Stabilitas.id – Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), mencatatkan kinerja impresif dalam lima tahun perjalanannya. Hingga Maret 2026, ekosistem ini telah berhasil menjangkau 33,7 juta nasabah pinjaman di seluruh Indonesia.
Integrasi ini tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga memperkuat penetrasi produk simpanan dengan jumlah rekening mikro yang kini menembus angka 166 juta akun.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyampaikan bahwa Holding UMi telah berevolusi menjadi ekosistem yang mampu mendorong pelaku usaha untuk “naik kelas” secara terstruktur.
BERITA TERKAIT
“Holding UMi kini tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat literasi keuangan nasabah. Ini menciptakan jalur graduasi yang lebih terukur bagi pelaku usaha mikro menuju kemandirian,” ujar Akhmad dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).
Ekosistem Emas dan Asuransi Mikro
Salah satu sorotan utama dalam kinerja kuartal I/2026 adalah penguatan posisi BRI Group di ekosistem emas nasional melalui Pegadaian. Total tabungan dan deposito emas dalam ekosistem UMi tercatat mencapai 22 ton. Pertumbuhan ini didukung oleh inovasi digital seperti aplikasi Tring yang memudahkan masyarakat berinvestasi emas.
Selain investasi, perlindungan finansial menjadi pilar penting. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, terdapat penambahan 7,9 juta polis asuransi mikro baru, yang menandakan meningkatnya kesadaran risiko di kalangan pelaku usaha kelas bawah.
1,2 Juta Debitur Naik Kelas
Transformasi nyata terlihat dari data graduasi nasabah. Pada tiga bulan pertama tahun 2026, sebanyak 1,2 juta debitur dinyatakan berhasil naik kelas atau lulus dari fase ultra mikro menuju skala usaha yang lebih besar dan berkelanjutan.
Keberhasilan operasional ini didukung oleh infrastruktur fisik yang masif. Melalui integrasi layanan di satu atap, Holding UMi kini memiliki 1.035 outlet SenyuM (Sentra Layanan Ultra Mikro) Co-Location di berbagai pelosok daerah. Fasilitas ini memungkinkan nasabah BRI, PNM, dan Pegadaian mendapatkan layanan keuangan lengkap di satu titik.
Langkah strategis ini membuktikan bahwa Holding UMi tetap menjadi motor utama BRI dalam mendukung ekonomi kerakyatan, sekaligus menjaga dominasi BBRI di segmen pembiayaan mikro nasional.***
Capaian Holding Ultra Mikro BRI (Data Maret 2026):
| Indikator Utama | Capaian Operasional |
| Total Nasabah Pinjaman | 33,7 Juta Orang |
| Rekening Simpanan Mikro | 166 Juta Rekening |
| Debitur Naik Kelas (1Q26) | 1,2 Juta Debitur |
| Saldo Emas (Holding) | 22 Ton |
| Penambahan Polis Asuransi | 7,9 Juta Polis |
| Outlet SenyuM Co-Location | 1.035 Titik Layanan |

















