• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Mei 11, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

ULN Indonesia Februari 2026 Tembus US$437,9 Miliar, Rasio PDB Tetap Stabil

oleh Stella Gracia
15 April 2026 - 23:56
22
Dilihat
ULN Indonesia Februari 2026 Tembus US$437,9 Miliar, Rasio PDB Tetap Stabil
0
Bagikan
22
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar US$437,9 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya yang sebesar US$434,9 miliar.

Secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 2,5% (year-on-year/yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan Januari 2026 yang sebesar 1,7% (yoy). Direktur Departemen Komunikasi BI, Anton Pitono, menjelaskan bahwa kenaikan ini utamanya dipicu oleh aliran modal asing pada instrumen moneter sektor publik.

“Peningkatan posisi ULN didorong oleh sektor publik, khususnya bank sentral, seiring masuknya modal asing ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Langkah ini merupakan bagian dari operasi moneter pro-market untuk menjaga stabilitas Rupiah,” ujar Anton dalam keterangan resmi, Rabu (15/4/2026).

BERITA TERKAIT

Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

Cek Dompet Anda! Ini Daftar Rupiah Lama yang Segera Tak Laku dan Batas Waktu Tukarnya

Risiko Finansial Kian Kompleks, BI Tekankan Pentingnya Otonomi dan Integrasi Kebijakan

Keyakinan Konsumen April 2026 Menguat, Didorong Persepsi Ketersediaan Lapangan Kerja

ULN Pemerintah dan Sektor Prioritas

Posisi ULN pemerintah pada Februari 2026 mencapai US$215,9 miliar atau tumbuh 5,5% (yoy). Meski tumbuh, angka ini sedikit melandai dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 5,6% (yoy) akibat penurunan posisi surat utang.

Pemerintah tercatat mengalokasikan ULN untuk sejumlah sektor produktif dan sosial, antara lain:

  • Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial: 22,0%
  • Administrasi Pemerintah & Pertahanan: 20,3%
  • Jasa Pendidikan: 16,2%
  • Konstruksi: 11,6%
  • Transportasi & Pergudangan: 8,5%

Hampir seluruh ULN pemerintah (99,98%) merupakan utang jangka panjang, yang menunjukkan profil risiko yang relatif terkendali.

Kontraksi ULN Swasta

Berbanding terbalik dengan sektor publik, ULN swasta justru mengalami penurunan sebesar 0,7% (yoy) menjadi US$193,7 miliar. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan pinjaman pada lembaga keuangan (financial corporations) sebesar 2,8% (yoy) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations) sebesar 0,2% (yoy).

Mayoritas ULN swasta berasal dari sektor industri pengolahan, jasa keuangan, pengadaan listrik/gas, serta pertambangan dengan pangsa 80,3% dari total utang swasta.

Bank Indonesia menegaskan struktur ULN Indonesia tetap sehat dengan rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terjaga di level 29,8%. Selain itu, struktur utang didominasi oleh tenor jangka panjang dengan pangsa 84,9% dari total ULN.

“Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi pemantauan perkembangan ULN guna meminimalkan risiko terhadap stabilitas perekonomian serta mengoptimalkan pembiayaan pembangunan,” pungkas Anton. ***

Tags: Bank IndonesiaPDBSRBIStabilitas EkonomiULNUtang Luar Negeriutang pemerintah
 
 
 
 
Sebelumnya

IMF Sebut Indonesia ‘Bright Spot’ Ekonomi Global, Puji Sinergi Fiskal dan Moneter

Selanjutnya

Mandiri Institute: Kelompok Menengah Jadi Penggerak Konsumsi, Belanja Ramadan-Lebaran 2026 Meningkat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

oleh Sandy Romualdus
11 Mei 2026 - 12:03

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi potensi krisis global saat ini berada di...

Sinergi BI-BNM: Digitalisasi Sistem Pembayaran Jadi Fokus Kerja Sama Bilateral Terbaru

RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

oleh Stella Gracia
11 Mei 2026 - 11:59

Stabilitas.id – Emiten properti dan layanan kesehatan, PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), resmi merombak susunan Direksi dan Dewan Komisaris dalam...

Dunia Masih Tertekan, BI Ungkap 3 Tantangan Besar yang Menghadang Ekonomi RI

Cek Dompet Anda! Ini Daftar Rupiah Lama yang Segera Tak Laku dan Batas Waktu Tukarnya

oleh Stella Gracia
11 Mei 2026 - 11:59

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksa koleksi uang tunai mereka. Sejumlah pecahan Rupiah emisi lama dipastikan...

Menkeu Purbaya Optimis APBN 2026 Jadi ‘Shock Absorber’ di Tengah Defisit Rp54,6 Triliun

Anggaran Motor Listrik BGN Rp1,05 Triliun ‘Bobol’, Menkeu Purbaya ungkap Pemicunya

oleh Sandy Romualdus
11 Mei 2026 - 11:55

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait polemik pengadaan 25.000 unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional...

Pemerintah Akhirnya Relaksasi Aturan Tax Amnesty

Genjot Likuiditas, Pemerintah Percepat Restitusi PPh WP Badan dengan Omzet s.d Rp50 Miliar

oleh Sandy Romualdus
11 Mei 2026 - 11:49

Stabilitas.id – Pemerintah terus berupaya memperkuat likuiditas sektor usaha melalui percepatan restitusi Pajak Penghasilan (PPh). Kebijakan pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran...

Sinergi BI-BNM: Digitalisasi Sistem Pembayaran Jadi Fokus Kerja Sama Bilateral Terbaru

Risiko Finansial Kian Kompleks, BI Tekankan Pentingnya Otonomi dan Integrasi Kebijakan

oleh Sandy Romualdus
11 Mei 2026 - 11:46

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menyerukan pentingnya respons kebijakan yang terintegrasi di tengah pergeseran arsitektur keuangan global yang ditandai dengan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Minta BNI Tuntaskan Kasus Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

Cek Dompet Anda! Ini Daftar Rupiah Lama yang Segera Tak Laku dan Batas Waktu Tukarnya

Anggaran Motor Listrik BGN Rp1,05 Triliun ‘Bobol’, Menkeu Purbaya ungkap Pemicunya

Genjot Likuiditas, Pemerintah Percepat Restitusi PPh WP Badan dengan Omzet s.d Rp50 Miliar

Risiko Finansial Kian Kompleks, BI Tekankan Pentingnya Otonomi dan Integrasi Kebijakan

Keyakinan Konsumen April 2026 Menguat, Didorong Persepsi Ketersediaan Lapangan Kerja

Sinergi BI-BNM: Digitalisasi Sistem Pembayaran Jadi Fokus Kerja Sama Bilateral Terbaru

Strategi Menjaga ‘Cash Flow’, Maybank Indonesia Berbagi Tips Evaluasi Keuangan Tengah Tahun

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
BI: Keyakinan Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi Terus Membaik

Mandiri Institute: Kelompok Menengah Jadi Penggerak Konsumsi, Belanja Ramadan-Lebaran 2026 Meningkat

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance