• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

IFC Rayakan Dekade Program EDGE: Dorong Bangunan Hijau di Indonesia

oleh Stella Gracia
31 Juli 2025 - 12:59
12
Dilihat
IFC Rayakan Dekade Program EDGE: Dorong Bangunan Hijau di Indonesia
0
Bagikan
12
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Program sertifikasi bangunan hijau Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE), yang dikembangkan oleh International Finance Corporation (IFC), memperingati satu dekade keberhasilannya di Indonesia pada 25 Juli 2025. Selama 10 tahun, program ini telah mendorong efisiensi sumber daya, ketahanan, dan penghematan biaya dalam pembangunan di negara berkembang, dengan Indonesia menjadi salah satu pasar paling aktif.

Sejak diperkenalkan pada 2015, lebih dari 200 proyek di Indonesia telah meraih sertifikasi EDGE, mencakup total luas bangunan 4,3 juta meter persegi. Proyek-proyek ini meliputi hunian, gedung komersial, dan fasilitas publik, dengan beberapa di antaranya bahkan mencapai status Zero Carbon, sejalan dengan target emisi nol bersih (net-zero). Salah satu pencapaian monumental adalah sertifikasi akhir EDGE untuk Masjid Istiqlal pada April 2022, menjadikannya tempat ibadah pertama di dunia yang meraih predikat tersebut.

  • Baca juga: Kejar Tenggat UU P2SK, Pemerintah Pertimbangkan KEK Jadi Pusat Finansial Internasional

Dalam perayaan satu dekade ini, IFC berkolaborasi dengan Green Building Council Indonesia (GBCI) untuk meluncurkan laporan khusus yang mendokumentasikan perjalanan dan dampak sektor bangunan hijau di Indonesia. Laporan ini akan diperbarui setiap kuartal guna memantau perkembangan terbaru. Data menunjukkan, bangunan bersertifikasi EDGE di Indonesia mampu mengurangi emisi karbon dioksida hingga 100 ribu ton per tahun, setara dengan penanaman 1,5 juta pohon.

BERITA TERKAIT

Kejar Tenggat UU P2SK, Pemerintah Pertimbangkan KEK Jadi Pusat Finansial Internasional

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Inovasi Rendah Emisi, 5 Pabrik SIG Raih Green Label Predikat Platinum dari GPCI

SIG Perluas Kolaborasi Global, Garap Potensi 89% Pasar Material Konstruksi

  • Baca juga: Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

“Pencapaian EDGE mencerminkan tren global menuju pembangunan yang lebih berkelanjutan. Dengan pendekatan praktis dan terukur, program ini telah mentransformasi pasar konstruksi di negara berkembang,” ujar Diep Nguyen-van Houtte, Senior Manager untuk Inovasi dan Pengembangan Bisnis di Departemen Bisnis Iklim IFC, di Jakarta, Jumat (25/7/2025). Ia menegaskan komitmen IFC untuk memperluas kemitraan dengan pemerintah, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya.

  • Baca juga: Inovasi Rendah Emisi, 5 Pabrik SIG Raih Green Label Predikat Platinum dari GPCI

EDGE menawarkan platform digital gratis yang memungkinkan pengembang menghitung penghematan energi, air, dan material bangunan melalui pemodelan bioklimatik berbasis data lokal. Fitur ini mempermudah pengambilan keputusan untuk desain bangunan ramah lingkungan. Di Indonesia, adopsi EDGE didukung oleh reformasi kebijakan yang selaras dengan target nasional pengurangan emisi sebesar 29% pada 2030, mendorong konstruksi hijau menjadi arus utama pembangunan.

