• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Capai 8,36 Persen, Inflasi 2014 Lebih Rendah

by Sandy Romualdus
2 Januari 2015 - 00:00
13
VIEWS
Capai 8,36 Persen, Inflasi 2014 Lebih Rendah
0
SHARES
13
VIEWS

Jakarta – Inflasi di bulan Desember 2014 yang sebesar 2,46 persen membuat inflasi selama satu tahun mencapai 8,36 persen, lebih rendah dari inflasi 2013 yang sebesar 8,38 persen. Adapun inflasi year on year mencapai 8,36 persen sementara inflasi inti tercatat 1,01 persen dengan YoY mencapai 4,93 persen.

“Dibandingkan 2013 lebih rendah sedikit sebab sama-sama ada kenaikan BBM pada Juni sehingga Juli meningkat,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Jakarta, Jumat (2/1).

  • Baca juga: ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

Dia menjelaskan, dari 82 kota IHK (indeks harga konsumen), inflasi tertinggi terjadi di Merauke, Provinsi Papua sebesar 4,53 persen dan terendah di Meulaboh, Aceh sebesar 1,17 persen. Tercatat, semua kota mengalami inflasi. “Secara menyeluruh, sebagian besar inflasinya di atas 2 persen,” katanya.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Berdasarkan kelompok pengeluaran, penyumbang inflasi tertinggi di Desember 2014 ialah sektor transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,06 persen. Kemudian disusul bahan makanan sebesar 0,64 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,35 persen, serta makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar sebesar 0,31 persen. Jika dibandingkan dengan

“Jadi transportasi, ada yang menaikkan (biaya) di akhir November dan sebagian di Desember jadi dampaknya ke subsektor transportasi menjadi tinggi. Tentu berdampak ke makanan makanan jadi dan sebagainya sebagai akibat dari transportasi,” ucap Suryamin.

  • Baca juga: Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

Lima besar penyumbang inflasi Desember ialah bensin sebesar 0,52 persen, tarif angkutan dalam kota sebesar 0,31 persen, beras sebesar 0,17 persen, cabai merah 0,16 persen, dan tarif listrik 0,15 persen. Kemudian diikuti cabai rawit, ikan segar, tarif angkutan antar kota, tarif angkutan udara, dan komoditas lainnya.

Sementara untuk inflasi nasional selama 2014, komoditas yang harganya diatur pemerintah yakni bensin juga mempunyai andil tersbesar mencapai 1,04 persen, diikuti dengan tarif listrik sebesar 0,64 persen. Menyusul komoditas lainnya yakni angkutan dalam kota sebesar 0,63 persen, cabai merah sebesar 0,43 persen, beras sebesar 0,38 persen, bahan bakar rumah tangga sebesar 0,37 persen, tarif angkutan udara sebesar 0,22 persen, cabai rawit sebesar 0,19 persen,nasi dengan lauk sebesar 0,18 persen, rokok kretek filter sebesar 0,15 persen, dan komoditas lainnya.

Meski begitu, Suryamin melihat perekonomian nasional masih dalam kondisi yang baik. Indikatornya inflasi inti masih lebih rendah dari inflasi umum. “Kalau melihat tahunan dimana inflasi inti lebih rendah dari inflasi umum, ekonomi secara kesleuruhan masih normal karena inflasi dipengaruhi indikator makro yang umum apakah nilai tukar dan sebagainya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Suryamin mengatakan, lebih besarnya angka inflasi ketimbang perkiraan Bank Indonesia yang di kisaran 8,1 persen-8,2 persen terpengaruh karena pelemahan rupiah. Rupiah yang melemah membuat impor tertahan sehingga komoditi yang masih diimpor ikut menyumbang inflasi.

  • Baca juga: Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

“Karena melemahnya rupiah yang diimpor terjadi penurunan, seperti elektronik dan kosmetik yang juga masuk perhitungan inflasi, hanya tidak saya sebutkan karena andilnya hanya 0,01 persen,” tuturnya.

Meski begitu, Suryamin mengatakan, banyak komoditi lain yang menyumbang inflasi dengan besaran 0,01 persen. “Kalau dijumlahkan ada puluhan komoditi lain yang andil 0,01 persen, sebagai contoh daging sapi masih diimpor, kemudian buncis, kacang panjang, cabai hijau, pisang, melon dan lainnya,” katanya.

Tags: bbm,inflasi
 
 
 
 
 
Previous Post

“Asuransi” di Pintu Ka’bah

Next Post

Tekan Defisit Neraca, Pemerintah Dorong Produk Premier

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 12:21

Survei Konsumen BI September 2026 mencatat IKK tetap optimis di level 118,1 di tengah kenaikan rasio belanja konsumsi masyarakat menjadi...

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Asmawi Syam Diangkat Jadi Plt Dirut BRI

Asmawi Syam Diangkat Jadi Plt Dirut BRI

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance