• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Perkuat Ekosistem, Prof. Rhenald Kasali Dorong Bank BPD Berkolaborasi

Perlu standarisasi dalam hal human capital dan juga produk dan layanan di BPD sehingga mampu bersaing di industri keuangan, dan meningkatkan peran dalam pembangunan ekonomi daerah.

by Sandy Romualdus
17 Mei 2023 - 09:35
34
VIEWS
Perkuat Ekosistem, Prof. Rhenald Kasali Dorong Bank BPD Berkolaborasi
0
SHARES
34
VIEWS

NUSA DUA, Stabilitas.id – Prof. Rhenald Kasali mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk membangun kolaborasi dan memperkuat ekosistem yang kuat. Tujuannya adalah membentuk standarisasi dalam hal human capital dan juga produk dan layanan sehingga mampu bersaing di industri keuangan, dan meningkatkan peran dalam pembangunan ekonomi daerah.

Berbicara dalam BPD HC Conference 2023 yang digelar LPPI di Merusaka Nusa Dua, Selasa (16/5/2023), Pendiri Rumah Perubahan itu menilai kondisi BPD saat ini, dengan kemampuan modal, jaringan, ekosistem, dan pencapaian SDM dan IT yang berbeda, kolaborasi di antara BPD akan menciptakan value.

  • Baca juga: Efisiensi, Optimalisasi “Captive Market”, dan Kontribusi Ekonomi

“Arahnya ke depan itu adalah bagaimana BPD berkolaborasi, creating value. Jadi momen conference ini menurut saya adalah pertemuan awal supaya kita bisa menjadi lebih agresif untuk memajukan bank kita. Kalau tahapan awal tadi seperti itu, sifatnya adalah untuk mencegah risiko, supaya kita bisa tumbuh terus dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Prof. Rhenald.

BERITA TERKAIT

Efisiensi, Optimalisasi “Captive Market”, dan Kontribusi Ekonomi

Cetak Pemimpin Bank Berwawasan Global: LPPI Resmi Tutup Program Sespibank Angkatan 83

Siapkan 22 Pemimpin Cabang Pembantu: Bank NTT Gandeng LPPI Gelar Pelatihan Manajemen Eksekutif

Bukan Menyerahkan Kendali ke Mesin, LPPI Dorong Bankir Berkolaborasi dengan AI

Dia memberi contoh, kolaborasi antar BPD dapat dilakukan dengan pengabungan BPD di setiap wilayah. Dengan demikian proses bisnis dan operasional lebih hemat, modal lebih besar, dan dampak kinerja keuangan pun lebih optimal bagi pembangunan ekonomi di daerah masing-masing.

“Misalnya BPD di daerah Sumatera bergabung, Kalimantan, Jawa dan juga di derah lainnya. Ini memang tidak mudah,” imbuhnya.

Untuk itu, Prof. Rhenald menilai peran OJK sangat diharapkan dalam menjawab tantangan ini. Dalam hal ini OJK dapat memberikan intervensi kebijakan yang mendukung pengembangan bisnis BPD.

“Bisa dimulai dengan regulasi oleh OJK. Karena kita tau ini berkaitan dengan politik di daerah masing-masing. Ini soal political will,” pungkas Prof. Rhenald.

Menurut Prof. Rhenald, bank daerah tidak boleh hanya menjadi penampung anggaran APBD. Maka harus dikelola dengan lebih baik, menciptakan value yang berdampak pada pembangunan daerah. Untuk itu, BPD juga butuh pemimpin-pemimpin yang bisa mengantarkan organisasi BPD tetap sehat.

Sejatinya saat ini sejumlah BPD besar seperti Bank BJB, Bank Jatim, Bank DKI terus berkomitmen untuk mendorong BPD maju bersama dengan peran menjadi pengendali dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) BPD dalam upaya menciptakan ekosistem BPD yang kuat.

Direktur Operasional Bank BJB, Tedi Setiawan mengatakan, pembentukan KUB menjadi hal yang positif berkaitan dengan konglomerasi keuangan. Dengan demikian BPD dapat melebarkan jaringan bisnis tanpa harus membuka jaringan atau kantor baru di wilayah lain yang faktanya memang belum dikuasai.

“Ini sebenarnya sudah mulai berjalan seperti yang kami lakukan dengan Bank Bengkulu, Bank Sultra. Bank DKI dengan Bank Bali juga berkolaborasi dalam sistem pembayaran,” jelas Tedi.

Dia menambahkan, opsi konsolidasi lebih memungkinkan dilakukan dibandingkan dengan wacana penggabungan BPD per wilayah. Sebab, pembentukan BPD per wilayah memiliki tantangan yang besar dari sisi pemegang saham.

  • Baca juga: Cetak Pemimpin Bank Berwawasan Global: LPPI Resmi Tutup Program Sespibank Angkatan 83

“Ini berat di sisi political will. Apakah para pemegang saham di setiap BPD di wilayah itu bersedia. Kecuali ada pressure dari regulator bahwa kami di BPD harus bersatu di setiap wilayah seperti di Jawa, Sumatera, Indonesia Timur,” pungkas Tedi.

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma juga senada, bahwa kolaborasi di antara BPD sangat penting meningkatkan peran BPD dalam pembangunan ekonomi daerah. Sebagaimana telah dijalankan bersama Bank DKI dan BPD Bali dalam sistem pembayaran, kedua bank ini tidak saling mengambil pasar masing-masing.

“Kami berkolaborasi pada sistem pembayaran, dan Bank DKI tidak mengambil pasar BPD Bali, tetapi kami sharing fee dari kerjasama tersebut. BPD Bali sangat terbuka untuk kerjasama dengan BPD lain dalam hal pembayaran lintas negara. Karena kami juga sudah menggantongi ijin untuk cross border payment,” jelas Nyoman.

Nyoman juga menegaskan bahwa sudah saatnya BPD mempunyai standar dan produk yang sama dalam rangka memperkuat posisi BPD di berbagai daerah. Kolaborasi produk menjadi hal yang paling penting untuk dilakukan saat ini.

“Mungkin produk yang sudah ada di satu BPD, bisa digunakan juga oleh seluruh BPD di seluruh Indonesia. Bisnis BPD lebih efektif karena setiap BPD tidak harus membuat produk yang sama. Semoga wacana ini bisa kita wujudkan bersama,” harapnya.

Ekosistem SDM

Di sisi lain, Prof. Rhenald Kasali juga mengingatkan, kendati BPD berlomba-lomba mendirikan learning center dan atau corporate university, namun akan lebih baik bila berkolaborasi dengan learning center di luar yang kompeten, seperti yang telah berjalan selama ini dengan LPPI.

“Saya cuma ingatkan pada teman-teman BPD, 10 tahun terakhir ini hampir semua orang ingin memilki learning center dan corporate university sendiri. Dan akhirnya isinya adalah masa lalu. Be careful. Saudara juga harus kolaborasi dalam learning center. Tujuannya agar ekosistem tidak mati akibat bergerak sendiri-sendiri. Kasihan yang kecil-kecil nanti berpotensi berguguran. Itu pentingnya kolaborasi, value creating,” jelas Prof. Rhenald.

Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy dalam paparannya di conference yang sama juga menegaskan pentingnya BPD melakukan transformasi digital dan sumber daya manusia.

“Sehebat apapun digitalisasinya, jika sumber daya manusianya tidak ditatakelolakan dengan benar, itu nonsense semua. Untuk itu kita harus hilangkan silo mentality, dan wajib melakukan kombinasi, regenerasi, dan menciptakan kader,” katanya.

  • Baca juga: Siapkan 22 Pemimpin Cabang Pembantu: Bank NTT Gandeng LPPI Gelar Pelatihan Manajemen Eksekutif

Tranformasi digital dan human capital menjadi sangat penting bagi BPD menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045. Untuk itu, Fidri Arnaldy mengajak semua BPD agar ke depannya harus berjuang dan memiliki visi yang sama, dibentuk bersama-sama.

“Belajar dari bank besar seperti BCA, BRI, mereka jelas talentnya. Ke depan kita BPD harus sama gaya gerakannya baik dari sisi new culture, digital mindset, karena semua sudah digital. Maka kita perlu integrate collaboration. Selain dengan sesama BPD, kita kerjasama dengan BCA, BNI, supaya IT kita di BPD juga tersertifikasi, memilki ISO. Kami di Bank DKI sudah memilki command center. Salah satunya gunanya adalah men-rave dan mengantisipasi serangan hacker,” jelas Fidri.***

Tags: bpdBPD HC ConferenceKolaborasi BPDLPPI
 
 
 
 
 
Previous Post

Makin Lengkap! BRI Sediakan Fitur Optimalisasi Transaksi Valas Lewat BRImo

Next Post

Saratoga Bagikan Dividen Rp 1 Triliun dan Buyback Saham

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Citi Indonesia Pelopori Penerapan Perangkat AI untuk Efisiensi 180.000 Karyawan Global

Suku Bunga Bertahan Tinggi, Citi Soroti Ketatnya Perebutan Modal Pemerintah dan Swasta

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:13

Citi menyoroti ketatnya persaingan modal antara pemerintah dan swasta di tengah suku bunga tinggi serta tren optimalisasi cadangan emas bank...

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 10:46

Pemprov DKI Jakarta meneken 15 kerja sama strategis lintas BUMD dan BUMN guna memacu infrastruktur, energi bersih, dan visi Top...

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 05:21

BNI mempertahankan predikat tertinggi Leadership in Corporate Governance di ajang The 17th IICD Award 2026 dan meraih posisi GCG terbaik...

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

by Sandy Romualdus
19 Oktober 2026 - 21:24

Bank BSN menghadirkan KPR bagi pekerja muda dengan DP 1 persen dan tenor 40 tahun, ditopang portofolio KPR perseroan yang...

Komitmen Terapkan Sustainable Finance, Kredit Berkelanjutan BRI Tumbuh Double Digit Jadi Rp710,9 T

Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 09:46

BRI meraih dua trofi di BIFA 2026, termasuk Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM untuk Hery Gunardi dan Excellent Profitable State-Owned...

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

Dorong Generasi Muda Cermat Berfinansial, BRI Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 09:46

BRI Peduli mendukung peluncuran Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair Surabaya guna memperkuat literasi finansial dan pelindungan konsumen digital mahasiswa....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Efisiensi, Optimalisasi “Captive Market”, dan Kontribusi Ekonomi

IMF Peringatkan Beban Utang Tinggi dan Defisit Fiskal Batasi Ruang Gerak Ekonomi Global

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

Suku Bunga Bertahan Tinggi, Citi Soroti Ketatnya Perebutan Modal Pemerintah dan Swasta

Pengguna Aktif Tumbuh 75 Persen, Tokocrypto Perkuat Kepatuhan dan Perlindungan Konsumen

Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Strategi 3S, Kopdit Pintu Air Perkuat Jaringan di Jawa Barat

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Saratoga Bagikan Dividen Rp 1 Triliun dan Buyback Saham

Saratoga Bagikan Dividen Rp 1 Triliun dan Buyback Saham

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance