• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Asuransi

Fokus ke Produk Tradisional, Aset Kelolaan Prudential Syariah Melesat Jadi Rp8 Triliun

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:43
37
Dilihat
QIII 2014, Premi Prudential Tumbuh 13%
0
Bagikan
37
Dilihat

Stabilitas.id — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menorehkan rapor biru sepanjang tahun buku 2025. Penguasa pangsa pasar (market share) industri asuransi jiwa syariah nasional ini sukses membukukan total kontribusi bruto senilai Rp4,2 triliun, tumbuh 9% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Lonjakan signifikan didapatkan dari lini bisnis baru (new business) yang kontribusinya melejit 31% yoy menjadi Rp1 triliun. Melalui capaian tersebut, Prudential Syariah kokoh mendominasi pangsa pasar asuransi syariah tanah air dengan porsi mencapai 22%.

Presiden Direktur Prudential Syariah Iskandar Ezzahuddin memaparkan, terdapat tiga faktor utama yang menjadi mesin pertumbuhan kinerja perseroan sepanjang tahun lalu:

BERITA TERKAIT

Data OJK Maret 2026: Kanal Bancassurance Kuasai 40,4 Persen Premi Asuransi Jiwa

Antisipasi Kenaikan Biaya Hidup, Maybank Rilis Formula Integrasi Investasi-Proteksi

Laba Bersih Sompo Insurance Indonesia Tumbuh 10%, Ditopang Premi Bruto Rp2,7 Triliun

Fauzi Arfan Terpilih Jadi Ketua Umum AASI 2026–2029, Fokus Kemandirian Industri

  • Ketersediaan Produk yang Lengkap: Memiliki variasi produk yang komprehensif untuk menjawab kebutuhan proteksi masyarakat, mulai dari asuransi kesehatan, perlindungan penyakit kritis, hingga investasi syariah.

  • Kanal Distribusi yang Masif: Didukung oleh kekuatan lini keagenan dengan lebih dari 64.000 agen aktif serta aliansi strategis bancassurance bersama raksasa perbankan syariah, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS).

  • Faktor Kepercayaan Nasabah (Trust): Mengingat asuransi merupakan produk keuangan jangka panjang, komitmen dalam penyelesaian klaim dan pendampingan nasabah menjadi kunci penguatan basis loyalitas.

Penyakit Kritis 

Dari aspek portofolio produk, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengungkapkan bahwa proteksi penyakit kritis (critical illness) menjadi kontributor pendapatan premi tertinggi bagi perusahaan.

“Terlihat sekali bahwa kesadaran masyarakat untuk melindungi diri dan keluarganya dari penyakit kritis itu sangat tinggi. Dengan demikian, perolehan premi kami paling besar dari penyakit kritis,” ujar Vivin dalam paparan media di Jakarta Selatan, dikutip Senin (18/5/2026).

Menyusul di posisi kedua adalah produk perlindungan asuransi jiwa jangka panjang, yang kemudian diikuti oleh produk proteksi kesehatan (health insurance).

Dalam dua tahun terakhir (2024–2025), Prudential Syariah sengaja menggeser fokus pengembangan ke produk perlindungan tradisional yang menawarkan premi lebih terjangkau, guna mengisi kekosongan pasar yang selama ini didominasi oleh produk berbasis investasi (unit link).

Meski begitu, Direktur Prudential Syariah Mandar Hastekar menegaskan produk unit link perusahaan tetap kompetitif. Saat ini perseroan mengelola 5 produk unit link dengan portofolio investasi (fund) yang beragam. Di tengah volatilitas pasar modal, kinerja fund kelolaan diklaim tetap tangguh dan memberikan imbal hasil positif bagi nasabah.

Fundamental Keuangan 

Pertumbuhan bisnis yang agresif ini berjalan selaras dengan penguatan struktur neraca keuangan (balance sheet) perusahaan yang semakin solid:

  • Total Aset: Tumbuh 20% yoy menjadi Rp8 triliun pada akhir 2025.

  • Aset Investasi: Terkerek naik 17% yoy menjadi Rp6 triliun.

  • Tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital/RBC): Berada jauh di atas batas minimum ketentuan OJK (120%). Keketatan permodalan dana perusahaan tercatat bertengger di level 1.496%, sedangkan RBC Dana Tabarru’ berada di posisi 209%. ***

Tags: Asuransi SyariahDana TabarruIskandar EzzahuddinKontribusi BrutoMarket SharePenyakit KritisPrudential Syariahrisk based capitalunit link
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Laba Bersih Sompo Insurance Indonesia Tumbuh 10%, Ditopang Premi Bruto Rp2,7 Triliun

Selanjutnya

Sapu Bersih Investasi Berkedok Syariah, OJK Perketat Pengawasan Sektor Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Izin Usaha Dicabut OJK, Asuransi Sonwelis Takaful Alihkan Portofolio Nasabah

Izin Usaha Dicabut OJK, Asuransi Sonwelis Takaful Alihkan Portofolio Nasabah

oleh Stella Gracia
11 Juni 2026 - 10:39

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mencabut izin usaha perusahaan asuransi umum yang bergerak di lini prinsip syariah,...

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

oleh Sandy Romualdus
4 Juni 2026 - 10:21

Stabilitas.id – Raksasa asuransi jiwa, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), membukukan total pendapatan premi sebesar Rp21,1 triliun sepanjang tahun...

Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun

Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun

oleh Sandy Romualdus
4 Juni 2026 - 09:39

Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja keuangan industri asuransi jiwa nasional menunjukkan resiliensi yang kokoh pada kuartal...

OJK Dorong Reformasi Asuransi 2026, Siapkan Skema Tiering Modal Minimum

OJK Dorong Reformasi Asuransi 2026, Siapkan Skema Tiering Modal Minimum

oleh Stella Gracia
3 Juni 2026 - 14:38

Stabilitas dan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengakselerasi program reformasi total pada sektor industri asuransi dan reasuransi nasional. Langkah...

Mitigasi Risiko Klaim, Tugure Ingatkan Bahaya Salah Hitung Nilai Pertanggungan Bisnis

Mitigasi Risiko Klaim, Tugure Ingatkan Bahaya Salah Hitung Nilai Pertanggungan Bisnis

oleh Stella Gracia
2 Juni 2026 - 10:54

Stabilitas.id – Perusahaan reasuransi nasional, PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure), mengingatkan pentingnya ketepatan teknis dalam penetapan nilai pertanggungan (sum insured)...

Transformasi Industri Asuransi Belum Komprehensif, OJK akan Perketat Ketentuan Modal Minimum

Data OJK Maret 2026: Kanal Bancassurance Kuasai 40,4 Persen Premi Asuransi Jiwa

oleh Sandy Romualdus
29 Mei 2026 - 15:59

Stabilitas.id — Kanal distribusi kerja sama perbankan atau bancassurance kukuh mempertahankan posisinya sebagai mesin pertumbuhan utama dalam struktur pendapatan premi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026

Dukung GENCARKAN OJK, CIMB Niaga Pacu Literasi Keuangan Lewat ‘Tour de Bank’

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan BNIdirect

Refocusing Anggaran Rp268 Triliun, Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis

Sokong PBSI, BNI Antar Dua Tunggal Putra Muda Tembus Semifinal Australian Open 2026

Bank BSN Garap Ekosistem Muhammadiyah, Bidik Jutaan Anggota dan Amal Usaha

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Citi Indonesia Pelopori Penerapan Perangkat AI untuk Efisiensi 180.000 Karyawan Global

Atasi Asimetri Data, OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Peternak Sapi Perah

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
OJK Bangun Sistem Perbankan Berintegritas

Sapu Bersih Investasi Berkedok Syariah, OJK Perketat Pengawasan Sektor Keuangan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance