• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, September 8, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Telan Biaya Hingga USD 51,6 Miliar per Tahun, Bappenas Dorong Investasi EBT di Indonesia

oleh Sandy Romualdus
10 Desember 2024 - 14:49
15
Dilihat
Telan Biaya Hingga USD 51,6 Miliar per Tahun, Bappenas Dorong Investasi EBT di Indonesia
0
Bagikan
15
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Kementerian PPN/Bappenas terus berkomitmen untuk memastikan transisi Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam mendukung pembangunan Indonesia. Bersama Sustainable Energy for All (SEforALL), Kementerian PPN/Bappenas terus mengupayakan peningkatan investasi dalam penggunaan EBT di Indonesia.

Deputi Bidang Kemaritiman Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati mengatakan pentingnya upaya lebih, untuk memastikan penerapan transisi energi.

  • Baca juga: Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, CIMB Niaga Perluas Akses Modal di KTI

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian PPN/Bappenas bersama SEforALL mengadakan pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari pemerintah hingga sektor keuangan, untuk mendiskusikan peningkatan transisi EBT.

BERITA TERKAIT

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, CIMB Niaga Perluas Akses Modal di KTI

Sokong Energi Bersih, PT SMI Kucurkan Kredit Syariah Rp950 Miliar ke Anak Usaha Indika

Pimpin Dekarbonisasi Semen, Indocement Bangun PLTS Terbesar 71,9 MW di Tiga Pabrik

Kredit BCA (BBCA) Tembus Rp994 Triliun per Maret 2026, Penyaluran EBT Melonjak 53,5%

“Indonesia perlu terus mendorong hal ini. Kita tidak bisa hanya menjalankan business as usual. Perubahan iklim, penurunan emisi gas merupakan game changer untuk mendorong pertumbuhan Indonesia,” ujar Deputi Vivi, Selasa (5/11).

  • Baca juga: Sokong Energi Bersih, PT SMI Kucurkan Kredit Syariah Rp950 Miliar ke Anak Usaha Indika

Diskusi kali ini berfokus pada transisi energi hijau di Indonesia, termasuk membahas perubahan iklim, strategi rendah karbon, insentif untuk pembiayaan hijau, perkembangan pencapaian target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) 7, serta outlook pembangunan energi hijau, termasuk di dalamnya kebijakan, risiko, tantangan dan potensi investasinya. Transmisi dan distribusi infrastruktur juga menjadi salah satu tantangan untuk penerapan transisi EBT. Tidak hanya itu, biaya energi terbarukan yang relatif lebih tinggi dibandingkan biaya yang diperlukan untuk energi fosil menjadi hambatan dalam penerapan transisi energi.

Meski demikian, Indonesia memastikan komitmennya untuk penerapan energi hijau. Deputi Vivi mengatakan, Indonesia telah menyusun perencanaan penerapan transisi energi hijau, yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045. Tidak hanya itu, untuk mencapai pembangunan energi hijau membutuhkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.

  • Baca juga: Pimpin Dekarbonisasi Semen, Indocement Bangun PLTS Terbesar 71,9 MW di Tiga Pabrik

Salah satunya untuk mendukung pembiayaan dalam pelaksanaan transisi EBT. “Investasi untuk transisi hijau membutuhkan biaya hingga USD 51,6 milyar per tahunnya, yang didapat tidak hanya dari pembiayaan pemerintah tetapi juga pihak swasta,” imbuh Deputi Vivi.

Dalam pertemuan kali ini dihadiri, tidak hanya dari pemerintah saja, tetapi juga dari PLN, KADIN, UNOPS, UNRC, World Bank, serta berbagai perbankan, baik BUMN maupun bank swasta. Pada diskusi kali ini, pihak investor mendorong tata kelola pemerintahan baru yang dapat mendukung kemudahan pembiayaan energi hijau dan mendorong pelaksanaan EBT segera diterapkan, terlebih semakin tingginya permintaan EBT dari Amerika Serikat, Eropa, dan China. ***

Tags: BappenasEBTEnergi Baru Terbarukaninvestasi ebtsdgs
 
 
 
 
 
Sebelumnya

OJK Institute dan UNEP FI Gelar “The Greenwashing Trap”

Selanjutnya

Bappenas dan UN ESCAP Tegaskan Peran Indonesia di Kancah Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Pangkas Kewajiban Rp2,3 Triliun, SIG Pertahankan Peringkat idAAA dari Pefindo

oleh Stella Gracia
8 September 2026 - 12:33

Pefindo kembali menyematkan peringkat tertinggi idAAA untuk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Agustus 2026 berkat keuangan sehat, keberhasilan...

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Kelola 50.000 Karyawan, Japfa Adopsi Teknologi AI Workday untuk Transformasi SDM

oleh Stella Gracia
8 September 2026 - 10:30

Japfa menggandeng platform AI Workday untuk mentransformasi manajemen HR bagi lebih dari 50.000 karyawan guna mendukung efisiensi operasional dan ekspansi...

Modal Asing Rp8,12 Triliun Kabur dari RI Pekan Lalu, Investor Ramai Jual SBN & SRBI

Cadangan Devisa Agustus 2026 Naik Jadi 146,5 Miliar Dolar AS, BI Pastikan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat

oleh Stella Gracia
7 September 2026 - 12:36

Bank Indonesia melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia Agustus 2026 meningkat menjadi 146,5 miliar dolar AS, setara 5,4 bulan impor dan...

Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Likuiditas Agustus 2026 Terjaga, Uang Primer Tercatat Rp2.281.525 Miliar

oleh Stella Gracia
7 September 2026 - 12:34

Analisis data statistik Bank Indonesia menunjukkan Uang Primer (M0) Adjusted Agustus 2026 mencapai Rp2.281,5 triliun, didorong pertumbuhan giro bank dan...

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

oleh Stella Gracia
6 September 2026 - 22:30

TransNusa sesuaikan operasional penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di CGK dan TKG, serta siapkan opsi penjadwalan ulang dan pengembalian...

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Perkuat Strategi Ritel Mikro, SIG Luncurkan Semen Kujang Berteknologi Active Micro Particle

oleh Stella Gracia
4 September 2026 - 09:40

SIG resmi menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang untuk menguasai pasar ritel Jawa Barat, ditopang teknologi Active Micro Particle buatan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Pacu Transformasi Beyond Mortgage, Peringkat Kredit BTN Tetap Perkasa di Level idAAA

OJK Serukan Generasi Muda Mulai Siapkan Pensiun Sejak Dini, Antisipasi ‘Aging Population’

Asing Borong SBN Rp15,3 Triliun, Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp128,8 Triliun

Tahan Banting Hadapi Gejolak Global, OJK Catat Kredit Bank Tembus Rp9.135 Triliun

Kualitas Aset Membaik, LDR dan CAR BRI Terjaga Solid di Paruh Pertama 2026

Pangkas Kewajiban Rp2,3 Triliun, SIG Pertahankan Peringkat idAAA dari Pefindo

Inovasi OCTO dan Layanan Valas Bawa CIMB Niaga Sabet Tiga Trofi di ABF Awards 2026

Kelola 50.000 Karyawan, Japfa Adopsi Teknologi AI Workday untuk Transformasi SDM

Analisis Pasar: IHSG Menguji Resistance 6.725, Sektor Perbankan Jadi Penopang

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Bappenas dan UN ESCAP Tegaskan Peran Indonesia di Kancah Internasional

Bappenas dan UN ESCAP Tegaskan Peran Indonesia di Kancah Internasional

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance