• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

2012, Inna Hotel Incar Tingkat Hunian 73 Persen

by Sandy Romualdus
16 Maret 2012 - 00:00
7
VIEWS
2012, Inna Hotel Incar Tingkat Hunian 73 Persen
0
SHARES
7
VIEWS

Jakarta – PT Hotel Indonesia Natour (Persero) (HIN) mengincar tingkat hunian (occupancy) di tahun ini menjadi 73 persen. Target tersebut meningakat 4,6 persen dibandingkan dengan tingkat hunian di 2011 sebesar 68,4 persen.

"Kami menargetkan untuk pendapatan usaha di tahun ini bisa sebesar Rp 370 miliar," ungkap Direktur Keuangan dan Administrasi HIN Agus Suharyono, dalam konferensi persnya, di Jakarta, Kamis (15/03).

  • Baca juga: Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Dijelaskan dia, target tersebut meningkat sebesar Rp 77 miliar jika dibandingkan pendapatan usaha pada 2011 yaitu sebesar Rp 293 miliar. Target untuk meningkatkan tingkat hunian dan pendapatan usaha di tahun ini cukup beralasan. Agus mengatakan, dikarenakan pendapatan usaha di 2011 lalu mengalami sedikit penurunan.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

"Pendapatan usaha kami di 2011 lalu sebenarnya mengalami penurunan. Laba sebelum pajak kami di 2011 sebesar Rp 30 miliar ini mengalami penurunan. Karena laba sebelum pajak kami di 2010 lalu sebesar Rp 33,6 miliar," kata Agus.

Dia menjelaskan penurunan pendapatan usaha dan laba ini dikarenakan dua hal. Yang pertama karena terjadi penundaan lauching Hotel Grand Inna Muara yang terletak di Padang, Sumatera Barat. "Semula Muara yang dijadwalkan launching pada Juni 2011 dikarenakan beberapa hal jadi mundur jadwal launchingnya. Kita akan melaunching Hotel Grand Inna Muara pada April 2012 besok," jelasnya.

Kedua, dikarenakan beberapa jumlah kamar hunian di Hotel Inna Kuta Beach, yang terletak di Kuta dihilangkan untuk dijadikan cottage. "Ada 33 kamar yang hilang di Kuta. Dua inilah alasan mengapa pendapatan usaha di 2011 menurun," lanjut Agus.

  • Baca juga: Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

Sementara Direktur Utama Inna Hotel Intan Abdams Katoppo mengatakan, dalam lima tahun mendatang direncakan ada lima hotel yang akan menjadi 'showcase' oleh HIN. Dua hotel diantaranya akan dilaunching dalam waktu dekat.

Yaitu, Grand Inna Muara di Padang pada April 2012 dan Grand Inna Kuta pada Juni 2012. Hotel Grand Inna Muara di Padang ini dibangun kembali oleh HIN. Dikarenakan gempa pada 2009 menyebabkan terjadinya kerusakan di hotel tersebut.

"Kami membangun Hotel Grand Inna Muara yang sekarang ini mempunyai jumlah kapasitas sebesar 168 kamar. Yang menjadi target pasar kami adalah orang Padang itu sendiri. Lalu, Pekanbaru dan Riau khususnya dan seluruh Sumatera pada umumnya. Serta, negara tetangga. Seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura," jelas Intan.

Dia melanjutkan, untuk Grand Inna Kutayang dibuka Juni 2012 itu berkapasitas sebesar 219 kamar. Jika digabungkan dengan jumlah kamar Inna Hotel Kuta Beach maka menjadi 322 kamar. Lalu ditambah lagi dengan dua penthouse, memiliki beach club dengan konsep cafe bar dan food hall, serta beberapa ruang meeting.

  • Baca juga: Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

"Grand Inna Kuta akan fokus menjual produk dengan view pantai Kuta yang sangat eksotik. Diharapkan dapat meraih pangsa pasar wisatawan dari mancanegara dan wisatawan domestik kelas menengah atas," imbuhnya.

Intan juga menyampaikan selama ini wisatawan mancanegara yang sering menginap di Inna Kuta Beach adalah dari Australia. Setelah itu baru dari Negara Asia. Seperti China, Taiwan, dan Jepang. Sementara untuk wisatawan domestiknya kebanyakan berasal dari Jakarta dan Surabaya.

 
 
 
 
 
Previous Post

Bangun Pabrik Baru, Honda Investasikan Rp 3,1 Triliun

Next Post

2012, Pendapatan Posindo Bisa Tumbuh 20 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

by Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

by Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

by Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

by Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

by Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

Bank Neo Commerce

OJK Cabut Izin Mitra Pemasaran Efek Bank Neo Commerce (BBYB), Ini Alasannya

by Sandy Romualdus
27 Maret 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar kepada PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Talking ATM SCBI Masuk MURI

Talking ATM SCBI Masuk MURI

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance