• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Bankir yang Berhasil Banting Setir

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2012 - 00:00
21
VIEWS
Bankir yang Berhasil Banting Setir
0
SHARES
21
VIEWS

Sejatinya ada banyak nama yang sudah membuktikan bahwa menjadi entrepreneur dengan latar belakang bankir adalah sesuatu yang memungkinkan seseorang mencapai sukses. Misalnya saja Peter F. Gontha yang menjadi pengusaha event organizer dan Budijanto Tirtawisata yang menjadi CEO Grup Panorama atau Mario Teguh yang terkenal sebagai motivator. Berikut beberapa nama lainnya:

Alfons Tanujaya

Pria ini sekarang bisa disebut sebagai ahli virus internet di jagat industri informasi teknologi (IT) Indonesia. Padahal jika dilihat dari curriculum vitae, tidak ada sekalipun Alfons pernah mengecap pendidikan IT.

  • Baca juga: Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Sebelum terjun ke dunia TI, pendiri perusahaan antivirus Vaksincom ini sempat malang melintang di dunia perbankan. Dia pernah bekerja di empat bank. Kariernya dimulai dari menjadi account officer, manajer pemasaran, hingga pimpinan kantor cabang pembantu.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Namun karena krisis moneter yang melanda pada tahun 1997, bank tempat dia bekerja menawarkan program golden shakehand alias pensiun dini dengan nilai pesangon yang cukup menarik. Tanpa ragu, Alfons mengambil tawaran itu. Karena dia merasa punya banyak relasi di bidang distribusi komputer sekaligus karena mendapatkan masukan dari beberapa teman-temannya, dia lalu membuka toko komputer di Mal Mangga Dua.

Setelah dua tahun berjalan, pada 1999, dia memutuskan untuk mengubah bisnisnya untuk menggeluti bidang antivirus. Pada 2000 dia pun PT. Vaksincom dan aktif mendedikasikan waktu untuk memberikan informasi dan edukasi tentang malware dan sekuriti bagi komunitas IT Indonesia. Hingga kini tulisan dan komentarnya kerap mengisi media-media IT nasional.

Aswan Nasser

Nama di atas sejatinya memiliki karier yang gemilang di bank tempat dia bekerja. Posisi terakhir Aswan adalah Asisten Wakil Direktur Bank Exim (saat ini Bank Mandiri). Namun karena termasuk salah satu yang memilih pensiun dini saat bank itu di merger, dia kemudian memilih berwirausaha. Namun, belakangan terbukti keputusannya memilih jalur entrepreneur tidak salah.

Aswan memulai bisnis dengan menjual bed cover dan seprai. Bersama sang istri, Aswan menjajakan seprai kepada para kolega dan teman-temannya. Walaupun labanya menggiurkan, tetapi seprai itu hanya laris pada waktu tertentu saja. Hanya setahun Aswan bertahan berjualan seprai. Kemudian dia memutuskan untuk mengubah usahnya dengan menjual perlengkapan bayi bermerek La Vindhy Children & Baby Wear dengan bermodalkan uang sisa pesangon sebesar Rp75 juta.

Saat permulaan membangun usaha pada tahun 2004, dia harus jatuh bangun untuk bisa bertahan menggulirkan usahanya. Awalnya dia memasok perlengkapan bayi ke sejumlah toko dan department store yang ada di Bandung hingga Jakarta. Lambat tapi pasti, kini bisnisnya sudah mulai berkembang. Bahkan dari bisnis yang dirintisnya, Aswan mampu mencatat omzet sekitar Rp 100 juta per bulan dan dia sudah mengekspor produknya itu ke Afrika Selatan. Kini dia memiliki 32 karyawan.

Christovita Wiloto

Mantan bankir di Bank Tiara, Bank Niaga, dan American Express ini, sekarang dikenal sebagai. Founder & Owner PowerPR dan jaringan bisnis Wiloto Corp. Pada 2005, lulusan Universitas Padjadjaran Bandung ini juga merupakan orang dibelakang lahirnya Indonesian Young Entrepreneur (IYE), sebuah komunitas beranggotakan 21.000 calon pengusaha Indonesia masa depan. IYE adalah sebuah lingkar komunikasi bagi para pengusaha muda untuk bertukar profil bisnis dan memperluas jaringan mereka.

Pria kelahiran 24 Mei 1969 ini, memberikan jasa konsultasi dan pelatihan dalam bidang kehumasan dalam bendera perusahaan PowerPR-nya. Perusahaan yang bergerak di bidang kehumasan itu juga memberikan jasa konsultasi bagaimana berhubungan dengan media.
Dia juga sudah menghasilkan dua buah buku yang boleh dibilang merupakan pegangan para insan yang bergerak di industri public relations yaitu The Power of Public Relations dan Behind Indonesia’s Headlines.

Kini hari-hari Chairman Indonesia Alumni Association pada Singapore Haggai Institute ini dipenuhi oleh kegiatan mengisi pelatihan atau seminar mengenai kehumasan.

  • Baca juga: Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

Michael Rusli

Nama Michael memang belum sepopuler nama-nama promotor yang sudah malang melintang di dunia musik. Namun melalui Big Daddy Production, perusahaan yang baru dua tahun didirikan, namanya mulai santer disebut-sebut kalangan bisnis hiburan. Hal itu muncul ketika muncul pro kontra mengenai rencana mendatangkan Lady Gaga untuk konser di Indonesia.

Namun sebelumnya, mantan Presdir PT ABN AMRO Finance Indonesia juga telah berhasil mempromotori pertunjukan Disney on Ice. Bahkan dari situlah dia mulai merintis bisnis barunya itu pasca hengkang dari industri perbankan.

Kini kinerja Big Daddy yang berada di bawah payung PT Prima Java Kreasi dan berdiri pada Februari 2010 dalam setahun terakhir bisa dibilang sangat memuaskan. Sepanjang tahun lalu,pendapatan yang berhasil didulang mencapai Rp 30 miliar. Sedangkan sampai triwulan pertama tahun ini, omsetnya melebihi tahun lalu, yaitu Rp 50 miliar.

Bahkan rencananya Big Daddy akan melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) tahun ini. Rencana tersebut sudah digadang perusahaannya sejak setahun lalu, meski keperluan dana operasional tahun ini telah tercukupi dengan masuknya dana investor dari luar hingga Rp 200 miliar.

Rudy Kusworo

Tak selamanya mantan bankir membuka usahanya sendiri. Rudy Kusworo yang mantan bankir memutuskan untuk menggandeng empat temannya untuk mendirikan perusahaan modal ventura yang dinamakan Investidea. Saat ini perusahaan itu fokus untuk membantu pendanaan dan pengembangan dari perusahaan-perusahaan yang baru lahir atau memulai usaha (start up) di bidang teknologi digital.

Perusahaan itu memiliki visi untuk memastikan bahwa anak-anak muda yang ingin memulai bisnis digital betul-betul mendapatkan segalanya dengan komplet. Baik itu dari segi teknikal, manajemen, keuangan, maupun di sisi entrepreneurship-nya.

Investidea berdiri pada awal 2011 dan memiliki misi membantu entrepreneurship di Indonesia, khususnya dalam bidang teknologi informasi. Hal ini didorong oleh bisnis digital yang memang sedang booming, bukan saja di Indonesia, tetapi juga di Amerika Serikat, Cina, Eropa, dan Brazil.

Oleh karena itu Rudy dan teman-teman tergerak untuk memberikan bimbingan atau bantuan pada pengusaha di bidang tersebut. Artinya Investidea tidak hanya menyediakan dana, tetapi juga berbagi pengalaman dan pengetahuan bisnis. Dengan kekuatan kombinasi skill dari para founder yang berbeda-beda diharapkan para pengusaha start up muda yang dibantu bisa berhasil.

Bambang Nuryanto Rachmadi

Sebagai bankir dia memiliki karier yang sangat cemerlang dengan perjalanan karier yang cukup panjang. Sejak 1971 hingga 1974, sembari menyelesaikan kuliahnya di FHUI Extension, kelahiran Jakarta 41 tahun silam ini bekerja di PT CiceroIndonesia. Setahun kemudian ia hijrah ke Bank Duta. Dari bank tersebut ia peroleh kesempatan belajar ke Negeri Paman Sam. Hasilnya pada 1978 ia berhasil menyabet dua gelar: MSc bidang internasional banking & finance dari Saint Mary’s Graduate School of Business Moraga, dan gelar MBA dari John F. Kennedy University Orinda. Dengan dua gelar itu, Tonny kembali ke tanah air dan kembali ke Bank Duta pada 1978.

Dia meninggalkan posisinya di Bank Duta sebagai Managing Director International Banking pada September 1986 untuk bergabung dengan Panin Bank. Sebagai orang nomor satu di Panin Bank usianya saat itu baru 35 tahun.

  • Baca juga: Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

Kemudian pada tahun 1988 dia memutuskan mundur dari Panin. Tiga tahun kemudian dia resmi mendapatkan lisensi restoran McD di Indonesia setelah hampir selama itu dia berjuang memperolehnya.

Sebelumnya, Tony begitu dia biasa disapa harus mengikuti beragam jenis pelatihan. baru Tonny sempat digodok di Sekolah milik McDonald’s yaitu: McDonalds Corporation Hamburger University selama 1 tahun. Sekolah itu mendidik para calon store manager MD. Sistem pelatihan yang pernah dialaminya kini ia terapkan bagi semua calon manajer di MD Indonesia.SP/dari berbagai sumber.

 
 
 
 
 
Previous Post

Maloy Menuju Kawasan Ekonomi Khusus

Next Post

Kredit Perumahan, Single Digit Saja Tak Cukup

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

by Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

by Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

by Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

by Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

by Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

Bank Neo Commerce

OJK Cabut Izin Mitra Pemasaran Efek Bank Neo Commerce (BBYB), Ini Alasannya

by Sandy Romualdus
27 Maret 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar kepada PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BTN Perpanjang Tenor KPR Sampai 25 Tahun

2012, Aset Bank BTN Bakal Lampaui RP 100 T

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance