• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Perbankan

Perkuat Ekosistem, Prof. Rhenald Kasali Dorong Bank BPD Berkolaborasi

Perlu standarisasi dalam hal human capital dan juga produk dan layanan di BPD sehingga mampu bersaing di industri keuangan, dan meningkatkan peran dalam pembangunan ekonomi daerah.

oleh Sandy Romualdus
17 Mei 2023 - 09:35
25
Dilihat
Perkuat Ekosistem, Prof. Rhenald Kasali Dorong Bank BPD Berkolaborasi
0
Bagikan
25
Dilihat

NUSA DUA, Stabilitas.id – Prof. Rhenald Kasali mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk membangun kolaborasi dan memperkuat ekosistem yang kuat. Tujuannya adalah membentuk standarisasi dalam hal human capital dan juga produk dan layanan sehingga mampu bersaing di industri keuangan, dan meningkatkan peran dalam pembangunan ekonomi daerah.

Berbicara dalam BPD HC Conference 2023 yang digelar LPPI di Merusaka Nusa Dua, Selasa (16/5/2023), Pendiri Rumah Perubahan itu menilai kondisi BPD saat ini, dengan kemampuan modal, jaringan, ekosistem, dan pencapaian SDM dan IT yang berbeda, kolaborasi di antara BPD akan menciptakan value.

“Arahnya ke depan itu adalah bagaimana BPD berkolaborasi, creating value. Jadi momen conference ini menurut saya adalah pertemuan awal supaya kita bisa menjadi lebih agresif untuk memajukan bank kita. Kalau tahapan awal tadi seperti itu, sifatnya adalah untuk mencegah risiko, supaya kita bisa tumbuh terus dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Prof. Rhenald.

BERITA TERKAIT

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

LPPI Gelar IRMO 2026: Bahas Strategi Perbankan Hadapi Gejolak Ekonomi dan Transformasi Digital

Babak Baru Konsolidasi Bank Daerah: Bank Jatim Resmi Suntik Modal, Bank NTT Siap Berbenah

Mau Tahu Cara Hitung Dampak Sosial dengan Rupiah? Ikuti Pelatihan SROI Batch 3 LPPI Oktober 2025

Dia memberi contoh, kolaborasi antar BPD dapat dilakukan dengan pengabungan BPD di setiap wilayah. Dengan demikian proses bisnis dan operasional lebih hemat, modal lebih besar, dan dampak kinerja keuangan pun lebih optimal bagi pembangunan ekonomi di daerah masing-masing.

“Misalnya BPD di daerah Sumatera bergabung, Kalimantan, Jawa dan juga di derah lainnya. Ini memang tidak mudah,” imbuhnya.

Untuk itu, Prof. Rhenald menilai peran OJK sangat diharapkan dalam menjawab tantangan ini. Dalam hal ini OJK dapat memberikan intervensi kebijakan yang mendukung pengembangan bisnis BPD.

“Bisa dimulai dengan regulasi oleh OJK. Karena kita tau ini berkaitan dengan politik di daerah masing-masing. Ini soal political will,” pungkas Prof. Rhenald.

Menurut Prof. Rhenald, bank daerah tidak boleh hanya menjadi penampung anggaran APBD. Maka harus dikelola dengan lebih baik, menciptakan value yang berdampak pada pembangunan daerah. Untuk itu, BPD juga butuh pemimpin-pemimpin yang bisa mengantarkan organisasi BPD tetap sehat.

Sejatinya saat ini sejumlah BPD besar seperti Bank BJB, Bank Jatim, Bank DKI terus berkomitmen untuk mendorong BPD maju bersama dengan peran menjadi pengendali dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) BPD dalam upaya menciptakan ekosistem BPD yang kuat.

Direktur Operasional Bank BJB, Tedi Setiawan mengatakan, pembentukan KUB menjadi hal yang positif berkaitan dengan konglomerasi keuangan. Dengan demikian BPD dapat melebarkan jaringan bisnis tanpa harus membuka jaringan atau kantor baru di wilayah lain yang faktanya memang belum dikuasai.

“Ini sebenarnya sudah mulai berjalan seperti yang kami lakukan dengan Bank Bengkulu, Bank Sultra. Bank DKI dengan Bank Bali juga berkolaborasi dalam sistem pembayaran,” jelas Tedi.

Dia menambahkan, opsi konsolidasi lebih memungkinkan dilakukan dibandingkan dengan wacana penggabungan BPD per wilayah. Sebab, pembentukan BPD per wilayah memiliki tantangan yang besar dari sisi pemegang saham.

“Ini berat di sisi political will. Apakah para pemegang saham di setiap BPD di wilayah itu bersedia. Kecuali ada pressure dari regulator bahwa kami di BPD harus bersatu di setiap wilayah seperti di Jawa, Sumatera, Indonesia Timur,” pungkas Tedi.

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma juga senada, bahwa kolaborasi di antara BPD sangat penting meningkatkan peran BPD dalam pembangunan ekonomi daerah. Sebagaimana telah dijalankan bersama Bank DKI dan BPD Bali dalam sistem pembayaran, kedua bank ini tidak saling mengambil pasar masing-masing.

“Kami berkolaborasi pada sistem pembayaran, dan Bank DKI tidak mengambil pasar BPD Bali, tetapi kami sharing fee dari kerjasama tersebut. BPD Bali sangat terbuka untuk kerjasama dengan BPD lain dalam hal pembayaran lintas negara. Karena kami juga sudah menggantongi ijin untuk cross border payment,” jelas Nyoman.

Nyoman juga menegaskan bahwa sudah saatnya BPD mempunyai standar dan produk yang sama dalam rangka memperkuat posisi BPD di berbagai daerah. Kolaborasi produk menjadi hal yang paling penting untuk dilakukan saat ini.

“Mungkin produk yang sudah ada di satu BPD, bisa digunakan juga oleh seluruh BPD di seluruh Indonesia. Bisnis BPD lebih efektif karena setiap BPD tidak harus membuat produk yang sama. Semoga wacana ini bisa kita wujudkan bersama,” harapnya.

Ekosistem SDM

Di sisi lain, Prof. Rhenald Kasali juga mengingatkan, kendati BPD berlomba-lomba mendirikan learning center dan atau corporate university, namun akan lebih baik bila berkolaborasi dengan learning center di luar yang kompeten, seperti yang telah berjalan selama ini dengan LPPI.

“Saya cuma ingatkan pada teman-teman BPD, 10 tahun terakhir ini hampir semua orang ingin memilki learning center dan corporate university sendiri. Dan akhirnya isinya adalah masa lalu. Be careful. Saudara juga harus kolaborasi dalam learning center. Tujuannya agar ekosistem tidak mati akibat bergerak sendiri-sendiri. Kasihan yang kecil-kecil nanti berpotensi berguguran. Itu pentingnya kolaborasi, value creating,” jelas Prof. Rhenald.

Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy dalam paparannya di conference yang sama juga menegaskan pentingnya BPD melakukan transformasi digital dan sumber daya manusia.

“Sehebat apapun digitalisasinya, jika sumber daya manusianya tidak ditatakelolakan dengan benar, itu nonsense semua. Untuk itu kita harus hilangkan silo mentality, dan wajib melakukan kombinasi, regenerasi, dan menciptakan kader,” katanya.

Tranformasi digital dan human capital menjadi sangat penting bagi BPD menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045. Untuk itu, Fidri Arnaldy mengajak semua BPD agar ke depannya harus berjuang dan memiliki visi yang sama, dibentuk bersama-sama.

“Belajar dari bank besar seperti BCA, BRI, mereka jelas talentnya. Ke depan kita BPD harus sama gaya gerakannya baik dari sisi new culture, digital mindset, karena semua sudah digital. Maka kita perlu integrate collaboration. Selain dengan sesama BPD, kita kerjasama dengan BCA, BNI, supaya IT kita di BPD juga tersertifikasi, memilki ISO. Kami di Bank DKI sudah memilki command center. Salah satunya gunanya adalah men-rave dan mengantisipasi serangan hacker,” jelas Fidri.***

Tags: bpdBPD HC ConferenceKolaborasi BPDLPPI
 
 
 
 
Sebelumnya

Makin Lengkap! BRI Sediakan Fitur Optimalisasi Transaksi Valas Lewat BRImo

Selanjutnya

Saratoga Bagikan Dividen Rp 1 Triliun dan Buyback Saham

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gerai Baru Hadir di Central Park, BTN Bidik 100 Digital Store di 2027

Gerai Baru Hadir di Central Park, BTN Bidik 100 Digital Store di 2027

oleh Sandy Romualdus
13 Februari 2026 - 17:37

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mempercepat transformasi digital dengan meresmikan BTN Digital Store terbaru di...

BSN Mulai Masuk Kampus, Kolaborasi Bangun Literasi Keuangan Syariah Melalui Dunia Pendidikan 

BSN Mulai Masuk Kampus, Kolaborasi Bangun Literasi Keuangan Syariah Melalui Dunia Pendidikan 

oleh Sandy Romualdus
13 Februari 2026 - 17:31

Stabilitas.id — PT Bank Syariah Nasional (BSN) resmi memperluas jangkauan strategisnya ke sektor pendidikan melalui kolaborasi erat dengan Universitas Sebelas...

Bank Jakarta Dukung Pelita Jaya di IBL 2026, Perluas Literasi Keuangan ke Komunitas Basket

Bank Jakarta Dukung Pelita Jaya di IBL 2026, Perluas Literasi Keuangan ke Komunitas Basket

oleh Sandy Romualdus
12 Februari 2026 - 18:22

Stabilitas.id – Bank Jakarta resmi menjalin sinergi dengan tim bola basket Pelita Jaya Jakarta untuk mengarungi musim kompetisi Indonesian Basketball...

BNI Perkuat Layanan Wealth Management, Emerald Center Central Park Hadir Lebih Personal

BNI Perkuat Layanan Wealth Management, Emerald Center Central Park Hadir Lebih Personal

oleh Stella Gracia
12 Februari 2026 - 15:57

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat strategi pengembangan layanan wealth management melalui re-opening BNI Emerald...

CIMB Niaga Syariah Resmikan Digital Branch Bireuen, Hybrid Pertama di Aceh

CIMB Niaga Syariah Resmikan Digital Branch Bireuen, Hybrid Pertama di Aceh

oleh Sandy Romualdus
12 Februari 2026 - 11:49

Stabilitas.id — Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk. meresmikan Syariah Digital Branch Bireuen di Jl. Teuku Nyak Arief/Mawar...

BNI Hadirkan Fitur Simponi di wondr by BNI Permudah Pengelolaan Dana Pensiun

DPR Apresiasi Kinerja Digital BNI, Wondr Dinilai Perkuat Daya Saing dan Inklusi Keuangan

oleh Sandy Romualdus
12 Februari 2026 - 10:20

Stabilitas.id - Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Nadjib mengapresiasi kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang berhasil...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Purbaya Sebut Juda Agung Calon Kuat Wakil Menteri Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Penukaran Uang Lebaran 2026 Dibuka: Cek Jadwal Aplikasi PINTAR dan Lokasi Terpadu di GBK

Gerai Baru Hadir di Central Park, BTN Bidik 100 Digital Store di 2027

BSN Mulai Masuk Kampus, Kolaborasi Bangun Literasi Keuangan Syariah Melalui Dunia Pendidikan 

Optimisme Meningkat, Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Tembus 127,0

Menkeu Purbaya: Ekonomi Syariah Bukan Lagi Pelengkap, Harus Jadi Pilar Utama

Rupiah Dibuka di Level Rp16.815, BI Ungkap Kondisi Stabilitas Terkini

Tekan Gejolak Harga, BI Luncurkan GPIPS Sebagai Pengganti GNPIP

Menuju 2050, Sun Life Ingatkan Risiko Ledakan Populasi Lansia Tanpa Kesiapan Finansial

Strategi Transisi Ekonomi: Menkeu Purbaya Siapkan Stimulus ‘Habis-habisan’ di Kuartal I/2026

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Saratoga Bagikan Dividen Rp 1 Triliun dan Buyback Saham

Saratoga Bagikan Dividen Rp 1 Triliun dan Buyback Saham

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance