• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 7,74% per November 2025, Likuiditas dan Risiko Tetap Terjaga

oleh Stella Gracia
13 Januari 2026 - 09:55
80
Dilihat
IHSG Naik 22% Sepanjang 2025, OJK Catat Likuiditas dan Investor Menguat
0
Bagikan
80
Dilihat

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja sektor perbankan nasional tetap solid dengan fungsi intermediasi yang meningkat, profil risiko terjaga, serta likuiditas berada pada level memadai.

Berdasarkan Siaran Pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, 9 Januari 2025, penyaluran kredit perbankan pada November 2025 tumbuh 7,74% secara tahunan (yoy) menjadi Rp8.314,48 triliun, meningkat dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 sebesar 7,36%.

Pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh sektor pengangkutan dan pergudangan yang tumbuh 18,33% yoy, pengadaan listrik, gas, dan air sebesar 21,83%, pertambangan sebesar 11,0%, serta konstruksi sebesar 8,14%.

BERITA TERKAIT

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

Resmi! Satgas PASTI Terbitkan SP 10, Tindak KOL Pempromosi Aset Digital Bodong

Tindak Tegas Finfluencer, Satgas PASTI Blokir KOL Pempromosi Aset Digital Ilegal

OJK memproyeksikan hingga akhir 2025 kinerja intermediasi perbankan akan semakin solid, dengan pertumbuhan kredit diperkirakan berada di atas batas bawah target OJK, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) diyakini mencatat pertumbuhan double digit. Untuk 2026, kinerja perbankan diproyeksikan tetap stabil dengan dukungan kualitas kredit dan permodalan yang kuat.

Kredit Investasi Cetak Rekor 10 Tahun

Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Investasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,98% yoy, terutama didorong sektor pertambangan dan industri pengolahan. OJK menilai capaian ini merupakan pertumbuhan tertinggi dalam 10 tahun terakhir, mencerminkan peran perbankan dalam mendukung ekspansi dan peningkatan kapasitas sektor riil.

Sementara itu, Kredit Konsumsi tumbuh 6,67% yoy, dan Kredit Modal Kerja meningkat 2,04% yoy. Dari sisi debitur, kredit korporasi tumbuh 12,06% yoy, sedangkan kredit UMKM masih terkontraksi 0,64% yoy.

DPK Double Digit, Suku Bunga Terus Turun

DPK perbankan melanjutkan tren penguatan dengan pertumbuhan 12,03% yoy menjadi Rp9.899,07 triliun pada November 2025. Sejalan dengan itu, suku bunga perbankan menunjukkan tren penurunan.

Rerata tertimbang suku bunga kredit rupiah turun menjadi 8,97%, atau turun 26 bps yoy dan 4 bps mtm, terutama didorong penurunan suku bunga kredit produktif. Suku bunga Kredit Modal Kerja turun ke 8,24%, sedangkan suku bunga deposito turun signifikan menjadi 4,60% pada November 2025.

Likuiditas dan Kualitas Aset Tetap Kuat

Dari sisi likuiditas, rasio AL/NCD tercatat 131,49% dan AL/DPK sebesar 29,67%, jauh di atas ambang batas masing-masing 50% dan 10%. Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 210,38%, sementara Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat 83,99%, menunjukkan masih terdapat ruang ekspansi kredit.

Kualitas kredit juga tetap terjaga, tercermin dari NPL gross yang turun menjadi 2,21%, dan NPL net membaik ke 0,86%. Loan at Risk (LaR) menurun menjadi 9,22%.

Ketahanan perbankan semakin kuat dengan rasio permodalan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 26,05%, yang dinilai cukup sebagai bantalan menghadapi ketidakpastian global.

OJK juga mencatat pertumbuhan signifikan pada kredit Buy Now Pay Later (BNPL) perbankan. Per November 2025, baki debet kredit BNPL tumbuh 20,34% yoy menjadi Rp26,20 triliun, dengan jumlah rekening mencapai 31,47 juta. Meski tumbuh pesat, NPL gross BNPL tercatat relatif terjaga di level 2,04%.

Penegakan dan Perlindungan Konsumen

Dalam rangka penegakan ketentuan perbankan, OJK telah mencabut izin usaha PT BPR Bumi Pendawa Raharja di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, efektif per 15 Desember 2025.

Terkait pemberantasan judi online, OJK juga meminta perbankan melakukan pemblokiran terhadap sekitar 31.382 rekening, berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Digital, serta melakukan penutupan rekening yang terindikasi dan penguatan enhanced due diligence (EDD). ***

Tags: #NPLCARDPKkredit BNPLKredit Perbankanlikuiditas bankojkperbankan nasionalRDK OJK Januari 2025suku bunga kredit
 
 
 
 
 
Sebelumnya

IHSG Naik 22% Sepanjang 2025, OJK Catat Likuiditas dan Investor Menguat

Selanjutnya

Premi Asuransi Stagnan, OJK Pastikan Ketahanan Industri Terjaga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

oleh Yusrizal Bagoes
20 Juni 2026 - 16:27

Stabilitas.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) secara agresif membidik klaster komunitas kreatif dan generasi muda lewat strategi pemasaran...

BNI Dukung Kebijakan Pemerintah Tarik Dana Rp200 T untuk Perkuat Likuiditas Perbankan

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

oleh Sandy Romualdus
20 Juni 2026 - 13:09

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui Program Desa...

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 23:48

Stabilitas.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengamankan dukungan penuh dari People's Bank of China (PBOC) dan Kementerian Keuangan China terkait...

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 23:33

Stabilitas.id – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) bergerak masif membersihkan ekosistem keuangan digital dari jerat investasi bodong....

Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Caplok Kredit Konsumer SMBC Indonesia Rp20 Triliun

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

oleh Sandy Romualdus
19 Juni 2026 - 23:18

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) terus mempercepat langkah ekspansi bisnisnya di luar pembiayaan perumahan inti melalui...

Stabilitas dalam Tekanan, OJK Waspadai Risiko Fintech & Geopolitik

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 13:46

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis paket kebijakan adaptif dan terukur di sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

Resmi! Satgas PASTI Terbitkan SP 10, Tindak KOL Pempromosi Aset Digital Bodong

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya

Premi Asuransi Stagnan, OJK Pastikan Ketahanan Industri Terjaga

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance