• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Saratoga Catatkan Kinerja Positif Selama 2020

Hal itu tercermin dari kenaikan nilai investasi Saratoga di sejumlah perusahaan portofolio dan pembayaran dividen yang konsisten. “

by Stella Gracia
10 Maret 2021 - 13:13
107
VIEWS
0
SHARES
107
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id — PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (kode saham: SRTG) berhasil mencatat kinerja yang cemerlang pada tahun 2020. Laba bersih perseroan bertumbuh 20 persen menjadi Rp 8,82 triliun. Hal ini didukung oleh peningkatan nilai portofolio investasi yang juga terlihat dari nilai aset bersih (net asset value) Saratoga di akhir tahun 2020 yang melesat 39 persen hingga senilai Rp 31,70 triliun.

Presiden Direktur Saratoga Michael Soeryadjaya menyatakan bahwa kinerja perusahaan – perusahaan portofolio investasi Saratoga yang solid pada saat pandemi 2020 menjadi kunci pencapaian perseroan. Hal itu tercermin dari kenaikan nilai investasi Saratoga di sejumlah perusahaan portofolio dan pembayaran dividen yang konsisten.

  • Baca juga: Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

“Kami bersyukur di tengah situasi sulit akibat pandemi COVID-19 Saratoga berhasil menjaga momentum pertumbuhannya dan meraih kinerja yang baik. Sebagai perusahaan investasi yang memiliki pengalaman panjang di Indonesia, Saratoga mengutamakan prinsip kehati – hatian dengan mengelola semua risiko dan secara konsisten menerapkan strategi diversifikasi. Pendekatan ini yang terbukti menjaga kami tetap kokoh di tengah ketidakpastian dan membuat kami cepat tanggap dalam merespon segala perubahan yang dinamis,” kata Michael di Jakarta, Selasa (9/3).

BERITA TERKAIT

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

Dorong Inklusi Finansial UMKM, BI Integrasikan Data QRIS ke Sistem Credit Scoring

Sepanjang 2020, Saratoga berfokus pada pengembangan strategi perusahaan untuk mempertahankan ketahanan operasional selama pandemi, baik pada perusahaan induk maupun seluruh perusahaan investasi. Target ketahanan operasional ini terbukti dapat dicapai dengan baik.

Pada tahun 2020 nilai investasi Saratoga di PT Merdeka Copper Gold Tbk. (kode saham: MDKA) naik 120 persen menjadi Rp 10,18 triliun dan nilai investasi di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (kode saham: TBIG) tumbuh 56 persen menjadi Rp 12,64 triliun. Saratoga juga berhasil membukukan pendapatan dividen di tahun 2020 sebesar Rp 750 milliar, yang dikontribusikan oleh PT Adaro Energy Tbk. (kode saham: ADRO) sebesar Rp 215 miliar, PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk. (kode saham: TBIG) Rp 214 miliar, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (kode saham: MPMX) sebesar Rp 210 miliar dan PT Provident Agro Tbk. (kode saham: PALM) sebesar Rp 105 miliar.

Michael menambahkan, Saratoga akan terus mencari peluang-peluang investasi baru dan ikut mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19. “Kami berharap program vaksinasi yang kini tengah berjalan dapat segera memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan menghentikan pandemi ini. Saratoga akan terus aktif menjalankan strategi, sehingga pertumbuhan perusahaan akan semakin optimal ketika pandemi telah berakhir,” tambahnya.

Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan menjelaskan, selama pandemi sejumlah perusahaan portofolio Saratoga menemukan momentum pertumbuhan bisnisnya. Ia menyebut kinerja MDKA yang terus menguat berkat kenaikan harga komoditas emas dan tembaga yang sangat tinggi di tahun 2020. Di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi COVID-19 hingga saat ini, emas sebagai “safe haven” masih akan menjadi obyek investasi utama di dunia. Peluang inilah yang akan semakin memperkuat fundamental MDKA ke depan.

Selain itu, Devin melanjutkan, migrasi masyarakat yang semakin cepat ke ekosistem digital telah memberikan peluang yang semakin besar kepada PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk. sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi. Sedangkan di sektor konsumer, PT Deltomed yang memproduksi obat-obatan herbal berhasil mengoptimalkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk-produk kesehatan selama pandemi ini. PT Famon Awal Bros Sedaya, grup rumah sakit kami, juga terus mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan COVID-19 melalui penyediaan ruangan khusus untuk pasien COVID-19 serta pelayanan rapid test drive-thru.

“Sebagai perusahaan investasi aktif, Saratoga terus mendampingi perusahaan-perusahaan portofolio untuk bertumbuh dan mengoptimalkan setiap peluang yang ada. Dalam situasi yang masih akan sangat dinamis dan menantang ini, cost ratio Saratoga terhadap nilai aset bersih yang masih rendah di kisaran 1 persen, akan membantu menjaga performa perseroan untuk tetap solid,” jelas Devin.

Kinerja Perusahaan Investasi

  • Baca juga: Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

PT Adaro Energy Tbk. Produksi batubara ADRO mencapai 54,53 juta ton pada 2020 dan volume penjualan batubara ADRO mencapai 54,14 juta ton di periode yang sama. Adaro melihat beberapa tanda rebalancing di pasar batu bara berkat disiplin terhadap suplai. Perusahaan tetap optimis terhadap fundamental industri di jangka panjang. Dalam menghadapi tantangan jangka pendek, perusahaan berfokus untuk menjaga kas, memperkuat struktur permodalan dan posisi keuangan, bertahan di jalur yang sudah ada, terus mengeksekusi strategi untuk memastikan kelangsungan bisnis, dan tetap bersumbangsih terhadap pembangunan nasional.

PT Merdeka Copper Gold Tbk. Melihat kenaikan harga komoditas emas dan tembaga selama tahun 2020 menjadi momentum penguatan fundamental bisnis perseroan. Pada 2021 MDKA menargetkan total produksi emas sebanyak 100.000 – 120.000 ton dan tembaga sebanyak 14.000 – 17.000 ton serta tetap fokus pada pengembangan proyek Tujuh Bukit Copper yang mengalami kemajuan positif di 2020. Selain itu, MDKA juga telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Eternal Tsingshan Group Limited (Tsingshan) untuk mengembangkan proyek pengolahan bijih tembaga dari tambang Wetar. Kerja sama ini diharapkan mencapai produksi komersial dalam dua tahun dan menjadi aset multikomoditas jangka panjang bagi MDKA.

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. Walaupun industri otomotif mengalami tekanan akibat pandemi, MPMX sudah berhasil meraih laba yang positif di sembilan bulan pertama tahun 2020 mengingat adanya perbaikan penjualan sepeda motor dalam beberapa bulan terakhir.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. mencatatkan pertumbuhan yang kuat dibandingkan dengan tahun 2019. Bisnisnya dapat bertahan menghadapi tekanan pandemi COVID-19 karena adanya kontrak sewa jangka panjang yang berlaku rata-rata 10 tahun dengan operator telekomunikasi. TBIG juga memperoleh sejumlah kontrak baru selama 2020. TBIG telah melampaui target tahun 2020 dengan penambahan sebanyak 3.319 penyewaan baru untuk sembilan bulan pertama 2020. Ke depannya, TBIG diproyeksikan memiliki pertumbuhan yang pesat karena teknologi digital yang mendorong transformasi pada industri dan masyarakat.

 

PT Famon Awal Bros Sedaya, terus memperkuat keunggulannya dengan memberikan layanan rumah sakit yang mengutamakan center of excellence, upgrade peralatan, dan meningkatkan teknologi yang didukung penuh oleh Saratoga baik dari sisi operasi maupun ekspansi bisnisnya. Pada 2020, FABS berhasil mendapatkan pinjaman tambahan untuk mendukung rencana ekspansi bisnis termasuk dengan peresmian empat rumah sakit baru pada 2021. Peluncuran rumah sakit baru menunjukkan komitmen FABS dalam mengembangkan sistem kesehatan yang lebih baik di Indonesia.

Pada April 2020, perubahan nama rumah sakit Awal Bros menjadi Primaya Hospital dilakukan sebagai bukti dari komitmen RS Awal Bros Group dalam memberikan kualitas pelayanan yang lebih baik kepada semua lapisan masyarakat di seluruh Indonesia. Primaya Hospital adalah transformasi dan wujud baru dari RS Awal Bros sebagai rumah sakit swasta dengan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) di Indonesia yang telah menyediakan layanan kesehatan berstandar internasional.

Primaya Hospital juga terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 dengan menyediakan ruangan khusus untuk pasien COVID-19 dan menyediakan layanan rapid test drive-thru.

PT Deltomed Laboratories, salah satu pemain terbesar di industri produk herbal, telah berhasil mendongkrak penjualan Antangin pada 2020. Kenaikan penjualan ini didorong oleh peningkatan kesadaran konsumen akan kesehatan, didukung oleh operasional dan distribusi yang kuat dari perusahaan.

  • Baca juga: Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan daya tahan tubuh, Deltomed Laboratories meluncurkan obat herbal terbaru yakni Imugard yang mengandung ekstrak Phyllanthus urinaria, daun kelor, dan kunyit. Produk ini berkhasiat dalam menjaga daya tahan tubuh dan telah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM).

 

 
 
 
 
 
Previous Post

Pemerintah Susun Skema Penyerapan Produk UMKM oleh BUMN

Next Post

Produk Makanan dan Minuman Indonesia Hadir di FOODEX Jepang 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

by Stella Gracia
26 Oktober 2026 - 15:13

Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mendorong inovasi teknologi dan ekosistem industri semikonduktor guna membawa Indonesia keluar dari middle income trap. Stabilitas.id...

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 15:26

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rakornas TPAKD 2026, meresmikan DNKK, dan menyiapkan pembiayaan rakyat Rp400 triliun pada tahun mendatang Stabilitas.id - Presiden...

Kuasai 20 Persen Pangsa Pasar Perth, TransNusa Kini Terbangi Rute Melbourne–Bali

Kuasai 20 Persen Pangsa Pasar Perth, TransNusa Kini Terbangi Rute Melbourne–Bali

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 14:46

TransNusa resmi meluncurkan rute langsung Melbourne–Bali empat kali sepekan, membuka konektivitas jaringan Beyond Bali ke 11 destinasi dan hub Asia....

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:15

Bank Indonesia mencatat PMI-BI kuartal III 2026 naik ke level 52,28 persen dan diproyeksikan menguat ke 52,37 persen pada kuartal...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:10

Hasil SKDU Bank Indonesia menunjukkan kegiatan dunia usaha kuartal III 2026 terjaga dengan SBT 11,46 persen dan kapasitas produksi 73,75...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:09

Kemnaker menggelar InaSkills 2026 pada 26–31 Oktober untuk menjaring talenta vokasi berstandar internasional menuju WorldSkills. Stabilitas.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

Dorong Inklusi Finansial UMKM, BI Integrasikan Data QRIS ke Sistem Credit Scoring

Kredit Tembus Rp242,6 Triliun, CIMB Niaga Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp5,8 Triliun

Dari Menabung ke Multi-Aset, Ajaib Catat 25 Persen Investor Pemula Langsung Berdiversifikasi

Perkuat Kebijakan Berbasis Riset, OJK Gelar International Research Forum 2026 dan Rilis Jurnal Syariah

Cegah Fraud dan Risiko Siber, OJK Rangkul 27 Asosiasi Profesi Tata Kelola di Forum SPEKTA

Akselerasi Pasar Uang dan Valas 2030, BI Gandeng OJK dan APUVINDO Perkuat 4 Prioritas

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Produk Makanan dan Minuman Indonesia Hadir di FOODEX Jepang 2021

Produk Makanan dan Minuman Indonesia Hadir di FOODEX Jepang 2021

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance