• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Danantara

Bermasalah, KAEF Hentikan Distribusi Rapid Test Biozek

oleh Admin Stabilitas
14 Mei 2020 - 12:56
6
Dilihat
Bermasalah, KAEF Hentikan Distribusi Rapid Test Biozek
0
Bagikan
6
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menghentikan sementara keseluruhan distribusi alat rapid test Biozek yang telah diimpornya dari perusahaan asal Belanda, Inzek International Trading BV. Kebijakan penghentikan distribusi tersebut diambil seiring dengan munculnya informasi bahwa alat uji cepat itu bermasalah dalam hal transparansi terkait pihak yang memproduksi alat tersebut. Santer kabar bahwa alat tersebut bukan diproduksi oleh produsen Belanda, melainkan rekanan pihak ketiga dari China. Sembari menghentikan distribusi, KAEF juga secara resmi meminta klarifikasi kepada pihak Inzek International Trading BV selaku penjual.

“Kami sudah mengimpor alat tersebut sejak April 2020. Produk ini sudah memiliki sertifikat Conformite Europeenne (CE) yang memenuhi persyaratan hukum untuk dapat diperdagangkan dan dikomersialisasikan di pasar Eropa,” ujar Corporate Secretary KAEF, Ganti Winarno, dalam keterangan resminya, Rabu (13/5).

Adanya sertifikat tersebut, menurut Ganti, menjadi salah satu pertimbangan bagi KAEF karena untuk mendapatkannya diketahui memerlukan proses screening yang demikian ketat. Selain di Indonesia, rapid test Biozek sejauh ini juga telah digunakan di negara-negara lain, seperti Belanda sendiri, Inggris, Portugal, Georgia, Nigeria dan Arab Saudi. Karenanya, terkait dengan tudingan tentang rendahnya tingkat akurasi alat tersebut dalam mendeteksi virus COVID-19, Ganti menyatakan bahwa produk tersebut telah dilengkapi dengan dokumen mutu berupa uji klinis yang menunjukkan hasil uji sensitivitas relatif rapid test BNCP-402 dan BNCP-420S lebih dari 99,9 persen untuk IgG dan 85 persen untuk IgM.

BERITA TERKAIT

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

Lepas dari Tren Kerugian, Kimia Farma (KAEF) Cetak Laba Rp123,6 Miliar di Kuartal I/2026

Garap Ekosistem Candi dan TMII, BTN Gandeng InJourney Destination Management

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

“Sedangkan untuk spesificitas relatif rapid test adalah 98 persen untuk IgG dan 96 persen untuk IgM dibandingkan dengan hasil PCR. Artinya cukup memenuhi syarat,” tutur Ganti.

Selain itu, hasil uji klinis oleh CNR Virus des Infections Respiratories Institut Pasteur Perancis juga menunjukkan hasil yang baik pada rapid test Biozek BNCP-402 dan dokumen pendukung lainnya. Sementara terkait distribusinya yang telah ramai dijual bebas lewat media sosial dan situs belanja online, Ganti menyatakan bahwa pihaknya hanya mendistribusikan alat tersebut ke fasilitas jaringan layanan Kesehatan, jejaring laboratorium pemeriksaan dan dinas Kesehatan provinsi, kota dan kabupaten.

“Karenanya dengan seluruh informasi yang beredar tersebut, kami telah meminta klarifikasi resmi dari pihak Inzek International. Dalam waktu dekat mereka akan sampaikan (klarifikasinya),” tegas Ganti.

Tags: #BUMN#Covid-19#Kimia Farma#Rapid test biozek
 
 
 
 
Sebelumnya

WIKA Peduli Dampak Covid-19 di Jakarta Timur

Selanjutnya

Pemerintah Ajak UMKM Gabung Platform Digital Kategori Berita Pemerintahan | mth

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Restrukturisasi MRA Efektif, Waskita Karya (WSKT) Pangkas Utang Rp17 Triliun

Danantara Gandeng Hisense Group di Kertanegara, Diwarnai Surat Protes 6 Poin Kadin China

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 10:00

Stabilitas.id — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Hisense Group, raksasa elektronik dan...

Danantara Bidik Merger ID Food ke Sugar Co Rampung Bulan Depan, Kuasai 60 Persen Pasar Gula

Masuk Top 5 Dunia, BPI Danantara Plot Target Kelola Aset Rp16.000 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 10:00

Stabilitas.id — Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan target ambisius bagi lembaga superholding baru, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI...

Kelola Proyek Sampah Rp86 Triliun, Denera Bidik IPO pada 2028

Kelola Proyek Sampah Rp86 Triliun, Denera Bidik IPO pada 2028

oleh Stella Gracia
13 Mei 2026 - 11:13

Stabilitas.id – PT Daya Energi Bersih Nusantara atau Denera, anak usaha Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), resmi...

Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

oleh Stella Gracia
13 Mei 2026 - 09:13

Stabilitas.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi menyetorkan bagian keuntungan bersih tahun buku 2025 senilai Rp4,8 triliun kepada pemerintah pusat...

Danantara Bidik Merger ID Food ke Sugar Co Rampung Bulan Depan, Kuasai 60 Persen Pasar Gula

Khitah Baru Danareksa: Jadi Raksasa Manajemen Aset dengan Dana Kelolaan Rp185 Triliun

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 11:21

Stabilitas.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan BP BUMN melakukan restrukturisasi besar-besaran dengan mengonsolidasikan empat manajer investasi...

Anak usaha BRI Group Catat Laba Rp8,2 Triliun, Kontribusi ke Induk Capai 19,9%

Dukung Konsolidasi Danantara, BRI Lepas BRI-MI dan PNM-IM Senilai Rp1,32 Triliun

oleh Stella Gracia
10 April 2026 - 10:43

Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melakukan langkah strategis dengan mengalihkan kepemilikan dua entitas manajemen investasinya, PT...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Menko Marves: Keadaan Global Tidak Menentu, Tidak Boleh Reaktif Harus Tenang

Pemerintah Ajak UMKM Gabung Platform Digital Kategori Berita Pemerintahan | mth

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance