• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Gojek dan GoPay Kenalkan Kemudahan Sedekah Digital Lewat QRIS

by Stella Gracia
18 Desember 2019 - 00:00
49
VIEWS
Gojek Gelar Seminar Wirausaha
0
SHARES
49
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas– Gojek dan GoPay memperkuat komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan inklusi keuangan lewat pemanfaat teknologi. Kali ini, GoPay memperdalam kerja sama dengan ekosistem Nahdlatul Ulama, organisasi muslim terbesar di Indonesia, di bidang donasi non-tunai dengan mengimplementasikan QRIS dari Bank Indonesia di Kotak Infaq Nahdlatul Ulama (KOIN NU). Dengan ini, lebih dari 90 juta warga NU dapat bersedekah secara non-tunai dari berbagai penyelenggara uang elektronik hanya dengan satu kode QR.

Gerakan KOIN NU merupakan gerakan ratusan ribu kotak amal yang menjadi ciri khas dari nahdliyin (warga NU) dan telah dijalankan selama turun temurun di seluruh pelosok Indonesia, untuk mendorong semangat berinfaq dari masyarakat. Lewat kerja sama dengan Gojek dan GoPay, kotak KOIN NU akan dilengkapi dengan kode QRIS sehingga seluruh warga nahdliyin memiliki tambahan pilihan bersedekah secara non-tunai. Kode QRIS di KOIN NU juga merupakan penerapan awal QR dengan standarisasi QRIS dari BI pada lembaga zakat, infaq dan sedekah. Selain memudahkan bersedekah, kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan terhadap sistem pembayaran elektronik serta layanan jasa keuangan bagi lebih dari 90 juta warga NU sehingga membantu mempercepat inklusi keuangan di Indonesia.

  • Baca juga: Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Ketua NU Care – LAZISNU Achmad Sudrajat mengatakan pihaknya terus mendorong inovasi kemudahan zakat, infaq dan sedekah melalui berbagai cara, termasuk kanal digital. Dengan keandalan teknologi yang ditawarkan Gojek dan GoPay, khususnya QR Code standarisasi QRIS untuk KOIN NU, tidak hanya akan mempermudah warga nahdliyin dalam bersedekah tetapi juga pihaknya sebagai lembaga amil zakat nasional untuk menjangkau lebih banyak lagi pendonor.

BERITA TERKAIT

No Content Available

“Apalagi gerakan KOIN NU ini sudah menjadi gerakan nasional di tubuh NU. Kami berharap kerja sama ini mampu mendukung NU untuk meningkatkan jumlah donasi dari tahun ke tahun serta menjadi lembaga pengelola dana masyarakat yang didayagunakan secara amanah dan profesional untuk pemberdayaan umat,” tutur Achmad.

QR Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan standar penggunaan QR code yang dirilis oleh Bank Indonesia untuk kemudahan dalam pembayaran. Dengan adanya standar ini, pengguna dapat dengan mudah bertransaksi dengan berbagai aplikasi tetapi hanya menggunakan satu QR code sehingga tidak membingungkan dengan berbagai pilihan QR yang ada selama ini. QRIS akan diimplementasikan dalam skala nasional dan berlaku efektif 1 Januari 2020.

Winny Triswandhani, Head of Corporate Communication GoPay mengatakan GoPay berkomitmen untuk mendukung implementasi QRIS yang diinisiasi oleh BI dan ASPI terhadap mitra organisasi yang telah bekerja sama, terutama dalam donasi digital.

  • Baca juga: Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

“Sebagai uang elektronik yang paling banyak dipakai di Indonesia dan juga terdepan dalam donasi digital, kami sangat mendukung penggunaan QRIS di seluruh rekan usaha kami; baik rekan donasi hingga ratusan ribu pedagang kecil binaan GoPay. Kami percaya QRIS karena tidak hanya mempermudah masyarakat dalam menyalurkan sedekah tetapi juga membuka opsi pembayaran yang lebih luas. Warga NU dan seluruh masyarakat Indonesia dapat bersedekah dengan uang elektronik lain yang ikut dalam uji coba QRIS ini,” ujar Winny.

Sementara itu, Ria Swandito, Asisten Direktur Divisi Perizinan SP dan Elektronifikasi KPw Bank Indonesia DKI Jakarta mengapresiasi langkah yang dilakukan GoPay dalam memberikan kemudahan pembayaran non-tunai yang terpercaya kepada ekosistem NU.

“Kami menyambut baik inisiasi yang dilakukan Gojek lewat GoPay dalam mempelopori donasi digital selama ini, terutama dalam dukungannya menerapkan QRIS pada ekosistem NU. Ini menjadi langkah awal sosialisasi penerapan QRIS pada suatu ekosistem seperti NU. Kami harap nantinya kemudahan QRIS juga bisa diadaptasi oleh organisasi dan ekosistem lain tidak hanya untuk kemudahan berdonasi, tetapi juga transaksi lainnya seperti pembayaran sekolah, proses distribusi simpan pinjam. QRIS membuka opsi donasi yang lebih luas, masyarakat dapat menggunakan uang elektronik apapun yang telah mendapat izin BI untuk memberikan sedekah dan membantu sesama. Pembayaran lewat metode non-tunai akan meningkatkan inklusivitas sistem keuangan dan memberikan berdampak pada kemudahan akses finansial bagi masyarakat di ekosistem NU. Hal ini tentunya akan semakin mendorong perekonomian digital Indonesia,” ujar Ria.

Sebelumnya Gojek, GoPay dan NU juga telah bekerja sama untuk implementasi donasi digital sejak Mei 2019. Sejak pertama kali diluncurkan, donasi digital melalui GoPay meningkat sebesar 4 kali lipat.

  • Baca juga: Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

“Kami berharap dengan adanya QRIS di KOIN NU, donasi yang diterima bisa terus meningkat sehingga dampak sosial nya pun bisa berkali lipat untuk umat,” papar Achmad Sudrajat.

Dana yang selama ini terkumpul dari KOIN NU dimanfaatkan untuk berbagai program kemanusiaan milik NU meliputi 9 program unggulan Sosial Keagamaan, Kebencanaan, Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Hukum HAM dan Kemanusiaan, Kebudayaan dan Pariwisata, Sumber Daya dan Pengolahan, serta Lingkungan Hidup dan Energi. Acara yang digelar di Kantor Pusat PBNU ini juga dihadiri oleh VP Public Affairs Gojek Astrid Kusumawardhani.

Tags: #Gojek, #GoPay, #NU, #KOIN NU
 
 
 
 
 
Previous Post

Adira Insurance Ajak Masyarakat Tingkatkan Keselamatan

Next Post

Bidik Nasabah Kaya, BRI Luncurkan BRIPrivate

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

by Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

by Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

by Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

by Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

by Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

Bank Neo Commerce

OJK Cabut Izin Mitra Pemasaran Efek Bank Neo Commerce (BBYB), Ini Alasannya

by Sandy Romualdus
27 Maret 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar kepada PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sambut MotoGP Mandalika: BNI Tebar Promo Cashback dan Permudah Transaksi via Wondr

Bukan Cuma Urusan Tim IT: Praktisi Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

Bank Raya Tunjuk Direktur Bisnis Baru di Tengah Pertumbuhan Kredit Digital 22 Persen

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Pemerintah Butuh Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027

Permintaan Emas RI Melonjak 40 Persen: Bank Mandiri Hadirkan Ekosistem Bulion Terpadu di Aplikasi Livin’

Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

Buka Akses Modal Mini: OJK Rancang Regulasi Aset Riil Tertokenisasi dan Stablecoin

Insentif Likuiditas Tembus Rp461 Triliun: BI Guyur Kredit Perumahan Rp68 Triliun Serap 500 Ribu Pekerja

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Defisit APBN Capai 2,29 Persen

Defisit APBN Capai 2,29 Persen

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance