• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

OJK: Transformasi Digital Harus Dorong Inklusi, Bukan Ciptakan Kesenjangan

by Stella Gracia
1 November 2025 - 11:49
20
VIEWS
OJK: Transformasi Digital Harus Dorong Inklusi, Bukan Ciptakan Kesenjangan
0
SHARES
20
VIEWS

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa transformasi digital di sektor keuangan harus menjadi sarana untuk memperluas inklusi keuangan dan menciptakan akses setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (KE IAKD) OJK Hasan Fawzi dalam penutupan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (1/11).

  • Baca juga: Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

“Transformasi keuangan digital harus menjadi sarana untuk memperluas akses dan kesempatan, bukan menciptakan kesenjangan baru. OJK berkomitmen memastikan setiap inovasi berjalan secara bertanggung jawab, beretika, dan berkelanjutan,” ujar Hasan.

BERITA TERKAIT

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

Mitigasi Dampak Bencana NTT : OJK Beri Relaksasi Kredit Tiga Tahun bagi Debitur di 8 Kabupaten

Luncurkan Roadmap 2026–2030: OJK Dorong Bank Masuk Era ‘Universal Banking’ dan Uji Risiko Iklim

Hasan menegaskan, OJK akan terus menjaga keseimbangan antara dorongan terhadap inovasi dengan mitigasi risiko yang mungkin timbul, serta memperkuat perlindungan konsumen. “Kami akan terus hadir menjaga keseimbangan antara inovasi dan mitigasi risiko, mendorong pertumbuhan tanpa mengabaikan pelindungan terhadap konsumen,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa arah kebijakan OJK sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi, pemerataan pembangunan, dan pengurangan kesenjangan wilayah melalui transformasi digital yang inklusif dan berkeadilan.

Sinergi Jadi Kunci Transformasi

Penutupan FEKDI x IFSE 2025 turut dihadiri oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti dan Sekretaris Jenderal Dewan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kemenko Perekonomian Rizal Edwin Manansang.

Destry menekankan pentingnya sinergi, inovasi, dan akselerasi sebagai tiga pilar utama dalam mempercepat transformasi digital di sektor keuangan. “Tanpa sinergi kita tidak akan bisa mencapai tujuan digitalisasi secara optimal. Tanpa inovasi, hasilnya tidak akan tepat sasaran. Dan yang ketiga, kita butuh akselerasi,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas otoritas, termasuk antara Bank Indonesia, OJK, dan industri keuangan, dalam membangun infrastruktur pasar uang digital yang terintegrasi.

Sementara itu, Rizal Edwin Manansang menilai penyelenggaraan FEKDI x IFSE 2025 mencerminkan semangat kolaborasi nasional dalam membangun transformasi ekonomi yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan.

  • Baca juga: Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

“Inovasi frugal atau inovasi hemat sumber daya menjadi kunci agar manfaat teknologi digital dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang belum tersentuh layanan keuangan formal,” kata Rizal.

Akselerasi Ekonomi Digital

Selama tiga hari penyelenggaraan, FEKDI x IFSE 2025 menjadi ajang kolaborasi strategis antara OJK, Bank Indonesia, dan Kemenko Perekonomian, bersama pelaku industri keuangan digital, startup, akademisi, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai sesi diskusi, pameran teknologi, hingga kompetisi inovasi seperti Hackathon BI–OJK 2025 dan QRIS Jelajah 2025 yang melibatkan talenta muda digital Indonesia.

Dalam sesi penutupan, diumumkan para pemenang Hackathon BI–OJK 2025, yaitu:

Kategori Mahasiswa:

  1. MTAF IMPACT
  2. KancaKids
  3. Chain Intelligence

Kategori Profesional:

  1. Dewantara
  2. Meaningfull Intelligence
  3. Niriksagara

FEKDI x IFSE 2025 juga menegaskan posisi Indonesia dalam mendukung implementasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), sekaligus komitmen menuju ekonomi digital regional bernilai USD 2 triliun pada tahun 2030.

  • Baca juga: Mitigasi Dampak Bencana NTT : OJK Beri Relaksasi Kredit Tiga Tahun bagi Debitur di 8 Kabupaten

OJK memandang forum seperti FEKDI x IFSE sebagai instrumen strategis dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem keuangan digital nasional. OJK akan terus memperkuat regulasi, mendorong inovasi yang bertanggung jawab, dan memastikan ekosistem digital tumbuh secara aman, inklusif, dan berkeadilan.

“Transformasi digital tidak boleh meninggalkan siapa pun di belakang. Inklusi, etika, dan tata kelola yang kuat harus menjadi dasar setiap langkah menuju masa depan keuangan digital Indonesia,” tutup Hasan. ***

Tags: #Ekonomi DigitalASEAN Digital EconomyBank IndonesiaDEFADestry DamayantiFEKDI 2025Hackathon BI–OJK 2025Hasan FawziIFSE 2025inklusi keuanganinovasi fintechkeuangan digitalojkRizal Edwin Manansangtransformasi digital
 
 
 
 
 
Previous Post

Dorong Keuangan Inklusif, BNI Raih Penghargaan Nasional untuk Pemberdayaan Desa

Next Post

“Bersama Bercahaya”, CIMB Niaga Syariah Hadirkan Festival Gaya Hidup Syariah yang Inklusif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

by Sandy Romualdus
5 Oktober 2026 - 10:53

OJK menargetkan lima bank syariah beraset jumbo hadir di Indonesia pada 2027 melalui skema konversi penuh dan kewajiban merger hasil...

Mitigasi Dampak Bencana NTT : OJK Beri Relaksasi Kredit Tiga Tahun bagi Debitur di 8 Kabupaten

Mitigasi Dampak Bencana NTT : OJK Beri Relaksasi Kredit Tiga Tahun bagi Debitur di 8 Kabupaten

by Sandy Romualdus
2 Oktober 2026 - 20:54

OJK memberlakukan perlakuan khusus kredit selama 3 tahun bagi debitur terdampak gempa bumi di delapan kabupaten Provinsi NTT. Stabilitas.id - Otoritas...

Luncurkan Roadmap 2026–2030: OJK Dorong Bank Masuk Era ‘Universal Banking’ dan Uji Risiko Iklim

Luncurkan Roadmap 2026–2030: OJK Dorong Bank Masuk Era ‘Universal Banking’ dan Uji Risiko Iklim

by Sandy Romualdus
2 Oktober 2026 - 18:52

OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 dan panduan CRMS di Denpasar untuk memperkuat daya saing, ekspansi universal bank, dan mitigasi risiko iklim...

Transaksi LCT Tembus USD 42 Miliar: BI Perkuat Layanan Kebanksentralan Hadapi Risiko Geopolitik

Kemenkeu dan BI Bersinergi: Sukuk SMF dan SMI Masuk Keranjang Repo Moneter

by Sandy Romualdus
1 Oktober 2026 - 22:04

BI memperluas underlying operasi moneter dengan memasukkan obligasi korporasi PT SMF dan PT SMI guna memperdalam likuiditas pasar keuangan. Stabilitas.id...

Transaksi LCT Tembus USD 42 Miliar: BI Perkuat Layanan Kebanksentralan Hadapi Risiko Geopolitik

Transaksi LCT Tembus USD 42 Miliar: BI Perkuat Layanan Kebanksentralan Hadapi Risiko Geopolitik

by Sandy Romualdus
1 Oktober 2026 - 22:02

Bank Indonesia memperkuat layanan kebanksentralan di CB Fest 2026 seiring lonjakan transaksi LCT 259 persen mencapai USD 42,07 miliar. Stabilitas.id...

Kontestasi Seleksi Komisioner OJK

Bendung Gadai Ilegal di Daerah: OJK Beri Lampu Hijau Izin Nasional Gadai Mulia dan Solusi Gadai

by Sandy Romualdus
1 Oktober 2026 - 18:52

OJK menyetujui izin usaha nasional bagi PT Gadai Mulia Sejahtera dan PT Solusi Gadai Pintar untuk memperluas akses kredit formal...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

Ubah Sampah Jadi Biogas: DPRD DKI Apresiasi Inovasi Biodigester Bank Jakarta di Rusunawa Rorotan

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

Laba Turun 19 Persen: Astra Tetap Guyur Dividen Interim Rp3,9 Triliun di Tengah Buyback Jumbo

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
“Bersama Bercahaya”, CIMB Niaga Syariah Hadirkan Festival Gaya Hidup Syariah yang Inklusif

“Bersama Bercahaya”, CIMB Niaga Syariah Hadirkan Festival Gaya Hidup Syariah yang Inklusif

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance