• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi Energi

Indonesia Berupaya Capai Target Penurunan Emisi

Diwujudkan dalam bentuk regulasi dan mekanisme pendanaan yang dilakukan guna mengubah pola hidup masyarakat agar memilih ekonomi hijau yang rendah karbon

oleh Stella Gracia
23 Juni 2022 - 08:19
2
Dilihat
Indonesia Berupaya Capai Target Penurunan Emisi
0
Bagikan
2
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Indonesia mewujudkan keingannya untuk mencapai target penurunan emisi sesuai Paris Agreement dalam berbagai regulasi dan mekanisme pendanaan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto dalam pernyataan resminya, pada Senin (20/6/21).

Yang pertama adalah melalui salah satu mekanisme pendanaan yang akan diterapkan pada bulan Juli tahun 2022 mendatang, yakni pajak karbon melalui skema cap-trade-rax dalam sektor pembangkit tenaga listrik. Dalam skema ini, pembangkit listrik tenaga batubara dengan proses yang tidak efisien akan diberikan biaya tambahan.

Menko Airlangga mengatakan bahwa aturan ini bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat dan beralih ke ekonomi hijau yang rendah karbon. Pajak karbon ini merupakan salah satu instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK).

BERITA TERKAIT

Transaksi SBSN BCA Tembus Rp20 Triliun, Jumlah Investor Naik 19%

Waspada! Penipuan Belanja Online Capai Rp1,14 Triliun, Simak Tips Aman dari Blibli

OJK Tuntaskan Tipibank BPR Duta Niaga: Debitur dan Direksi Masuk Penjara

Buntut Skandal Dana IPO POSA, OJK Blacklist Benny Tjokrosaputro Seumur Hidup

“Pajak karbon diterapkan sambil mendorong perkembangan pasar karbon, inovasi teknologi, dan investasi yang lebih efisien, rendah karbon, serta ramah lingkungan,” ungkap Menko Airlangga.

Berbagai alternatif mekanisme pendanaan menjadi penting untuk memenuhi financing gap yang besar agar tidak bergantung hanya pada APBN. Misalnya, melalui Green Sukuk, Blended Finance, dan menampung dana dari swasta.

“Pemerintah juga meningkatkan kerja sama dengan beberapa lembaga internasional berupa program Energi Baru Terbarukan dan pembiayaan telah dibantu oleh lembaga donor, seperti Development Finance Institution dan Export Credit Agency,” jelas Menko Airlangga.

Menko Airlangga mengatakan bahwa penerapan ekonomi hijau di Indonesia juga telah didorong dengan Roadmap Keuangan Berkelanjutan 2021-2025 yang telah dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai otoritas pasar modal juga didorong untuk segera mempersiapkan infrastruktur, perangkat, dan instrumen, khususnya terkait dengan investasi berkelanjutan.

“Penguatan fundamental pasar ini akan mendorong peluang untuk merebut pasar pembiayaan hijau sehingga mendorong proses transisi menuju ekonomi hijau dapat berlangsung lebih cepat dan lebih efektif,” lanjut Menko Airlangga.

Terakhir, Menko Airlangga menyatakan bahwa pertukaran informasi dan pengalaman, serta peningkatan SDM dan teknologi, menjadi hal utama dalam mewujudkan reformasi nilai ekonomi karbon yang lebih baik.

“Terutama juga para cendekia yang sangat ditunggu masukannya untuk memperbaiki kebijakan ataupun menyempurnakan regulasi yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah,” tutup Menko Airlangga.***

Tags: #kemenkeuBEIBursa Efek Indonesia (BEI)Ekonomi HijauEmisiEnergi Rendah Karbonkementerian keuanganMekanisme Pendanaan Ekonomi HijauNilai Ekonomi KarbonojkRegulasi Ekonomi Hijau
 
 
 
 
Sebelumnya

Menkeu Ajak Mahasiswa PKN STAN Bantu Kembangkan Desa di Indonesia

Selanjutnya

Lima Hal yang Ingin Dicapai Indonesia dalam Bidang Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

PGE Mantapkan Langkah Menuju Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia

PGE Mantapkan Langkah Menuju Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia

oleh Stella Gracia
4 November 2025 - 09:02

Stabilitas.id — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memperkuat langkah transformasi digital melalui program G-Bionic, yang kini memasuki fase implementasi nyata di...

Menyalakan Keadilan dari Timur: Listrik untuk NTT, Maluku, dan Papua

Menyalakan Keadilan dari Timur: Listrik untuk NTT, Maluku, dan Papua

oleh Sandy Romualdus
11 Oktober 2025 - 10:43

Bagi Indonesia, kedaulatan energi tidak hanya diukur dari jumlah megawatt yang dihasilkan, tetapi dari seberapa jauh listrik menjangkau mereka yang...

Pembangunan SUTET 500 kV Balaraja Kurang Sosialisasi

Energi Kuat, Bangsa Berdaulat: Arah Baru Ketahanan Energi Indonesia

oleh Sandy Romualdus
8 Oktober 2025 - 12:40

Dari eksplorasi panas bumi hingga mobil listrik di jalanan kota, negeri ini sedang membangun rantai energi yang utuh—dari hulu sampai...

Harga BBM Resmi Naik! Pertalite Jadi Rp10 ribu, Solar Subsidi Rp6,800, Pertamax Rp14,500

Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

oleh Sandy Romualdus
2 Oktober 2025 - 16:33

Stabilitas.id - PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 1 Oktober 2025. Kenaikan berlaku...

PGE Genjot Inovasi Lewat Geovation 2025, Bidik Kapasitas Panas Bumi 3 GW

PGE Genjot Inovasi Lewat Geovation 2025, Bidik Kapasitas Panas Bumi 3 GW

oleh Stella Gracia
2 Oktober 2025 - 10:56

Stabilitas.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) kembali menggelar ajang tahunan Geothermal Innovation & Competition (Geovation) 2025...

Mimpi Besar Energi Hijau: Akselerasi Janji Menuju Aksi Berkelanjutan

Mimpi Besar Energi Hijau: Akselerasi Janji Menuju Aksi Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
28 September 2025 - 11:11

PT PLN (Persero) mengakselerasi transisi menuju energi hijau melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT), elektrifikasi lintas sektor, serta integrasi teknologi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

    Catut Nama Perusahaan Asing, Satgas PASTI Blokir AMG Pantheon dan Mbastack

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BEBS Terkuak: OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Goreng Saham hingga 7.000 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BPR Panca Dana Depok: Modus Kredit Fiktif Rp32 Miliar dan Bobol Deposito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompak Naik! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 2 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pakar Investasi MUFG Nobuya Kawasaki Calon Nakhoda Baru Bank Danamon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Efek Domino Krisis Teluk: Inflasi Impor Mengintai Jepang, Suku Bunga BOJ Jadi Sorotan

Ekspansi Kredit Digital: Pengguna Paylater BCA Tembus 189 Ribu Nasabah

Respons Dinamika Global, BI Sesuaikan Batasan Transaksi DNDF dan Swap Jadi US$10 Juta

Jaga Daya Beli, Menkeu Purbaya Siap Pangkas Anggaran K/L Hingga 10 Persen

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

Disrupsi LNG Qatar: Kapasitas Ekspor Lumpuh 17%, Pasokan Global Terancam 5 Tahun

Respons Keluhan Publik, Pemerintah Kaji Kebijakan Proteksi Marketplace Domestik

Stabilitas Edisi 221 : Ujian Serius Otoritas Kurs

Tekan Konsumsi BBM, Pemerintah Kaji Kebijakan WFH Satu Hari Seminggu Usai Lebaran

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Indonesia Dorong Peningkat Aksesibilitas dan Keterjangkauan Instrumen Keuangan

Lima Hal yang Ingin Dicapai Indonesia dalam Bidang Kesehatan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance