaran yang berlangsung sejak 19 sampai 25 April 2023, kantor cabang Bank Muamalat tidak beroperasi. Pelayanan di kantor cabang Bank Muamalat dibuka kembali pada Rabu, 26 April 2023.
Namun, nasabah tetap dapat melakukan transaksi perbankan melalui kanal digital Bank Muamalat. Untuk transaksi perbankan seperti pengiriman uang ke sanak famili, belanja kebutuhan lebaran, hingga transaksi e-commerce dapat menggunakan Muamalat DIN.
Tersedia pula opsi melalui internet banking Madina dan jaringan ATM baik milik Bank Muamalat maupun ATM Bersama dan Prima.
“Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan uang tunai selama libur lebaran nasabah juga dapat melakukan penarikan tunai melalui Indomaret menggunakan fitur tarik tunai di aplikasi Muamalat DIN,” tambah Wahyu.
Selain kantor cabang dan internet banking, Bank Muamalat juga menyiapkan uang tunai sekitar Rp600 miliar untuk transaksi penukaran uang baru yang dapat dilakukan di seluruh kantor cabang. Uang pecahan yang disiapkan dan tersedia mulai dari pecahan paling kecil yaitu Rp1.000 (seribu rupiah) sampai dengan pecahan Rp100.000 (seratus ribu rupiah).***





.jpg)