Keberhasilan EDGE tidak hanya terlihat dari sisi lingkungan, tetapi juga dampak ekonomis dan sosial. Program ini telah memperkuat kesadaran akan pentingnya bangunan hijau, mendorong perubahan di pasar properti, dan mendukung kesejahteraan masyarakat melalui efisiensi biaya operasional. Dengan momentum ini, EDGE diharapkan terus menjadi katalis transformasi menuju masa depan pembangunan yang lebih hijau dan berkelanjutan. ***

Tags: bangunan hijauEDGEEmisi KarbonGreen Building Council IndonesiaIFCIndonesiaKeberlanjutanKonstruksi Ramah LingkunganMasjid IstiqlalNet ZeroPenghematan Energireformasi kebijakanSertifikasitransformasi pasarZero Carbon
 
 
 
 
 
Sebelumnya

OJK dan Bappebti Tuntaskan Peralihan Pengawasan Aset Keuangan Digital

Selanjutnya

Edukasi Keuangan Anak, Maybank Indonesia Gelar CashVille Kidz 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 16:03

Wamenkeu Juda Agung sebut kebutuhan investasi 2027 capai Rp8.705 T, sementara APBN hanya mampu Rp459 T. Sektor swasta & pasar...

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 16:03

Bunga PNM Mekaar dipangkas drastis dari rata-rata 20% jadi 8% mulai September 2026. Kebijakan arahan Presiden Prabowo ini sasar 14...

Dua Tokoh Danantara Indonesia Masuk Radar Calon Gubernur PFII

Dua Tokoh Danantara Indonesia Masuk Radar Calon Gubernur PFII

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2026 - 15:29

Muliaman Hadad dan Pahala Mansury mengemuka sebagai calon kuat Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Pemerintah finalisasi struktur & lokasi....

Mahkamah Agung Koreksi Nilai Kerugian Keuangan Negara Kasus Tata Niaga Timah

Mahkamah Agung Koreksi Nilai Kerugian Keuangan Negara Kasus Tata Niaga Timah

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2026 - 15:12

MA pangkas angka kerugian negara kasus korupsi timah dari Rp300 triliun jadi Rp28,93 triliun. Kerugian lingkungan Rp271 triliun dipisah ke...

Pacu Daya Beli, Menkeu Purbaya Sebut Presiden Bakal Umumkan Paket Stimulus Baru

Suntik Pemda Rp20,5 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Pembayaran Gaji PPPK Aman

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2026 - 15:06

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa cairkan Rp20,5 triliun untuk 490 pemda. Dana ditujukan bayar gaji PPPK sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto....

Gandeng Travel Umrah, CIMB Niaga Syariah Tebar Cashback Rp1,5 Juta dan Solusi Transaksi di Arab Saudi

Dominasi 80% Permintaan, Interior Modern Minimalis Kian Digandrungi Pemilik Hunian

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 14:51

Gaya modern minimalis dominasi 80% permintaan interior di Pinhome. CEO Dayu Dara Permata ungkap peluncuran layanan Pinhome Interior dan Renovasi....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Keras Dan Menghantam

    Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenkeu Monitor 490 Daerah Tertekan Fiskal, Siapkan Suntikan Dana Belanja Pegawai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Outflow Asing Mereda Jadi Rp 4,1 Triliun, Kinerja Index MSCI Indonesia Melesat 12,5% di Juli 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

Dua Tokoh Danantara Indonesia Masuk Radar Calon Gubernur PFII

Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen dan Eskalasi Iran-AS, Kurs Rupiah Kembali Anjlok

Mahkamah Agung Koreksi Nilai Kerugian Keuangan Negara Kasus Tata Niaga Timah

Suntik Pemda Rp20,5 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Pembayaran Gaji PPPK Aman

Serangan Cloud Melonjak 171%, CrowdStrike Peringatkan Risiko Integrasi AI di Perusahaan

Dominasi 80% Permintaan, Interior Modern Minimalis Kian Digandrungi Pemilik Hunian

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Edukasi Keuangan Anak, Maybank Indonesia Gelar CashVille Kidz 2025

Edukasi Keuangan Anak, Maybank Indonesia Gelar CashVille Kidz 2025

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance