• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Asuransi

Kuartal III, Total pendapatan Premi Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 16 Persen

oleh Sandy Romualdus
14 Desember 2015 - 00:00
4
Dilihat
BPJS Langgar PKS CoB, AAJI Surati Presiden
0
Bagikan
4
Dilihat

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) kembali melaporkan perkembangan kinerja industri asuransi jiwa di tanah air sampai dengan kuartal ketiga 2015. Hasil laporan menunjukkan bahwa meski pertumbuhan perekonomian Indonesia masih melambat di sembilan bulan pertama tahun 2015, industri asuransi jiwa tetap membukukan kinerja positif.

 “Ketahanan industri asuransi jiwa di tengah dinamika pasar terbukti dari meningkatnya total pendapatan premi yang mencapai lebih dari Rp100 triliun yang utamanya dikontribusikan oleh pertumbuhan premi bisnis baru. Jumlah tertanggung individu pun terus meningkat di tengah perekonomian yang melambat. Hal ini merefleksikan optimisme pasar dan semakin meningkatnya kesadaran serta kebutuhan masyarakat untuk memiliki proteksi perlindungan diri melalui layanan asuransi jiwa dalam kondisi apapun,” kata Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim di Jakarta, Senin (14/12).

Hendrisman menyebutkan terdapat peningkatan total pendapatan premi sebesar 16% yaitu dari Rp 86,92 triliun di tahun 2014 menjadi Rp 100,80 triliun di tahun 2015 dalam kuartal yang sama, dimana Premi Bisnis Baru menjadi penyumbang utama total pendapatan premi dengan kontribusi sebesar 57,1%. Premi Bisnis Baru sendiri tumbuh sebesar 16,7% dari Rp 49,35 triliun menjadi Rp 57,60 triliun pada kuartal ketiga 2015. Sementara itu, Premi Lanjutan juga turut mendorong peningkatan total pendapatan premi dengan pertumbuhan sebesar 15% yaitu dari Rp 37,57 triliun menjadi Rp. 43,21 triliun di periode yang sama.

BERITA TERKAIT

Bangun Budaya Menabung, AAJI dan Chubb Life Edukasi Literasi Keuangan Lewat Dongeng

Antisipasi ‘Perfect Storm’, AAJI Perkuat Ketahanan Siber dan Risiko Geopolitik

Industri Asuransi Jiwa Bukukan Pendapatan Rp238 Triliun, AAJI Fokus Benahi Klaim Kesehatan

LPS Siapkan Skenario Penjaminan Polis Mulai 2027, Asosiasi Dukung Penuh

Dia menlai, peningkatan total pendapatan premi di tengah kondisi ekonomi saat ini membuktikan semakin kuatnya pemahaman masyarakat akan manfaat jangka panjang produk-produk asuransi jiwa terhadap perencanaan keuangan mereka.

Aset dan Investasi

Sementara itu, hasil Investasi pada kuartal ketiga 2015 ini tampak turun sebesar 152,7% atau sebesar – Rp 15,9 triliun yang disebabkan oleh masih terjadinya pelambatan laju pertumbuhan ekonomi dan fluktuasi di pasar modal Indonesia. “Penurunan Hasil Investasi ini disebabkan karena pelaku industri asuransi jiwa melakukan antisipasi dengan menempatkan investasinya pada portofolio yang lebih aman,” jelas Hendrisman,

“Reksadana masih menjadi portofolio yang paling diminati, namun demikian pada kuartal ketiga 2015 ini tren investasi juga tampak bergerak ke produk-produk lain seperti deposito dan property yang memiliki tingkat risiko lebih kecil,” imbuh Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ini.

Walau hasil investasi terlihat menurun dibanding periode yang sama tahun lalu, namun Jumlah Investasi yang dicatatkan industri asuransi menunjukkan peningkatan sebesar 5% dari yang sebelumnya Rp 292,61 triliun menjadi Rp 307,29 triliun pada periode yang sama. Pertumbuhan jumlah investasi ini menunjukkan optimisme industri asuransi jiwa terhadap potensi perbaikan pasar saham dan strategi pemerintah yang dipercaya akan memberikan ruang bagi industri asuransi jiwa untuk memperbaiki hasil investasi ke depannya.

Peningkatan jumlah investasi lebih lanjut mendorong peningkatan Total Aset industri yang sampai kuartal ketiga 2015 naik sebesar 5,2% menjadi Rp 355,37 triliun dari Rp 337,64 triliun di periode yang sama di tahun 2014.

AAJI percaya, pemerintah berfokus penuh untuk kembali meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi nasional, dan industri asuransi jiwa mendukung strategi penguatan ekonomi ini dengan  mempertahankan pertumbuhan industri secara berkelanjutan.

Tags: aaji
 
 
 
 
Sebelumnya

Paket Ekonomi VII Dirilis, Giliran Karyawan Dapat Keringanan Pajak

Selanjutnya

Q3-2015, Anggota AAJI Bayar Klaim dan Manfaat Hingga Rp 61,76 triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

QIII 2014, Premi Prudential Tumbuh 13%

Fokus ke Produk Tradisional, Aset Kelolaan Prudential Syariah Melesat Jadi Rp8 Triliun

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:43

Stabilitas.id — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menorehkan rapor biru sepanjang tahun buku 2025. Penguasa pangsa pasar (market...

Laba Bersih Sompo Insurance Indonesia Tumbuh 10%, Ditopang Premi Bruto Rp2,7 Triliun

Laba Bersih Sompo Insurance Indonesia Tumbuh 10%, Ditopang Premi Bruto Rp2,7 Triliun

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:38

Stabilitas.id — Perusahaan asuransi umum, PT Sompo Insurance Indonesia membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Emiten asuransi ini mencatatkan...

Laba Melesat 236%, Sun Life Indonesia Rilis Solusi Kesehatan Syariah ‘SHIFA Signature’

Laba Melesat 236%, Sun Life Indonesia Rilis Solusi Kesehatan Syariah ‘SHIFA Signature’

oleh Sandy Romualdus
8 Mei 2026 - 17:02

Stabilitas.id – Merayakan 31 tahun perjalanannya di Indonesia, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) membukukan kinerja solid pada kuartal...

Tanpa Bayar Premi, Nasabah Payroll Permata Bank Kini Otomatis Terlindungi Astra Life

Tanpa Bayar Premi, Nasabah Payroll Permata Bank Kini Otomatis Terlindungi Astra Life

oleh Stella Gracia
8 Mei 2026 - 11:34

Stabilitas.id – Astra Life menjalin kolaborasi strategis dengan Permata Bank untuk meluncurkan Permata ME Payroll Proteksi. Produk tabungan gaji (payroll)...

LPS Pastikan Tingkat Bunga Penjaminan Stabil, Kredit dan DPK Terus Tumbuh

LPS Segera Terbitkan Aturan Turunan Restrukturisasi Perbankan dan Penjaminan Polis

oleh Sandy Romualdus
7 Mei 2026 - 19:36

Stabilitas.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus memperkuat benteng perlindungan nasabah seiring dengan peningkatan tantangan stabilitas di sektor perbankan dan...

Waspada Efek Perang Timur Tengah, KSSK Siapkan Langkah Mitigasi ‘Forward Looking’

Bangun Budaya Menabung, AAJI dan Chubb Life Edukasi Literasi Keuangan Lewat Dongeng

oleh Stella Gracia
7 Mei 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) terus memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga ke tingkat pendidikan anak usia dini. Melalui...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Siasat Garap Financial Goals 2026 Lewat Diversifikasi Lintas Negara dan Mata Uang

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Bank Mandiri Buat Mini ATM Untuk Bayar Pajak

Bank Mandiri Buat Mini ATM Untuk Bayar Pajak

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance