• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pacu Pertumbuhan 4,9%-5,7%, Otoritas Luncurkan Program Percepatan Intermediasi (PINISI)

oleh Sandy Romualdus
28 April 2026 - 12:00
22
Dilihat
Pacu Pertumbuhan 4,9%-5,7%, Otoritas Luncurkan Program Percepatan Intermediasi (PINISI)
0
Bagikan
22
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah secara resmi meluncurkan Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI 2026) di Jakarta, Senin (27/4/2026). Program ini menjadi langkah strategis untuk mengakselerasi penyaluran pembiayaan ke sektor riil guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.

Peluncuran program ini dilakukan langsung oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perbankan, investor domestik dan global, hingga pelaku usaha.

Tiga Tantangan Ekonomi

BERITA TERKAIT

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Pangkas Batas Pembelian Valas Tanpa Dokumen Jadi US$10.000

BI Rate 5,5% Manjur, Modal Asing Rp45 Triliun Serbu SRBI, SBN, dan Obligasi Danantara

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit Transaksi Berjalan Terkendali 1,1% PDB, Investasi Langsung Asing Tetap Betah di Indonesia

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menekankan bahwa ekonomi Indonesia harus terus didorong melalui permintaan domestik. Dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun 2026 sebesar 4,9%–5,7%, BI memetakan tiga tantangan utama yang harus segera direspons:

  1. Membangkitkan Kepercayaan Pelaku Usaha: Mempertemukan arus pembiayaan dengan proyek-proyek prioritas nasional.

  2. Memperkuat Mesin Pertumbuhan: Menjaga konsumsi rumah tangga dan meningkatkan investasi melalui kapasitas pembiayaan yang optimal.

  3. Efektivitas Transmisi Kebijakan: Memastikan kebijakan yang telah dirumuskan dapat dirasakan langsung dampaknya pada aktivitas ekonomi di sektor riil dan dunia usaha.

“BI memperkuat bauran kebijakan, termasuk kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan kredit dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan,” ujar Perry.

Peran Strategis Sektor Keuangan

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa sektor jasa keuangan adalah motor utama pembiayaan pembangunan. Pemerintah terus mendorong agar kredit perbankan tidak hanya tumbuh sehat, tetapi juga menjangkau sektor UMKM dan industri yang menciptakan nilai tambah tinggi.

Realisasi Kredit Program hingga 31 Maret 2026 telah mencapai Rp78,39 triliun atau sekitar 24,88% dari target tahunan. “Keberhasilan agenda ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh Pemerintah. Kekuatan PINISI justru terletak pada peran komplementer seluruh pihak,” kata Airlangga.

Optimalisasi Potensi Kredit

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa ruang untuk mendorong pembiayaan masih sangat luas. Berdasarkan data Maret 2026, kredit perbankan tumbuh 9,49% (yoy). Namun, perbankan masih memiliki fasilitas pinjaman yang belum ditarik (undisbursed loan) dalam jumlah besar.

Indikator Kapasitas Pembiayaan (Maret 2026):

Indikator Capaian
Pertumbuhan Kredit 9,49% (yoy)
Nilai Undisbursed Loan Rp2.527,46 Triliun (22,59% plafon)
Rasio Likuiditas (AL/DPK) 27,85%
Pertumbuhan DPK 13,55% (yoy)

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, BI terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Insentif ini diberikan kepada perbankan yang aktif menyalurkan kredit ke sektor prioritas Pemerintah, sekaligus mendorong percepatan penurunan suku bunga kredit agar lebih terjangkau bagi pelaku usaha.

Rangkaian Kick Off PINISI 2026 yang berlangsung hingga 28 April 2026 ini diharapkan menjadi wadah bagi dialog kebijakan, showcasing proyek prioritas, serta business matching. Sinergi ini ditegaskan sebagai komitmen bersama untuk menjaga ekonomi Indonesia agar tetap tumbuh berkelanjutan di tengah dinamika pasar global. ***

Tags: #Pertumbuhan Ekonomi#Sektor RiilAirlangga HartartoBIIntermediasiKredit PerbankanPerry WarjiyoPINISI 2026
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Dunia Masih Tertekan, BI Ungkap 3 Tantangan Besar yang Menghadang Ekonomi RI

Selanjutnya

May Day 2026: 400.000 Buruh akan Suarakan Ratifikasi Konvensi ILO, Revisi UU Ketenagakerjaan dan Hak Ojol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

oleh Sandy Romualdus
20 Juni 2026 - 08:06

Stabilitas.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG) sukses membuktikan taji tata kelola internalnya di kancah nasional. Emiten semen pelat...

Strategi Menkeu Purbaya Jinakkan Rupiah Lewat Kerja Sama Kupon Dagang China

Strategi Menkeu Purbaya Jinakkan Rupiah Lewat Kerja Sama Kupon Dagang China

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 23:48

Stabilitas.id – Pemerintah Indonesia bersiap melebarkan sayap perburuan modal ke Negeri Tirai Bambu guna memperkuat struktur pembiayaan Anggaran Pendapatan dan...

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 23:33

Stabilitas.id – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) bergerak masif membersihkan ekosistem keuangan digital dari jerat investasi bodong....

Stabilitas dalam Tekanan, OJK Waspadai Risiko Fintech & Geopolitik

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 13:46

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis paket kebijakan adaptif dan terukur di sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,...

Satgas PASTI Berangus 953 Entitas Ilegal, Dana Korban Rp169 Miliar Berhasil Dikembalikan

Resmi! Satgas PASTI Terbitkan SP 10, Tindak KOL Pempromosi Aset Digital Bodong

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 13:24

Stabilitas.id – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) resmi merilis surat keputusan penindakan No. SP 10/STPASTI/VI/2026 untuk membersihkan...

Rupiah Berpotensi Jaga Tren Positif di Tengah Kejatuhan USD

Sinergi Perry Warjiyo – Purbaya Yudhi Sadewa Jinakkan Dolar ke Rp17.730

oleh Stella Gracia
19 Juni 2026 - 08:47

Stabilitas.id – Sinergi solid antara otoritas moneter dan otoritas fiskal berhasil memukul mundur tekanan hebat dolar Amerika Serikat (AS) terhadap...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Strategi Menkeu Purbaya Jinakkan Rupiah Lewat Kerja Sama Kupon Dagang China

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

Resmi! Satgas PASTI Terbitkan SP 10, Tindak KOL Pempromosi Aset Digital Bodong

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
May Day 2026: 400.000 Buruh akan Suarakan Ratifikasi Konvensi ILO, Revisi UU Ketenagakerjaan dan Hak Ojol

May Day 2026: 400.000 Buruh akan Suarakan Ratifikasi Konvensi ILO, Revisi UU Ketenagakerjaan dan Hak Ojol

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance