• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Kemendag Fasilitasi Penandatanganan Kerja Sama Perusahaan Australia dengan Eksportir Indonesia

by Stella Gracia
22 Mei 2020 - 12:16
5
VIEWS
Arus Peti Kemas di Priok Turun 5,13% Akibat Wabah Covid19
0
SHARES
5
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas — Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) bersama Kedutaan Besar RI Canberra, Konsulat Jenderal RI Sydney, dan Indonesian Ttrade Promotion Center (ITPC) Sydney memfasilitasi penandatanganan empat kontrak kerja sama perusahaan Australia dengan eksportir di Indonesia yang dilakukan secara virtual, hari Rabu (20/5).

“Implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA−CEPA) adalah momentum yang ditunggu oleh pebisnis di kedua negara. Sebagai Negara bertetangga, Indonesia−Australia saling bergantung satu sama lain. Selain itu, ini adalah kesempatan Indonesia untuk melakukan penetrasi pasar ke Australia,” ujar Plt Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan Muhri.

  • Baca juga: Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

Keempat kontrak kerja sama (MoU) yang ditanda tangani hari ini adalah MoU antara Livingstone International Pty Ltd dengan PT Asia Cakra Ceria senilai USD 1 juta untuk produk celemek dan variannya, ponco dan variannya, sarung tangan polietilen, serta penutup sepatu; Livingstone International Pty Ltd dengan PT Amarilys Karisma Gemilang senilai USD 340.000 untuk produk pot sampel dengan tutup berlabel yang dapat dipisahkan dan plastik daur ulang bening; Bakso Rawit Pty Ltd dengan Gula Merah Lombok (UKM) senilai AUD 54.432 untuk produk gula merah; serta Uniair Cargo Australia dengan PT Legato Global Anextama senilai AUD 24.720 untuk produk kotak karton bergelombang.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Menurut Kasan, kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah Indonesia dalam menjawab harapan dan antusiasme kalangan dunia usaha Indonesia dan Australia menjelang implementasi IA-CEPA yang akan berlaku pada tanggal 5 Juli 2020.

Duta Besar RI untuk Australia merangkap Vanuatu, Kristiarto Legowo, menekankan pentingnya semangat solidaritas dan kebersamaan dalam menyikapi tantangan bisnis di masa pandemi COVID-19. “Pemerintah RI senantiasa hadir untuk mendukung kalangan dunia usaha dan mendorong kegiatan bisnis kedua negara secara lebih optimal, khususnya dalam rangka meningkatkan akses pasar produk-produk Indonesia ke Australia,” kata Kristiarto.

Pada kesempatan tersebut, Konjen RI New South Wales, Queensland dan South Australia, Heru Hartanto Subolo juga menyampaikan pembatasan jarak yang diterapkan oleh pemerintah Australia tidak menyurutkan langkah perwakilan RI di Australia untuk meningkatkan kesadaran kalangan bisnis Australia terhadap IA CEPA dan Indonesia.

“Penandatanganan kontrak kerja sama ini menunjukkan bahwa meski sedang dalam pandemi COVID-19 dengan penerapan kebijakan pembatasan aktifitas di kedua negara, kegiatan promosi dan fasilitasi perdagangan produk Indonesia terus dilakukan,” jelas Heru.

  • Baca juga: Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

Plt Dirjen PEN menegaskan, jika terdapat kendala yang dihadapi kedua perusahaan dalam melakukan ekspor dan impor, Konjen RI Sydney dan ITPC Sydney akan membantu melalui berbagai pendekatan. Hal itu akan dilakukan secara virtual jika pertemuan secara langsung masih belum bisa dilakukan.

ITPS Sydney Ayu Siti Maryam menambahkan, perusahaan Bakso Rawit Pty Ltd dan Uniair Cargo Australia adalah perusahaan Australia yang merupakan peserta pelatihan ekspor impor yang diperuntukkan bagi diaspora Indonesia di Sydney, New South Wales dan Queensland. Pelatihan tersebut bekerja sama dengan Kemendag dan telah diselenggarakan pada Februari dan awal Mei lalu.

Ayu juga mengungkapkan, perusahaan Livingstone International Pty Ltd adalah salah satu distributor besar di Australia dan ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan Australia untuk mensupply produk-produk kesehatan. Sejak mengetahui adanya kesepakatan IA-CEPA yang akan mengeliminasi seluruh tarif bea masuk produk Indonesia, Vice Presiden Livingstone Internasional, Ivan Paulus, mulai mengalihkan beberapa sumber pasokan produk impor dari Indonesia.

“Pot sampel yang diimpor Livingstone dari Indonesia nantinya akan dipakai oleh Mecca yang merupakan salah satu jaringan ritel kosmetik terbesar di Australia. Penandatanganan MoU antara Livingstone dengan Amarilys Karisma Gemilang ini menghasilkan lapangan pekerjaan baru bagi 50 orang,” kata Ayu.

Di samping itu, Atase Perdagangan KBRI Canberra Agung Wicaksono mengatakan, produk-produk Indonesia telah memenuhi ketentuan standar di Australia. Hal itu terbukti dengan meningkatnya berbagai kegiatan kontrak dagang dan semakin banyaknya produk-produk ekspor Indonesia yang masuk ke pasar Australia.

“Daya saing produk-produk Indonesia di pasar Australia tentu akan semakin meningkat nantinya dengan berbagai manfaat yang akan diperoleh dari IA−CEPA,” ungkap Agung.

  • Baca juga: Ekspor Lesu & Minyak Naik, Neraca Dagang RI Agustus Diproyeksi Defisit US$ 0,9 Miliar

Di sisi lain, pemilik usaha kecil menengah (UKM) produsen gula merah, Helmi, yang merupakan salah satu penandatanganan MoU menyampaikan antusiasme terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

“Hal ini sangat menggembirakan. Selain bisa mendapatkan buyer dari Australia, kami juga diberi bimbingan oleh Kementerian Perdagangan untuk belajar mendesain kemasan secara gratis,” tutur Helmi.

Tags: #Kemendag, #Perdagangan, #IACEPA, #Ekspor
 
 
 
 
 
Previous Post

BCA Lakukan Penyesuasian Operasial Selama Libur Lebaran

Next Post

Indofood Raih Laba Rp3,4 T di Kuartal I 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 14:17

Inflasi IHK September 2026 terjaga di level 3,28 persen yoy berkat konsistensi kebijakan moneter BI dan pengendalian harga pangan nasional....

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 14:10

Pemerintah menawarkan 76 proyek KPBU senilai US$63,45 miliar dalam PPP Book 2026 mencakup jalan tol, kereta perkotaan, hingga tanggul laut...

Kekayaan RI US$343 Miliar Lari ke LN, Presiden Prabowo Tabuh Genderang Perang Lawan Fraud Ekspor

Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

by Sandy Romualdus
5 Oktober 2026 - 14:08

Pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi Rp31 triliun mencakup bansos beras 10 kg, BSU Rp300 ribu, dan insentif PPh 21 hingga 2027....

Garuda – Citilink Indonesia Kuasai Pangsa Pasar Domestik

Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 13:56

Garuda Indonesia, Kemenpar, dan Mastercard merilis program stopover bebas biaya terbang domestik guna memperluas distribusi turis asing ke daerah prioritas....

Tembus 75 Ribu Unit, Polytron Pamerkan Fox-Series dan Guyur Subsidi Rp6 Juta di GIIAS Semarang

Tembus 75 Ribu Unit, Polytron Pamerkan Fox-Series dan Guyur Subsidi Rp6 Juta di GIIAS Semarang

by Sandy Romualdus
2 Oktober 2026 - 10:37

Penjualan motor listrik Polytron sukses menembus 75 ribu unit secara nasional. Perusahaan agresif menebar subsidi Rp6 juta pada ajang GIIAS...

Pacu Strategi ‘Beyond Mortgage’: BTN Rangkul Inovasi Rumah Masa Depan Ala Gen Z

Pacu Strategi ‘Beyond Mortgage’: BTN Rangkul Inovasi Rumah Masa Depan Ala Gen Z

by Sandy Romualdus
30 September 2026 - 13:08

Bank BTN membuka pendaftaran BTN Housingpreneur Batch 3 di UI dengan target 1.500 ide bisnis untuk mendukung ekosistem perumahan nasional....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

Ubah Sampah Jadi Biogas: DPRD DKI Apresiasi Inovasi Biodigester Bank Jakarta di Rusunawa Rorotan

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

Laba Turun 19 Persen: Astra Tetap Guyur Dividen Interim Rp3,9 Triliun di Tengah Buyback Jumbo

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Indofood Raih Laba Rp3,4 T di Kuartal I 2020

Indofood Raih Laba Rp3,4 T di Kuartal I 2020

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance